Benarkah Makan Jambu Biji Bisa Menjadi Penyebab Usus Buntu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Usus buntu disebabkan oleh penyumbatan pada organ usus buntu, sebuah struktur berbentuk selang yang kecil yang menempel pada bagian awal usus besar. Ada anggapan bahwa makan jambu biji atau biji buah apa pun yang tertelan bisa sebabkan usus buntu. Apa benar?

Apakah makan jambu biji atau biji buah lainnya bisa jadi penyebab usus buntu?

manfaat jus jambu biji

Pada dasarnya, makanan bukanlah penyebab langsung dari radang usus buntu. Akan tetapi, penyumbatan usus buntu yang kemudian meradang bisa saja terjadi akibat penumpukan makanan tertentu yang tidak hancur saat dicerna.

Misalnya saja, biji cabai atau biji popcorn yang notabene berbentuk mini mungkin saja tidak ikut hancur bersama makanan lainnya sehingga dapat menyumbat usus dalam jangka waktu panjang, dan akhirnya menyebabkan radang usus buntu.

Potongan kecil makanan dapat memblokir permukaan rongga yang membentang di sepanjang usus buntu. Penyumbatan ini kemudian dapat menjadi rumah baru bagi bakteri untuk berkembang biak.

Hal tersebut lama-kelamaan dapat mengakibatkan pembengkakan dan pembentukan nanah di usus buntu.

Namun menurut sebuah riset yang yang dipublikasikan di Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, sangat kecil risikonya bagi jambu biji (yang bentuk bijinya notabene sama kecil dengan biji cabe) ataupun biji buah lainnya untuk menyebabkan usus buntu.

Studi yang dilakukan oleh Omer Engin dan timnya ini bahkan hanya menemukan satu kasus radang usus buntu yang disebabkan oleh biji buah, dari total hampir 2.000 kasus yang diteliti.

Itu artinya, risiko Anda untuk mengalami usus buntu yang disebabkan oleh jambu biji atau biji buah lainnya (baik sengaja maupun tidak) hanyalah 0,05 persen.

Gejala Usus Buntu Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Sistem pencernaan manusia sudah punya cara khusus untuk melumatkan makanan yang masuk yaitu dengan enzim pencernaan yang sifatnya asam.

Setelah dikunyah di mulut, makanan akan lantas dihancurkan oleh enzim. Jadi, secara teknis Anda sebenarnya tidak bisa kena usus buntu hanya karena makan sesuatu.

Harus ada banyak sekali makanan yang tidak hancur dan menumpuk atau tertimbun di usus, barulah bisa terjadi peradangan usus buntu. Dengan kata lain, sekali makan saja tidak akan langsung bikin usus buntu.

Riset tersebut juga menyimpulkan bahwa menghindari terlalu sering mengonsumsi makanan yang sulit hancur saat dicerna dapat mencegah peradangan usus buntu.

Risiko usus buntu dapat meningkat jika memiliki riwayat keluarga

penyebab usus buntu pada anak

Selain karena penyumbatan oleh feses maupun benda asing, faktor genetik ternyata turut ikut ambil bagian dalam kemunculan usus buntu akut.

Basta dkk. menunjukkan risiko usus buntu pada anak yang setidaknya memiliki anggota keluarga yang punya atau pernah punya usus buntu, meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan dengan anak yang berasal dari keluarga bebas usus buntu.

Lebih lanjut, Basta dkk. juga menemukan bahwa keturunan usus buntu dalam keluarga mungkin terkait dengan golongan darah berkait warisan sistem HLA (antigen leukosit manusia).

Mereka menemukan bahwa golongan darah A memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami usus buntu daripada golongan O.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

Vagina gatal akibat infeksi jamur tentu sangat mengganggu aktivitas. Redakan dengan berbagai obat infeksi jamur vagina, mulai dari krim sampai obat minum.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Infeksi Jamur Vagina 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Jenis-Jenis Pijat dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Badan pegal bisa jadi lebih segar setelah dipijat. Ada beragam jenis pijat yang memberikan manfaat yang berbeda-beda. Anda lebih suka yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Pengobatan Alternatif, Pengobatan Herbal dan Alternatif 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit