Obat Maag Cair dan Tablet: Sama-Sama Efektif, Tetapi…

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pada saat seseorang mengalami maag tentu akan muncul gejala-gejala yang tidak menyenangkan, seperti perut kembung dan mulut terasa asam. Perasaan tidak nyaman tersebut bisa diringankan dengan minum obat. Namun, jenis obat maag yang tersedia pun banyak, seperti obat sakit maag cair dan tablet. Lantas, mana yang paling efektif di antara keduanya?

Obat sakit maag cair versus obat maag tablet

sucralfate sukralfat adalah

Obat untuk meringankan sakit maag yang dijual bebas di pasaran memang cukup banyak. Hal ini bertujuan agar Anda dapat meredakan gejala yang dialami.

Obat maag cair dan tablet merupakan dua jenis obat yang cukup populer digunakan oleh orang-orang. Namun, sebagian dari mereka masih bingung mana yang paling efektif meredakan rasa sakit di antara keduanya. 

Dilansir dari Canadian Society of Intestinal Research, riset obat-obatan terhadap manusia di Belanda mencoba menganalisis beberapa pasien yang menderita maag.

Hal ini bertujuan untuk melihat adakah perbedaan antara penggunaan kedua obat tersebut dan melaporkan temuannya dalam jurnal Alimentary Pharmacology and Therapeutics

Di dalam penelitian tersebut para pasien diminta untuk minum cairan obat maag dan pil. Pada kelompok pertama, para peserta mengonsumsi pil yang tidak berisi apa-apa dan cairan dengan senyawa obat yang aktif. Sementara itu, kelompok satunya pil mengandung bahan aktif sedangkan cairannya tidak. 

obat maag

Situasi ini dilakukan agar para pasien tidak bisa menebak obat mana yang sebenarnya aktif. Hasilnya, pasien yang mengonsumsi obat maag cair melaporkan keadaannya membaik setelah 19 menit berlalu. 

Di sisi lain, mereka yang mengonsumsi obat maag tablet membutuhkan lebih dari satu jam agar merasa lebih baik. Setelah tiga jam penggunaan obat berlalu tidak ada perbedaan yang kentara di antara kedua kelompok. 

Kelebihan obat maag cair

obat maag cair

Pada dasarnya obat maag tablet maupun cair mengandung bahan yang sama, seperti kalsium karbonat, natrium bikarbonat, hingga aluminium hidroksida. Perbedaan di antara keduanya ada pada bentuk dari obat tersebut. 

Baik obat maag dalam bentuk cairan maupun tablet dapat bekerja untuk menetralkan kadar asam lambung dan meringankan gejala maag. Akan tetapi, proses kemampuan tubuh dalam menyerap obat maag cair lebih cepat dibandingkan dalam bentuk pil atau tablet. 

Pasalnya saat obat cair langsung diminum dan masuk ke dalam sistem pencernaan, tubuh lebih siap menyerap kegunaan dari obat ini karena lebih mudah dicerna. Maka itu, kebanyakan obat bentuk cair dinilai lebih efektif untuk menyeimbangkan pH lambung yang asam.

Walaupun demikian, sama seperti obat cair pada umumnya, obat maag cair memerlukan sendok takaran khusus yang biasanya ada di kotak obat. Hal ini bertujuan untuk memastikan dosis yang diberikan tetap setiap kali Anda menggunakanya. 

Apabila sendok khusus ini tidak digunakan, besar kemungkinan takaran dosis akan bervariasi mengingat sendok teh atau makan tidak dibuat dalam bentuk yang sama. Selain itu, obat cair terkadang membutuhkan bantuan dari orang lain, terutama bagi balita dan lansia.

Kelebihan obat maag tablet

obat untuk sakit kepala sebelah kiri

Kelebihan obat maag dalam bentuk cairan memang lebih mudah menyerap dan cepat dalam meringankan gejala maag. Akan tetapi, bukan berarti obat maag dalam bentuk tablet tidak efektif dalam mengobati rasa sakit yang dialami. 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa baik obat maag cair maupun tablet mengandung bahan yang sama. Hanya saja keduanya hadir dalam bentuk yang berbeda dan tidak jarang digunakan sesuai dengan kondisi orang yang mengalami sakit maag. 

Sebagai contoh, kebanyakan pasien yang minum obat maag tablet tidak memerlukan bantuan. Sedangkan obat maag cair lebih sering diformulasikan untuk orang yang memiliki kendala dalam menelan pil atau tablet, seperti anak dan lansia. 

Dibandingkan dengan obat cair, obat maag tablet lebih akurat dalam takaran dosis. Selain itu, obat tablet juga diformulasikan agar dapat melepaskan zat aktifnya di tempat yang tepat di saluran pencernaan.

Hal tersebut bertujuan agar efek samping dari obat maag tidak terlalu terasa dan meningkatkan penyerapan di wilayah tersebut. 

Kebanyakan obat maag yang dijual di pasaran, baik dalam bentuk cair maupun tablet, dapat meringankan gejala yang dialami, seperti sakit perut. Apabila Anda sudah minum obat dan gejala maag tidak kunjung mereda selama berminggu-minggu, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan khusus.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Beda Gangguan Lambung Biasa dengan Maag?

Gangguan lambung biasa tentu memiliki gejala yang berbeda dengan maag. Keduanya memiliki gejala yang menganggu dan perlu segera diatasi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
gangguan lambung
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 18 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Pilihan Obat Maag yang Aman untuk Ibu Hamil

Maag rentan terjadi pada ibu hamil. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan minum obat. Apa saja obat maag yang bisa diminum ibu hamil? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit

Seberapa Cepat Famotidine Mengatasi Asam Lambung Naik?

Famotidine merupakan salah satu obat yang dinilai paling efektif mengatasi masalah asam lambung. Lantas, seperti apa cara kerja dan keampuhan famotidine?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Konten Bersponsor
famotidine mengatasi asam lambung
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 8 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit

Mengulas Antasida, Obat yang Efektif Redakan Asam Lambung Naik

Antasida adalah salah satu obat untuk meredakan asam lambung naik. Agar lebih paham, cari tahu jenis, manfaat, serta efek sampingnya lebih lanjut, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 22 Juli 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum obat maag saat hamil

Ini Risikonya Bila Ibu Minum Obat Maag Saat Hamil

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
ranitidin dan omeprazole

Ranitidin dan Omeprazole, Apa Bedanya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
obat yang aman untuk ibu menyusui

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
obat maag alami herbal asam lambung

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit