home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pilihan Obat Alami untuk Membasmi Kutu Air yang Mengganggu

Pilihan Obat Alami untuk Membasmi Kutu Air yang Mengganggu

Kutu air menimbulkan gejala berupa gatal-gatal pada kaki yang bikin tidak nyaman. Terlebih lagi, kaki atau tangan jadi tidak sedap dipandang akibat muncul lenting berisi cairan. Selain dengan obat-obatan, adakah bahan alami yang bisa mengatasi kutu air hingga tuntas?

Bahan-bahan alami sebagai obat kutu air

Ada banyak pilihan krim atau salep antijamur sebagai obat kutu air. Namun, Anda sebetulnya juga bisa membasmi kutu air dengan bahan-bahan alami. Di bawah ini merupakan berbagai bahan yang berpotensi untuk mengatasi gejala kutu air.

1. Bawang putih

makan bawang putih

Siapa bilang kalau bawang putih hanya bisa digunakan sebagai bumbu masak? Justru sejak jaman dulu kala, bawang putih telah dipercaya sebagai obat alami untuk mengatasi kutu air, lho!

Melalui sebuah penelitian dalam Journal of Applied Microbiology pada 2002, bawang putih diketahui memiliki sifat antijamur yang ampuh melawan jamur Candida albicans. Jenis bakteri ini merupakan penyebab infeksi jamur paling umum pada manusia.

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kutu air dengan bawang putih, yaitu sebagai berikut.

1. Cara pertama

Tumbuk 4 – 5 siung bawang putih sampai hancur, lalu pelan-pelan gosokkan ke area kaki atau tangan yang terkena kutu air. Lakukan secara rutin minimal 2 kali sehari supaya gatal pada kaki berkurang.

2. Cara kedua

Siapkan baskom berisi air hangat, lalu masukkan 3 – 4 siung bawang putih yang sudah ditumbuk sebelumnya. Rendam kaki atau tangan Anda yang terinfeksi selama 30 menit sampai rasa gatalnya berkurang. Lakukan 2 kali sehari hingga 1 minggu dan lihat perubahannya.

2. Baking soda

6 manfaat baking soda untuk kecantikan

Sebuah studi dalam jurnal Mycopathologia pada 2013 menemukan bahwa baking soda dapat digunakan sebagai obat kutu air alami yang patut untuk dicoba. Pasalnya, baking soda dapat melawan infeksi jamur yang memicu peradangan pada kulit.

Cara memanfaatkan baking soda untuk mengatasi kutu air sangatlah mudah. Campur setengah cangkir (115 gram) baking soda ke dalam baskom berisi air hangat. Setelah itu, rendam kaki atau tangan yang terinfeksi selama 15 – 20 menit sebanyak 2 kali sehari.

3. Garam laut

merendam kaki pakai garam

Garam pastinya sudah tersedia di dapur Anda. Selain bisa digunakan sebagai penyedap rasa pada masakan, Anda juga bisa memanfaatkan garam sebagai obat alami untuk mengatasi kutu air.

Ini karena garam memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang tergolong kuat. Bahan alami yang satu ini dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan mencegah penyebaran kutu air.

Merendam kaki dalam air garam menjadi salah satu cara mengatasi kutu air yang paling mudah. Lakukan selama 20 menit, lalu keringkan sampai tuntas. Jangan biarkan kaki atau tangan Anda tetap lembap karena bisa memicu pertumbuhan jamur dan memperparah gejala.

4. Minyak pohon teh

menghilangkan ketombe

Tea tree oil alias minyak pohon teh telah lama digunakan sebagai obat antijamur alami selama bertahun-tahun. Ini karena minyak pohon teh memiliki sifat antiseptik, antibakteri, dan antijamur yang cocok digunakan untuk mengatasi kutu air.

Bahkan, menurut sebuah studi yang dimuat dalam The Australasian Journal of Dermatology pada 2002, manfaat tea tree oil terbukti sama efektifnya seperti tolnaftate. Tolnaftate termasuk salah satu obat kutu air atau obat infeksi jamur yang paling banyak digunakan.

Anda hanya perlu menuangkan sedikit minyak ke telapak tangan, lalu gosokkan ke area kulit yang gatal akibat kutu air. Cara ini dapat membantu mengurangi gejala kutu air, mulai dari rasa gatal, bengkak, dan sensasi terbakar pada kulit.

5. Minyak oregano

Minyak esensial oregano juga dipercaya dapat menjadi obat alami untuk bantu mengatasi kutu air. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak oregano terapeutik mengandung 71 persen senyawa antiseptik yang dikenal dengan nama fenol.

Dua jenis fenol yang ada pada minyak oregano adalah timol dan carvacrol. Keduanya merupakan bahan aktif yang dapat membunuh jamur serta mengendalikan pertumbuhan mikroba yang berbahaya dalam tubuh.

Minyak oregano terapeutik bisa digunakan bersama dengan minyak pohon teh. Caranya, Anda cukup mencampurkan tiga tetes minyak pohon teh dengan dua tetes minyak oregano. Kemudian, oleskan pada bagian yang bermasalah sebanyak tiga kali sehari.

Meski manfaatnya menggiurkan, berbagai obat alami kutu air di atas juga dapat menimbulkan efek samping berupa ruam atau alergi pada beberapa orang. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter spesialis kulit sebelum mencobanya.

Selain itu, lakukan juga berbagai perawatan untuk kulit seperti menjaga kebersihan kaki, memakai sepatu yang tidak terlalu ketat, mengganti kaus kaki setiap hari, serta menjaga sistem imunitas tubuh dengan makan makanan sehat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Satchell, A., Saurajen, A., Bell, C., & Barnetson, R. (2002). Treatment of interdigital tinea pedis with 25% and 50% tea tree oil solution: A randomized, placebo-controlled, blinded study. Australasian Journal Of Dermatology, 43(3), 175-178. doi: 10.1046/j.1440-0960.2002.00590.x. Retrieved 1 March 2019.

Letscher-Bru, V., Obszynski, C., Samsoen, M., Sabou, M., Waller, J., & Candolfi, E. (2012). Antifungal Activity of Sodium Bicarbonate Against Fungal Agents Causing Superficial Infections. Mycopathologia, 175(1-2), 153-158. doi: 10.1007/s11046-012-9583-2/ Retrieved 1 March 2019.

Lemar, K., Turner, M., & Lloyd, D. (2002). Garlic (Allium sativum) as an anti-Candida agent: a comparison of the efficacy of fresh garlic and freeze-dried extracts. Journal Of Applied Microbiology, 93(3), 398-405. doi: 10.1046/j.1365-2672.2002.01707.x. Retrieved 1 March 2019.

Athlete’s Foot: Common Signs + Natural Treatments. (2017). Dr. Axe. Retrieved 25 September 2020, from https://draxe.com/beauty/athletes-foot/

Gilling, D., Kitajima, M., Torrey, J., & Bright, K. (2014). Antiviral efficacy and mechanisms of action of oregano essential oil and its primary component carvacrol against murine norovirus. Journal Of Applied Microbiology, 116(5), 1149-1163. doi: 10.1111/jam.12453

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal diperbarui 10/11/2020
x