home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mungkinkah Usus Buntu Kambuh Lagi Kalau Sudah Pernah Operasi?

Mungkinkah Usus Buntu Kambuh Lagi Kalau Sudah Pernah Operasi?

Untuk orang yang pernah mengalami penyakit usus buntu, Anda mungkin merasa tenang karena yakin tidak mungkin usus buntu kambuh lagi.

Nah, penyakit ini sebenarnya terjadi akibat ada sesuatu hal yang menyumbat bagian usus tersebut dan kemudian timbul peradangan. Radang usus buntu bisa juga diakibatkan oleh infeksi bakteri. Jadi, biasanya radang usus buntu akan diobati dengan cara operasi dan mengangkat bagian usus yang meradang.

Lalu, mungkinkah usus buntu kambuh setelah operasi? Apa yang harus dilakukan ketika usus buntu kambuh lagi?

Masih ada kemungkinan usus buntu kambuh setelah operasi

Usus buntu yang mengalami infeksi dan meradang akan dipotong dan diangkat. Ini supaya tidak ada gangguan kesehatan lagi nantinya. Tindakan medis ini disebut dengan apendiktomi, yaitu pengangkatan usus buntu.

Pada dasarnya, peluang untuk radang usus buntu kambuh lagi cukup kecil karena bagian usus tersebut telah dihilangkan dari tubuh. Namun, bukan berarti tidak ada kemungkinannya sama sekali. Sebenarnya kondisi ini termasuk ke dalam komplikasi yang bisa saja muncul setelah apendiktomi berhasil dilakukan. Namun, kejadiannya sangat jarang.

Bila setelah operasi usus buntu rasa sakit tak kunjung hilang atau Anda merasakan sakit perut lagi setelah beberapa lama, jangan diabaikan. Bisa saja ini disebabkan oleh peradangan yang kumat lagi Radang usus buntu bahkan bisa kambuh ketika seseorang telah menjalani operasi beberapa tahun yang lalu.

komplikasi setelah operasi

Apa yang menyebabkan radang usus buntu kambuh, meski telah operasi?

Sebenarnya, sampai saat ini para ahli tidak mengetahui penyebab pasti dari radang usus buntu yang kambuh lagi. Ada beberapa hal yang mungkin menyebabkan radang usus buntu kambuh dan membuat Anda mengalami rasa sakit di bagian perut kanan bawah.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa peluang usus buntu kambuh bisa diakibatkan karena ketika operasi masih ada bagian usus buntu yang masih tertinggal. Studi lain juga menyatakan hal yang sama. Bila infeksi berikutnya terjadi pada bekas operasi, bisa disebabkan karena masih ada bagian usus buntu yang tersisa sekitar 3-5 milimeter.

Ketika radang usus buntu kambuh, maka hal ini biasanya akan ditangani dengan cara melakukan operasi lagi. Inilah mengapa saat Anda merasakan sakit seperti saat usus buntu beberapa waktu lalu, segera periksakan diri ke dokter.

Bagaimana cara mencegah radang usus buntu kambuh?

Karena belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan hal ini, sebenarnya tak ada ketentuan khusus bagaimana mencegah kondisi ini. Namun, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk menghindari komplikasi setelah melakukan operasi usus buntu yang pertama kalinya.

  • Tetap mengonsumsi makanan yang dianjurkan dokter dan menghindari makanan yang jadi pantangan.
  • Setelah operasi berhasil, perbanyak makan serat untuk membantu memperlancar pencernaan.
  • Pastikan tubuh Anda tidak kekurangan cairan dengan cara minum air sebanyak 8-10 gelas per hari.
  • Rawat bekas luka dengan baik. Jika memang Anda sudah diperbolehkan untuk pulang satu atau dua hari setelah operasi, maka Anda harus pulang dengan keadaan luka operasi yang masih ‘basah’. Biasanya luka operasi membutuhkan waktu 2-3 minggu setelah operasi. Sering-sering berkonsultasi dan memeriksakan luka Anda ke dokter.
  • Tanyakan pada dokter kapan Anda dapat melakukan aktivitas fisik kembali. Setiap orang lama sembuhnya berbeda-beda. Namun, rata-rata orang yang baru menjalani operasi usus buntu memerlukan waktu minimal 4 minggu untuk kembali pulih.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Martin, K., Weir, M., Engbers, P. and Taylor, B. (2011). Recurrent appendicitis after appendectomy. Canadian Medical Association Journal, 184(1), pp.E83-E83.

Nhs.uk. (2017). Appendicitis – NHS Choices. [online] Available at: http://www.nhs.uk/conditions/Appendicitis/Pages/Introduction.aspx  [Accessed 16 Aug. 2017].

WebMD. (2017). Appendicitis. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-appendicitis  [Accessed 16 Aug. 2017].

S Crocco, A. (2013). Stump Appendicitis Seven Years after Appendectomy. APSP Journal of Case Reports, [online] 4(2), p.33. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3754418/  [Accessed 16 Aug. 2017].

Roberts, K., Starker, L., Duffy, A., Bell, R. and Bokhari, J. (2011). Stump Appendicitis: A Surgeon’s Dilemma. JSLS : Journal of the Society of Laparoendoscopic Surgeons, 15(3), pp.373-378.

Verywell. (2017). Everything You Need to Know About Appendicitis. [online] Available at: https://www.verywell.com/appendicitis-1742772  [Accessed 16 Aug. 2017].

 


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 30/08/2017
x