home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Begini Cara Membedakan Jerawat dan Biang Keringat pada Kulit

Begini Cara Membedakan Jerawat dan Biang Keringat pada Kulit

Sehabis olahraga, misalnya lari pagi atau main futsal, badan Anda sudah pasti akan dibanjiri keringat. Walau tanda sehat, kondisi berkeringat juga bisa menimbun bakteri dan menyebabkan masalah kulit seperti jerawat dan biang keringat.

Ketika muncul benjolan merah di wajah, Anda mungkin mengira itu jerawat. Namun, jika muncul di bahu atau punggung, bisa saja itu merupakan jerawat, tapi mungkin juga biang keringat. Lantas, bagaimana cara membedakannya?

Cara membedakan jerawat dan biang keringat

Jerawat dan biang keringat memang sekilas tampak mirip. Ya, keduanya sama-sama berupa bentol kecil yang berwarna kemerahan.

Kondisi jerawat tidak hanya bisa muncul di wajah, tapi juga bisa di punggung, bahu, ketiak, hingga paha bagian dalam. Biang keringat pun juga demikian, meski memang lebih sering muncul di lipatan-lipatan kulit.

Walaupun punya banyak kesamaan, ternyata ada beberapa hal yang membuat keduanya berbeda. Jangan sampai tertukar, simak perbedaan jerawat dan biang keringat di bawah ini.

1. Penyebab

biang keringat

Jerawat dan biang keringat muncul ketika pori-pori kulit tersumbat oleh partikel kecil dari lingkungan. Namun, yang membedakan antara keduanya yakni jenis partikel penyumbatnya.

Ahli dermatologi Bruce Robinson, M.D. mengungkap kepada Men’s Health bahwa penyebab jerawat yaitu pori-pori kulit yang tersumbat oleh bakteri dan sel kulit mati. Bakteri tersebut lantas terjebak di dalam pori-pori dan memicu peradangan.

Sementara itu, biang keringat terbentuk ketika pori-pori kulit tersumbat oleh keringat. Akibatnya, aliran oksigen dari luar jadi sulit masuk ke dalam kulit dan menyebabkan timbulnya benjolan kecil berwarna merah, mirip seperti ruam pada kulit.

2. Ciri-ciri

jerawat setelah melahirkan

Ketika menemukan benjolan merah di punggung, jangan buru-buru menganggapnya sebagai jerawat, ya! Walau sama-sama berwarna kemerahan, hal tersebut justru bisa jadi tanda biang keringat. Supaya tidak tertukar, perhatikan ciri-cirinya.

Ciri-ciri jerawat yang khas yaitu benjolan berwarna merah dan tengahnya berwarna putih berisi nanah. Jerawat yang muncul biasanya hanya satu atau dua buah, entah itu di wajah, dada, punggung, atau di area tubuh lainnya.

Bentol karena biang keringat juga berwarna kemerahan, tapi bentuknya lebih mirip seperti ruam. Berbeda dengan jerawat, biang keringat biasanya bersifat menyebar, tidak berisi nanah, dan terasa gatal.

3. Cara mengatasi

obat salep pereda nyeri

Karena gejalanya berbeda, cara mengatasi dua kondisi pada kulit ini tentu berbeda pula.

Untuk jerawat, Anda bisa menggunakan salep khusus jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Kedua zat tesebut dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat dan mencegah sel kulit mati untuk menyumbat pori-pori.

Sedangkan untuk Anda yang mengalami masalah biang keringat yang bikin gatal, gunakan krim atau losion yang mengandung mentol atau hidrokortison 1%. Bahan aktif tersebut akan meringankan gatal dan menyamarkan ruam biang keringat.

Obat jerawat dan obat biang keringat tersebut mudah Anda dapatkan di pasaran. Jika jerawat Anda semakin membengkak atau biang keringat terasa semakin panas, segeralah konsultasikan ke dokter kulit. Hal ini bisa jadi tanda infeksi yang harus cepat ditangani.

4. Cara mencegah

tips memilih sabun mandi

Olahraga merupakan pemicu utama jerawat dan biang keringat karena menyebabkan tubuh berkeringat. Semakin banyak keringat yang keluar, semakin besar kemungkinan pori-pori kulit tersumbat bakteri, sel kulit mati, atau keringat itu sendiri.

Begitu selesai olahraga atau beraktivitas, segera mandi yang benar untuk membilas bakteri dan kotoran yang menempel pada kulit. Setelah itu, gunakan baju yang longgar supaya sisa keringat lebih cepat menguap dari kulit. Ini dapat mencegah jerawat.

Kalau sudah, segera tinggalkan tempat kebugaran yang udaranya cenderung lembap. Tempat dengan kelembapan tinggi bukan hanya favorit untuk bakteri, tapi juga membuat keringat lebih sulit menguap dari kulit sehingga memicu biang keringat.

Jangan lupa perbanyak minum air putih dingin untuk mengatasi biang keringat. Selain mencegah dehidrasi, sensasi dinginnya akan membantu menenangkan tubuh sekaligus membiarkan keringat menguap tanpa menyumbat pori-pori.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Those Bumps on Your Shoulders Probably Aren’t Zits. https://www.menshealth.com/health/a19533026/acne-or-heat-rash/. Accessed 20/2/2019.

Heat Rash. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heat-rash/symptoms-causes/syc-20373276. Accessed 20/2/2019.

Baby Acne or Rash? 5 Types and How to Treat Them. https://www.healthline.com/health/childrens-health/baby-acne-or-rash. Accessed 20/2/2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri pada 11/05/2021
x