Kenapa Orangtua Wajib Rutin Berkomunikasi Dengan Anak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Agustus 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menjadi orangtua bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan. Cara Anda berhubungan dengan anak, mendidik anak, dan mengajarkan anak sangat memengaruhi tumbuh kembang anak, termasuk fisik dan mentalnya. Salah satu hal yang dapat menunjang hal ini adalah komunikasi dengan anak. Komunikasi antar anak dan orangtua merupakan dasar bagaimana orangtua dan anak membentuk hubungannya. Komunikasi yang buruk antar orangtua dan anak tentu dapat membuat hubungan orangtua dan anak bertambah buruk.

Manfaat menjaga komunikasi dengan anak

Bagaimana perkembangan anak bisa dilihat dari bagaimana bentuk komunikasi antara orangtua dan anak yang terbangun sejak anak kecil, bahkan sejak lahir. Namun, banyak orangtua mungkin tidak menyadari hal ini. Komunikasi dengan anak mungkin merupakan hal yang sederhana dan terkesan mudah dilakukan, tapi ternyata memiliki manfaat yang besar terhadap perkembangan anak.

Membangun komunikasi dengan anak yang positif sejak anak kecil dapat membantu dalam mengembangkan kepercayaan diri anak, membangun rasa harga diri anak, anak merasa lebih berharga, membangun konsep diri anak yang positif, dan dapat membantu anak dalam membangun hubungan dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Mungkin Anda suka melihat anak kecil yang pemalu di depan umum, hal ini mungkin salah satunya disebabkan karena komunikasi orangtua dengan anak kurang terjalin dengan baik.

Komunikasi dengan anak yang terjalin dengan baik juga dapat membuat hubungan anak dan orangtua terasa menyenangkan. Sebaliknya, komunikasi yang terjalin dengan buruk dapat membuat anak tidak menghormati orangtuanya, sering terjadi pertengkaran antara anak dan orangtua, dan perasaan tidak berharga pada anak.

Komunikasi antar orangtua dan anak yang baik dapat mempererat hubungan orangtua dan anak. Hal ini tentu membantu orangtua dalam memahami setiap perkembangan anak-anaknya. Ingat, perkembangan anak bisa berbeda-beda di tiap usianya. Dengan komunikasi, orangtua bisa mengetahui seperti apa anak mereka, apa yang mereka suka lakukan, dan tidak suka lakukan.

Beberapa psikolog juga telah menemukan bahwa anak yang menjalin komunikasi baik dengan orangtuanya memiliki risiko yang lebih rendah untuk melakukan hal-hal buruk, seperti merokok, narkoba, minum-minuman alkohol, penyimpangan seksual, serta kekerasan. Jadi, temukan pola komunikasi Anda dengan anak yang baik dan membuat anak nyaman akan hal tersebut. Beberapa anak mungkin tidak terlalu nyaman jika orangtua mengetahui setiap apa yang dilakukan anak. Kuncinya adalah menjadi ingin tahu tanpa mengganggu anak.

Tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan anak

Membangun komunikasi yang baik dengan anak tidak hanya melibatkan berbicara saja, tapi juga orangtua harus mendengarkan anak. Jadi, komunikasi dua arah dapat terjadi antara orangtua dan anak. Kemampuan Anda dalam mendengarkan anak dirasa sangat penting untuk membangun komunikasi yang efektif.

Selain kemampuan mendengarkan, beberapa cara dalam membangun komunikasi dengan anak yang baik adalah:

  • Luangkan waktu beberapa saat setiap hari untuk berbicara dan mendengarkan anak.
  • Memerhatikan apa yang sedang anak bicarakan pada Anda. Sebisa mungkin Anda hanya fokus mendengarkan anak, tidak sambil menonton televisi atau memegang hp. Hal ini juga dapat mengajarkan anak bagaimana cara menjadi pendengar yang baik.
  • Mendorong anak untuk mengungkapkan ide-ide maupun opininya terhadap suatu hal. Biarkan anak bertanya apapun pada Anda dan sebisa mungkin beri anak jawaban yang baik. Ini merupakan salah satu bentuk komunikasi positif antar orangtua dan anak (berbicara dan mendengarkan secara bergantian).
  • Jangan takut untuk membahas hal-hal yang penting, mengkritik anak, atau menyalahkan anak. Tapi, jangan sampai berteriak atau berbicara kasar yang dapat menyakiti hati anak. Ingat, Anda adalah panutan bagi anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Efektif Mengajarkan Anak Gosok Gigi

Mengajarkan anak gosok gigi memang gampang-gampang susah. Lantas, bagaimana caranya agar mereka mau menggosok gigi secara teratur? Simak tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Parenting, Tips Parenting 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Mencari Tahu dan Mengembangkan Bakat Anak

Setiap anak memiliki bakat yang berbeda. Orang tua perlu mengenali dan membantu mengembangkan bakat anak sejak dini. Bagaimana caranya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Parenting, Tips Parenting 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Menghilangkan Dahak pada Anak Secara Alami

Dahak yang menumpuk di tenggorokan bisa membuat anak Anda tidak nyaman. Berikut cara alami yang dapat membantu menghilangkan dahak pada anak.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Parenting, Tips Parenting 9 September 2020 . Waktu baca 3 menit

11 Gejala Pneumonia Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Pneumonia pada anak diklaim sebagai penyebab kematian anak tiap 20 detik. Berikut beberapa gejala pneumonia pada anak yang sebaiknya Anda ketahui.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Parenting, Tips Parenting 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

melihat bullying

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
gangguan atau penyimpangan makan pada remaja

Penyebab Gangguan Makan pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 19 September 2020 . Waktu baca 10 menit
pendidikan montessori

Mengenal Metode Pendidikan Montessori: Membebaskan Anak untuk Bereksplorasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu depresi

Penyakit Mental

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 9 menit