backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Mengupas Mitos Seputar Jerawat yang Sering Dipercaya

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 11/10/2023

Mengupas Mitos Seputar Jerawat yang Sering Dipercaya

Jerawat merupakan kondisi kulit yang umum dialami banyak orang. Banyak orang memiliki keyakinan yang keliru tentang penyebab dan pengobatan jerawat. Sebelum memahami cara mengatasi jerawat secara efektif, penting untuk meluruskan beberapa mitos jerawat ini.

Berbagai mitos tentang jerawat berikut faktanya

Kulit berjerawat bisa dipengaruhi banyak faktor, seperti kondisi kulit, lingkungan, usia, genetik, hingga penggunaan produk perawatan kulit. 

Ada yang bilang jerawat bisa muncul ketika kita menggunakan pelembab pada kulit berminyak. Informasi yang beredar juga mengatakan bahwa memencet jerawat bisa mempercepat hilangnya jerawat. Lantas, mana yang benar?

Berikut ini mitos jerawat dan fakta jerawat yang sebenarnya.

1. Jerawat hanya terjadi pada remaja

penyebab jerawat di pipi

Salah satu mitos yang paling umum adalah bahwa jerawat hanya terjadi pada remaja. Meskipun jerawat sering muncul selama masa pubertas karena perubahan hormon, jerawat dapat terjadi pada orang dewasa bahkan lansia. 

Jerawat dewasa seringkali terkait dengan faktor seperti stres atau perubahan hormon. Karena penyebabnya berbeda, jerawat pada remaja dan dewasa mungkin memerlukan perawatan yang berbeda pula. 

Sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

2. Makanan tidak memengaruhi jerawat

Beberapa orang percaya bahwa makanan yang dikonsumsi tidak berpengaruh pada munculnya jerawat.

Padahal, salah satu penelitian dalam jurnal JAAD international mengatakan bahwa makanan berperan dalam kesehatan kulit, termasuk munculnya jerawat. 

Penelitian tersebut mengatakan bahwa diet rendah indeks glikemik diduga mengurangi jumlah jerawat yang muncul. Beberapa jenis makanan rendah indeks glikemik yaitu buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. 

Sementara itu, jenis makanan yang mengandung indeks glikemik yang tinggi yaitu makanan cepat saji, makanan manis, dan makanan yang diproses, sebaiknya dihindari agar jerawat tak muncul lagi.

3. Jerawat hanya terjadi pada orang dengan kulit berminyak

Mitos jerawat selanjutnya yaitu jerawat hanya terjadi pada mereka yang memiliki kulit berminyak. Faktanya, jerawat dapat memengaruhi semua jenis kulit, baik itu kulit kering maupun kulit kombinasi.

Penumpukkan minyak memang meningkatkan risiko terjadinya jerawat. Akan tetapi, jerawat dapat muncul berbagai faktor.

Beberapa contoh faktor risiko yang lainnya yaitu penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok, perubahan hormon, atau cuaca kering.

4. Jerawat bisa dihilangkan dalam semalam

Banyak obat jerawat yang mengklaim dapat menghilangkan jerawat dalam semalam. Ternyata hal ini mitos jerawat belaka.

Jerawat adalah masalah yang kompleks dan tidak bisa dihilangkan dengan waktu semalam saja. 

Untuk menghilangkan jerawat, gunakan obat jerawat yang mengandung bahan aktif seperti benzoyl peroxide atau asam salisilat, yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mengeringkan jerawat.

5. Memencet jerawat membuat lebih cepat sembuh

Banyak orang yang merasa gemas ketika melihat jerawat yang sudah matang sehingga ingin memencetnya. Padahal memencet jerawat sangat tidak disarankan karena dapat menyebabkan peradangan, bekas jerawat, bahkan infeksi.

Selain itu, ketika memencet jerawat, Anda bisa secara tidak sengaja menyebar infeksi atau menyebabkan jerawat baru muncul di area sekitarnya.

Sebaiknya biarkan jerawat sembuh dengan sendirinya. Anda juga bisa gunakan acne patch atau obat jerawat agar segera kering dan hilang.

6. Sering mencuci muka menghilangkan jerawat

Beberapa orang mungkin beranggapan mencuci muka beberapa kali sehari dapat segera menghilangkan jerawat dan mencegahnya datang kembali.

Informasi ini hanyalah mitos jerawat. Faktanya, mencuci wajah terlalu sering dapat menghilangkan produksi minyak alami pada kulit, sehingga kulit menghasilkan lebih banyak minyak.

Jumlah minyak yang berlebihan ini berpotensi menyebabkan jerawat.

Hal ini berlaku juga untuk pembersihan wajah dengan scrub atau toner eksfoliator. Jadi, sebaiknya cukup bersihkan wajah dua kali sehari atau ketika kulit sedang kotor saja.

7. Jerawat hanya terjadi di wajah saja

Mitos tumbuh jerawat lainnya yaitu jerawat hanya muncul pada wajah saja. 

Jerawat memang umumnya muncul pada wajah. Namun, bagian tubuh lain juga dapat mengalami jerawat. Jerawat dapat terjadi pada dada, punggung, bahu, dan lengan.

Penyebab jerawat di bagian tubuh ini karena penggunaan pakaian ketat, keringat berlebih, atau penggunaan produk perawatan kulit yang salah.

Jerawat adalah masalah yang bisa diatasi dengan perawatan yang tepat. Agar cepat teratasi dengan efektif, penting untuk memahami fakta tentang jerawat.

Jangan mudah percaya pada mitos jerawat yang beredar. Selalu konsultasikan dengan dokter kulit jika Anda memiliki masalah jerawat yang serius.

Catatan akhir

Terdapat berbagai macam mitos jerawat, mulai dari jerawat hanya terjadi pada remaja, jerawat hanya muncul di wajah saja, sampai memencet jerawat membuatnya segera hilang. Penting untuk meluruskan mitos-mitos ini agar jerawat tidak semakin parah.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 11/10/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan