Waspada, Ini Efek Samping Obat Maag Ranitidin

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setiap obat tidak terlepas dari efek samping yang bisa diakibatkannya, termasuk obat ranitidin. Ranitidin adalah obat yang bekerja dengan cara mengurangi asam lambung. Sehingga, obat ini bisa mengobati berbagai penyakit yang berhubungan dengan asam lambung berlebih. Namun, jika ranitidin tidak dipakai sesuai dengan petunjuk, maka Anda bisa mengalami efek samping. Apa saja efek samping ranitidin?

Apa saja efek samping ranitidin?

Pemakaian obat yang tidak sesuai dengan petunjuk tentu dapat menimbulkan efek samping. Efek samping umum yang bisa ditimbulkan oleh pemakaian ranitidin, adalah:

Efek samping ini bisa berlangsung selama beberapa hari atau beberapa minggu dan lama-kelamaan akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika efek samping tersebut tidak kunjung pergi, Anda harus segera memeriksakan diri Anda ke dokter. Efek samping umum tersebut bisa berkembang menjadi efek samping yang lebih serius.

Beberapa efek samping serius dari ranitidin adalah:

  • Peradangan hati. Biasanya gejala yang muncul adalah kulit dan bagian putih mata berubah warna menjadi kuning, kelelahan, warna urin menjadi lebih gelap, dan sakit perut.
  • Perubahan pada fungsi otak. Hal ini dapat memunculkan gejala, seperti kebingungan, agitasi, depresi, suka berhalusinasi (mendengar atau melihat sesuatu yang tidak ada), dan pandangan menjadi kabur.
  • Detak jantung abnormal. Gejala yang bisa Anda rasakan adalah detak jantung menjadi lebih cepat, sesak napas, dan kelelahan.

Efek samping ranitidin juga bisa muncul jika Anda memiliki alergi terhadap ranitidin. Jika Anda alergi ranitidin, maka Anda akan mengalami gatal-gatal, kesulitan napas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Jika Anda mengalami gejala ini, sebaiknya segera hentikan penggunaan ranitidin dan periksakan diri Anda ke dokter.

Yang harus Anda perhatikan sebelum minum ranitidin

Jangan gunakan obat ini jika Anda mempunyai alergi terhadap ranitidin. Jika Anda memiliki kondisi berikut ini, sebaiknya bicarakan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mengambil ranitidin.

  • Penyakit ginjal. Jika Anda memiliki penyakit ginjal atau mempunyai keturunan penyakit ginjal, tubuh Anda mungkin tidak dapat menghilangkan ranitidin dalam tubuh dengan baik. Sehingga, hal ini dapat meningkatkan kadar ranitidin dalam tubuh dan menyebabkan berbagai efek samping.
  • Penyakit hati. Orang dengan penyakit hati atau keturunan penyakit hati juga tidak dapat memproses obat ini dengan baik. Sehingga, kadar ranitidin dalam tubuh juga dapat meningkat dan menyebabkan efek samping.
  • Porfiria. Orang dengan porfiria akut (gangguan darah yang diturunkan) sebaiknya tidak menggunakan ranitidin. Obat ini dapat memicu serangan porphyric akut.
  • Ibu hamil dan menyusui. Jika Anda sedang hamil atau meyusui, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mengambil ranitidin. Untuk ibu hamil, ranitidin mungkin boleh digunakan jika benar-benar dibutuhkan. Sedangkan, pada ibu menyusui, penggunaan ranitidin mungkin harus dihindari karena ranitidin dapat masuk ke dalam ASI dan bisa menyebabkan efek samping pada bayi Anda. Untuk lebih jelasnya, tanyakan pada dokter Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Utama Nyeri Ulu Hati dan Tips Mengatasinya

Kebanyakan orang mengalami nyeri ulu hati setelah makan banyak. Namun jika sering terjadi dan diikuti gejala-gejala ini, cepat periksakan ke dokter.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pencernaan 7 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

10 Obat Asam Lambung Alami yang Bisa Anda Temukan di Dapur

Rempah herbal jahe ternyata juga bisa menjadi obat asam lambung alami, lho! Adakah bahan alami lainnya yang ampuh atasi asam lambung?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 7 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Ragam Jenis Obat Maag yang Ampuh Menurut Fungsinya

Minum obat merupakan salah satu cara ampuh mengatasi sakit maag. Yuk, lihat berbagai jenis dan fungsi obat maag yang bisa Anda pilih!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 3 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

11 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pengidap Asam Lambung

Mematuhi aturan makan yang tepat dapat membantu mencegah peningkatan asam lambung. Apa saja pantangan makanan dan minuman untuk mengendalikan asam lambung?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 2 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit gejala usus buntu

Cara Membedakan Sakit Perut Gejala Usus Buntu dan Maag

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
buah untuk asam lambung

Buah yang Aman dan yang Perlu Dibatasi untuk Penderita Asam Lambung

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
sakit maag adalah

Maag (Dispepsia)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit