Apa Bedanya Jerawat dan Benjolan Akibat Rambut Tumbuh ke dalam Kulit?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10 September 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kesalahan mencukur dapat menyebabkan rambut tumbuh ke dalam kulit. Kondisi ini memicu infeksi sehingga muncul benjolan berisikan nanah. Benjolan yang terbentuk biasanya mirip dengan jerawat. Namun, keduanya perlu ditangani dengan cara yang berbeda.

Lantas, bagaimana cara membedakan keduanya?

Beda jerawat dan benjolan akibat pertumbuhan rambut ke dalam

Jerawat dan benjolan akibat rambut yang tumbuh ke dalam kulit dapat dibedakan dari beberapa aspek. Di antaranya penyebab, bentuk, serta kapan benjolan terbentuk. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

1. Penyebab munculnya benjolan

Kulit dipenuhi oleh kantung yang disebut folikel. Folikel berfungsi sebagai tempat tumbuhnya rambut sekaligus saluran untuk mengeluarkan sebum (minyak) dan keringat. Terkadang, folikel dapat tertutup oleh tumpukan sebum dan sel kulit mati.

Folikel yang tertutup dapat mengalami infeksi jika terdapat bakteri di dalamnya. Tubuh bereaksi terhadap infeksi dengan mengirimkan sistem kekebalan. Reaksi ini memicu peradangan yang ditandai dengan bengkak, nyeri, dan kemerahan sehingga muncullah jerawat.

Benjolan akibat rambut tumbuh ke dalam kulit juga memiliki cara terbentuk yang mirip. Bedanya, peradangan dipicu oleh respons kekebalan tubuh ketika rambut tumbuh menembus kulit. Tubuh menganggap rambut sebagai zat asing penyebab penyakit.

2. Tipe benjolan

Jerawat tidak selalu berbentuk benjolan kemerahan dengan nanah di dalamnya. Ada berbagai macam bentuk dan tipe jerawat, di antaranya:

  • Whitehead (komedo putih): tampak seperti bintik-bintik kecil berwarna putih dan terletak di dalam lapisan dalam kulit.
  • Blackhead (komedo hitam): terbentuk ketika folikel yang tersumbat terpapar oksigen.
  • Papula: jerawat kecil berwarna merah muda tanpa nanah.
  • Pustula: jerawat berwarna kemerahan pada dasarnya dengan nanah di tengah.
  • Nodul: jerawat besar, padat, dan terasa nyeri yang terletak di dalam kulit.
  • Kista: jerawat berisikan cairan yang bisa menimbulkan bekas luka.

Benjolan akibat rambut tumbuh ke dalam biasanya tampak berwarna merah atau memiliki nanah di dalamnya. Terkadang, tampak garis berwarna hitam di dalam benjolan. Garis ini merupakan rambut yang tumbuh ke dalam kulit.

3. Kapan benjolan muncul

Jerawat dapat muncul kapan saja, tapi masalah ini lebih sering terjadi ketika masa pubertas. Selama periode ini, produksi hormon androgen meningkat drastis. Androgen memicu pembesaran kelenjar minyak sehingga produksi minyak ikut bertambah. 

Ada pula faktor lain yang dapat memicu pembentukan jerawat. Antara lain kulit berminyak, KB hormonal, stres, makanan tinggi karbohidrat, dan konsumsi obat steroid. Anda harus lebih cermat menjaga kulit jika memiliki faktor risiko ini.

Benjolan yang muncul akibat rambut yang tumbuh ke dalam kulit biasanya muncul setelah Anda mencukur rambut. Teknik mencukur yang keliru dapat mengubah arah tumbuhnya rambut. Beberapa hari setelah dicukur, rambut justru tumbuh menembus lapisan kulit.

Jerawat dan benjolan yang timbul setelah mencukur rambut memerlukan penanganan berbeda. Jerawat biasanya dapat hilang dengan sendirinya atau dengan obat mengandung asam salisilat, benzoyl peroxide, dan glycolic acid.

Sementara itu, benjolan akibat pertumbuhan rambut ke dalam kulit bisa bertahan jika rambut masih terjebak. Rambut dapat dikeluarkan menggunakan penjepit, tapi cara ini sebaiknya hanya dilakukan oleh tenaga medis seperti dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rekomendasi Masker Toko dan Masker Alami Buatan untuk Jerawat

Masker bisa Anda andalkan untuk bantu hilangkan jerawat secara alami di waktu senggang. Apa saja ya masker yang bagus untuk jerawat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Kesehatan Kulit 4 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Benarkah Bawang Putih Bisa Menyembuhkan Jerawat?

Sudah lelah dengan munculnya banyak jerawat di wajah dan berniat menggunakan bawang putih untuk jerawat membandel? Simak dulu ulasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Jerawat, Kesehatan Kulit 4 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenali Penyebab Jerawat di Dagu dan Cara Mengatasinya

Jerawat di dagu bukan cuma mengganggu penampilan, tetapi juga terasa sakit ketika tersentuh. Yuk cari tahu penyebab dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Kesehatan Kulit 3 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Ragam Penyebab Jerawat di Telinga dan Cara Mengatasinya

Jerawat yang tiba-tiba muncul di wajah itu menyebalkan. Apalagi kalau muncul di tempat yang tidak biasa, misalnya jerawat di telinga. Apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 6 menit



Direkomendasikan untuk Anda

es batu untuk wajah

4 Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Wajah Lebih Cerah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kulit berminyak

Kulit Berminyak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 13 menit
jerawat di vagina

Bahayakah Jika Terdapat Jerawat di Daerah Kewanitaan Vagina?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 6 menit
menghilangkan jerawat dengan pasta gigi

Menghilangkan Jerawat dengan Pasta Gigi, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit