Bolehkah Minum Air Dingin Bila Punya Penyakit Maag?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyakit maag yang kambuh, pasti membuat kegiatan Anda jadi terganggu. Untuk itu, orang dengan kondisi ini harus ekstra hati-hati dalam memilih makanan atau minum, agar gejalanya tidak muncul. Nah, apakah minum air dingin jadi salah pantangan bagi orang dengan penyakit maag? Cari tahu jawabannya pada ulasan berikut.

Pentingnya air bagi orang yang punya maag

Lambung menghasilkan asam yang berguna untuk membantu reaksi beberapa zat di dalam tubuh serta membunuh kuman atau bakteri yang ada pada makanan. Namun, produksi asam lambung ini bisa diproduksi lebih banyak dari yang dibutuhkan. Kondisi ini dikenal juga dengan refluks asam lambung atau maag.

Asam lambung yang berlebihan bisa naik ke area kerongkongan dan menyebabkan sensasi perih dan panas (heartburn). Selain heartburn, orang dengan penyakit maag juga sering kali bersendawa, mual, dan sakit perut. Agar gejalanya dapat diringankan, pilihan makanan dan minuman harus aman bagi lambung.

Jika Anda memiliki penyakit maag, minum air lebih banyak bisa membantu Anda mencegah gejala kambuh. Bagaimana bisa? Air yang masuk ke tubuh bisa menetralkan asam lambung yang mencapai kerongkongan.

Bolehkah minum air dingin jika punya maag?

air es
Sumber: Today

Nah, manfaat baik dari minum air tentu sayang jika disia-disiakan oleh Anda yang memiliki penyakit maag. Namun, bolehkah minum air dingin atau air es? Apakah manfaatnya akan tetap sama?

Air dingin memang bisa memanjakan lidah dan terasa lebih menyegarkan. Namun, Anda perlu tahu jika air dingin bisa membuat perut lebih cepat kenyang dan makanan jadi lebih sulit untuk dicerna dengan baik. Apalagi jika air dingin dijadikan sebagai teman makan siang, sarapan, atau makan malam.

Air dingin bisa membuat Anda jadi lebih cepat haus, sehingga cenderung akan minum terus. Akibatnya, perut Anda bisa kembung.

Gangguan dalam mencerna makanan dan kekenyangan jadi faktor penyebab gejala maag kambuh kembali. Jadi, lebih baik Anda memilih air yang suhunya tidak terlalu dingin. Misalnya air hangat atau air biasa saja. Pilihan air ini lebih aman untuk pencernaan Anda.

Perhatikan juga hal berikut saat Anda minum air

makanan sebelum naik pesawat

Selain suhu air, pastikan juga Anda pilihan air yang Anda minum juga aman bagi lambung. Hindari minuman yang mengandung tambahan perasa asam, mengandung banyak kafein, atau bersoda. Minuman tersebut bisa memicu lambung untuk memproduksi asam lebih banyak dan gejala maag bisa kambuh.

Beberapa minuman yang sebaiknya Anda hindari adalah kopi, minum berkarbonasi atau bersoda, alkohol, dan ditambah atau terbuat dari buah-buah yang asam, seperti jus jeruk. Alternatifnya, Anda bisa menikmati teh herbal, jus dari buah semangka atau wortel.

Kemudian, perhatikan lagi kebiasaan minum ketika makan. Anda memang harus makan sedikit-sedikit tapi sering untuk mencegah perut kekenyangan. Nah, aturan ini berlaku juga ketika Anda minum air di jam makan.

Saat Anda makan, area perut membutuhkan asam untuk mencerna makanan. Jika Anda punya kebiasaan beberapa kali minum saat makan, asam lambung akan berubah kadarnya. Akibatnya,  lambung tidak dapat mencerna makanan dengan sempurna. Minum air beberapa kali di sela-sela makan juga bisa menyebabkan otot LES (lower oesophageal sphincter) pada kerongkongan jadi terbuka. Ini memungkinkan gas “bocor”  dan naik ke kerongkongan hingga menyebabkan heartburn. Jadi, lebih baik Anda minum sebelum dan sesudah makan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Pantangan Agar Gejala Maag Tidak Kumat

Gejala maag dapat kambuh kapan saja. Agar penyakit tidak kumat, ikuti pantangan sakit maag berikut ini mulai dari makanan hingga kebiasaan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 18 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

4 Pilihan Menu Buka Puasa Bagi Anda yang Punya Sakit Maag

Orang yang memiliki penyakit maag perlu memperhatikan asupan makanannya saat berbuka puasa. Lantas, apa saja menu buka puasa untuk penderita maag?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 4 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Lebih Baik Buka Puasa dengan Air Dingin Atau Air Hangat?

Banyak yang lebih suka air dingin untuk dijadikan minuman buka puasa. Namun, sebenarnya lebih sehat mana, air dingin atau air hangat untuk berbuka puasa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Tips Makan Sehat, Nutrisi 2 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Bolehkah Minum Obat dengan Air Dingin? Apakah Ada Dampaknya?

Mungkin sebagian dari Anda belum sadar jika minum obat sebaiknya tidak menggunakan air dingin. Mengapa demikian? Temukan alasannya pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 3 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
pantangan asam lambung makanan gorengan

11 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pengidap Asam Lambung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
sakit maag

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
obat maag alami herbal asam lambung

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit