Tips Aman Menggunting Kuku Bayi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menggunting kuku bayi memang gampang-gampang susah. Bayi yang baru lahir cenderung memiliki kuku yang lembut, fleksibel, dan tumbuh dengan cepat, sehingga kuku menjadi mudah panjang dan kotor. Anda mungkin khawatir bahwa bayi Anda akan mencakar wajahnya sendiri pada minggu-minggu awal, ketika ia tidak bisa mengendalikan gerakannya.

Hal yang terbaik untuk dilakukan adalah menjaga kuku bayi Anda agar tetap bersih dan pendek untuk mencegah goresan. Anda bisa mencoba menempatkan sarung tangan atau kaus kaki di tangan bayi Anda. Atau, Anda dapat membedong bayi sehingga tangannya aman terlindungi.

Kuku bayi tumbuh sangat cepat sehingga Anda mungkin harus memgguntingnya lebih dari sekali dalam seminggu. Dibandingkan kuku tangan, kuku kaki bayi tumbuh lebih lambat, sehingga Anda dapat mengguntingnya beberapa kali dalam sebulan. Hal ini normal jika kuku kaki bayi yang baru lahir melengkung mengikuti kontur kaki, karena pada awalnya tekstur mereka lembut dan tipis.

Kuku bayi Anda akan segera mengeras dan tumbuh lebih kencang. Sementara itu, Anda akan kesulitan untuk membedakan mana yang merupakan kuku yang tumbuh dan kuku yang masih melekat pada daging. Jika Anda memangkas terlalu rendah, ujung jari bayi Anda akan berdarah dan menciptakan risiko infeksi. Jadi, temukanlah cara menggunting kuku bayi yang membuat Anda nyaman dan percaya diri dalam melakukannya.

Bagaimana cara menggunting kuku bayi tanpa melukai jari-jarinya?

Cobalah untuk melakukannya ketika bayi dalam keadaan tertidur, sangat tenang, atau mengantuk. Banyaknya cahaya sangatlah penting, sehingga Anda dapat melihat dengan baik. Gunakan gunting kuku khusus bayi, atau bisa juga menggunakan gunting atau amplas khusus bayi. Agar Anda dapat melakukannya lebih mudah, maka Anda dapat melakukan hal-hal berikut:

  • Lakukan bersama orang lain untuk membantu memegang bayi Anda, sementara Anda menggunting kuku.
  • Potong kuku kaki bayi dengan lurus untuk mencegah kuku tumbuh ke dalam.
  • Berbicara dengan tenang, atau bernyanyi untuk bayi Anda saat menggunting kuku.
  • Jika bayi Anda sudah lebih besar, Anda mungkin dapat mengalihkannya dengan mainan atau kegiatan.
  • Berikan pujian kepada bayi Anda untuk membantu Anda cepat menyelesaikannya.

Cara termudah untuk menjaga kuku bayi Anda tetap pendek pada awalnya adalah hanya dengan mengupas ujung kuku menggunakan jari-jari Anda. Kukunya yang begitu lembut dapat membuat ia tumbuh dengan mudah. Jika Anda ingin memotong kuku bayi dengan gunting atau gunting kuku khusus bayi, Anda perlu melakukannya dengan hati-hati. Tekan daging pada ujung jari sehingga jauh dari kuku, dan pegang tangan dengan tegap untuk menghindarinya tergunting.

Pangkas kuku kaki bayi dengan lurus, tetapi jangan memotongnya terlalu pendek. Jangan memotong sisi kuku, karena hal ini dapat menyebabkan infeksi. Menggigit kuku bayi Anda untuk membuatnya tetap pendek bukanlah ide yang baik. Ini dapat mentransfer kuman dari mulut Anda ke setiap luka kecil yang ada di jari bayi Anda, dan menyebabkan infeksi. Selain itu, dengan menggigitnya, Anda juga tidak akan dapat melihat apapun, karena gigi Anda lebih besar dibandingkan jari bayi Anda.

Mengatasi masalah akibat kesalahan menggunting kuku bayi

Jika Anda tidak sengaja menggunting kulitnya, cobalah untuk tidak panik. Lap secara lembut bagian yang terluka dengan kain bersih, lalu potong kapas basah dan terapkan sedikit tekanan. Perdarahan akan segera berhenti. Jangan menggunakan plester, karena jari dapat tercekik olehnya.

Bayi cukup umum mendapatkan infeksi kecil (paronychia) di sekitar kuku tangan atau kuku kaki. Masalah ini dapat selesai tanpa perlu pengobatan. Tetapi, Anda mungkin perlu mengoleskan sejumlah kecil krim antiseptik atau cairan pada kuku. Kadang-kadang infeksi ini dapat menyebar lebih jauh ke dalam kulit jari kaki atau jari tangan, sehingga menyebabkan daerah yang terinfeksi menjadi bengkak dan merah.

Jika Anda mendeteksi hal ini pada jari bayi Anda, maka pergilah ke dokter. Bayi Anda mungkin perlu antibiotik untuk mengatasi infeksi. Jika Anda memakai krim untuk mengobati infeksi, pastikan bahwa Anda memakaikan sarung tangan atau kaus kaki pada bayi Anda setelah itu. Hal ini harus dilakukan untuk menjaga agar bayi tidak meletakkan tangan atau kaki di mulutnya.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Cara Menghilangkan Dahak pada Anak Secara Alami

    Dahak yang menumpuk di tenggorokan bisa membuat anak Anda tidak nyaman. Berikut cara alami yang dapat membantu menghilangkan dahak pada anak.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Parenting, Tips Parenting 9 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    11 Gejala Pneumonia Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

    Pneumonia pada anak diklaim sebagai penyebab kematian anak tiap 20 detik. Berikut beberapa gejala pneumonia pada anak yang sebaiknya Anda ketahui.

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Parenting, Tips Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Bayi Menangis Terus? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Karena belum bisa berbicara, menangis adalah satu-satunya cara bayi berkomunikasi. Apa saja penyebab bayi menangis dan bagaimana mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Yurika Elizabeth Susanti
    Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 10 menit

    Mengulik Tahapan Perkembangan Emosi Anak Usia 6-9 Tahun

    Kemampuan dalam mengelola emosi perlu ditumbuhkan dalam diri anak sejak kecil. Sudah tahukah Anda tahapan perkembangan emosi anak usia 6-9 tahun?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    gangguan atau penyimpangan makan pada remaja

    Penyebab Gangguan Makan pada Remaja dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 19 September 2020 . Waktu baca 10 menit
    pendidikan montessori

    Mengenal Metode Pendidikan Montessori: Membebaskan Anak untuk Bereksplorasi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    mengajari anak gosok gigi

    6 Cara Efektif Mengajarkan Anak Gosok Gigi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    bakat anak

    Tips Mencari Tahu dan Mengembangkan Bakat Anak

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit