Mungkinkah Usus Buntu Kambuh Lagi Kalau Sudah Pernah Operasi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30 Agustus 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Untuk orang yang pernah mengalami penyakit usus buntu, Anda mungkin merasa tenang karena yakin tidak mungkin usus buntu kambuh lagi.

Nah, penyakit ini sebenarnya terjadi akibat ada sesuatu hal yang menyumbat bagian usus tersebut dan kemudian timbul peradangan. Radang usus buntu bisa juga diakibatkan oleh infeksi bakteri. Jadi, biasanya radang usus buntu akan diobati dengan cara operasi dan mengangkat bagian usus yang meradang.

Lalu, mungkinkah usus buntu kambuh setelah operasi? Apa yang harus dilakukan ketika usus buntu kambuh lagi?

Masih ada kemungkinan usus buntu kambuh setelah operasi

Usus buntu yang mengalami infeksi dan meradang akan dipotong dan diangkat. Ini supaya tidak ada gangguan kesehatan lagi nantinya. Tindakan medis ini disebut dengan apendiktomi, yaitu pengangkatan usus buntu.

Pada dasarnya, peluang untuk radang usus buntu kambuh lagi cukup kecil karena bagian usus tersebut telah dihilangkan dari tubuh. Namun, bukan berarti tidak ada kemungkinannya sama sekali. Sebenarnya kondisi ini termasuk ke dalam komplikasi yang bisa saja muncul setelah apendiktomi berhasil dilakukan. Namun, kejadiannya sangat jarang.

Bila setelah operasi usus buntu rasa sakit tak kunjung hilang atau Anda merasakan sakit perut lagi setelah beberapa lama,  jangan diabaikan. Bisa saja ini disebabkan oleh peradangan yang kumat lagi  Radang usus buntu bahkan bisa kambuh ketika seseorang telah menjalani operasi beberapa tahun yang lalu.

komplikasi setelah operasi

Apa yang menyebabkan radang usus buntu kambuh, meski telah operasi?

Sebenarnya, sampai saat ini para ahli tidak mengetahui penyebab pasti dari radang usus buntu yang kambuh lagi. Ada beberapa hal yang mungkin menyebabkan radang usus buntu kambuh dan membuat Anda mengalami rasa sakit di bagian perut kanan bawah.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa peluang usus buntu kambuh bisa diakibatkan karena ketika operasi masih ada bagian usus buntu yang masih tertinggal. Studi lain juga menyatakan hal yang sama. Bila infeksi berikutnya terjadi pada bekas operasi, bisa disebabkan karena masih ada bagian usus buntu yang tersisa sekitar 3-5 milimeter.

Ketika radang usus buntu kambuh, maka hal ini biasanya akan ditangani dengan cara melakukan operasi lagi. Inilah mengapa saat Anda merasakan sakit seperti saat usus buntu beberapa waktu lalu, segera periksakan diri ke dokter.

Bagaimana cara mencegah radang usus buntu kambuh?

Karena belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan hal ini, sebenarnya tak ada ketentuan khusus bagaimana mencegah kondisi ini. Namun, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk menghindari komplikasi setelah melakukan operasi usus buntu yang pertama kalinya. 

  • Tetap mengonsumsi makanan yang dianjurkan dokter dan menghindari makanan yang jadi pantangan.
  • Setelah operasi berhasil, perbanyak makan serat untuk membantu memperlancar pencernaan.
  • Pastikan tubuh Anda tidak kekurangan cairan dengan cara minum air sebanyak 8-10 gelas per hari.
  • Rawat bekas luka dengan baik. Jika memang Anda sudah diperbolehkan untuk pulang satu atau dua hari setelah operasi, maka Anda harus pulang dengan keadaan luka operasi yang masih ‘basah’. Biasanya luka operasi membutuhkan waktu 2-3 minggu setelah operasi. Sering-sering berkonsultasi dan memeriksakan luka Anda ke dokter.
  • Tanyakan pada dokter kapan Anda dapat melakukan aktivitas fisik kembali. Setiap orang lama sembuhnya berbeda-beda. Namun, rata-rata orang yang baru menjalani operasi usus buntu memerlukan waktu minimal 4 minggu untuk kembali pulih. 

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perut Malah Sakit Setelah Buang Air Besar (BAB), Apa Sebabnya?

Buang air besar (BAB) seharusnya membuat perut Anda terasa lega. Namun, bagaimana jika Anda justru mengalami sakit perut setelah BAB?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Kesehatan Pencernaan 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit