Mungkinkah Mendidik Bayi Sejak Masih Dalam Kandungan?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Apakah anak dalam kandungan benar-benar dapat belajar atau mengerti kata-kata yang diucapkan oleh orang tuanya?

Hal ini tergantung pada siapa Anda bertanya. Beberapa ahli mengatakan bahwa bayi dapat mendengar suara pada minggu ke-23 kehamilan. Jika bayi Anda rutin mendengar suara yang sama sejak masih dalam kandungan Anda, ia akan mengenalinya saat dia telah lahir.

Contohnya, jika Anda sering membacakan dongeng pada janin, anak Anda nantinya akan merasa familiar dengan ritme dari cerita tersebut ketika Anda membacakan dongeng tersebut sebelum tidur.

Namun, bayi Anda tidak hanya melulu mendengarkan suara ketika ia masih berada di rahim Anda. Ia juga akan membentuk rasa familiaritas dengan suara yang ia dengar. Dia akan menyadari bagaimana Anda bereaksi pada suara, mempelajari reaksi Anda dan bagaimana suara dapat diproduksi. Contohnya, ketika dia lahir, besar kemungkinan ia akan merasa rileks ketika mendengar soundtrack dari acara TV kesukaan Anda.

Jadi, apakah bayi dapat memahami jika Anda membuat jadwal belajar untuk anak Anda yang masih berada dalam kandungan?

Beberapa ahli merasa bahwa anak Anda sudah memiliki caranya sendiri dalam bertumbuh dan berkembang selama di kandungan Anda. Mendengarkan lagu klasik, puisi, atau mendengarkan percakapan intelek tidak terbukti dapat meningkatkan kecerdasan anak maupun mengembangkan selera seni yang tinggi.

Faktanya, bayi Anda hanya dapat merasakan kehidupan di dalam rahim Anda. Hal ini sangat berbeda dengan dunia di sekitar Anda. Karena janin Anda belum mengenal keadaan sekitarnya, sangat sedikit hal yang dapat Anda ajarkan padanya.

Anda dapat mengajari bayi Anda tentang segala hal selagi Anda melakukan rutinitas sehari-hari. Meskipun Anda tidak membacakan dongeng malam dengan rutin pada bayi dalam kandungan, suara Anda saat bercakap-cakap dengan orang lain di keseharian Anda tetap menjadi stimulan yang baik untuk janin Anda.

Jika Anda ingin mengajari janin Anda secara aktif, Anda dapat mencoba mengenalkan suara yang berbeda ketika Anda berada dalam suasana hati tertentu. Contohnya, Anda dapat memutarkan musik Mozart ketika Anda rileks, atau membaca puisi tertentu sebelum tidur.

Melakukan sejumlah hal di atas tidak secara khusus akan meningkatkan kemampuan janin dalam belajar, namun janin Anda akan belajar menghubungkan kondisi sebab-akibat dari asosiasi yang Anda buat.

Ada beberapa rumor yang mengatakan bahwa ketika janin mendengarkan sebuah bahasa tertentu, ini dapat membuatnya lebih mudah mempelajari bahasa tersebut saat tumbuh dewasa. Rumor ini ternyata didukung oleh sejumlah studi yang menunjukkan bahwa ketika bayi mendengar bahasa tertentu baik dalam rahim maupun beberapa minggu dan bulan setelah kelahiran, akan mudah baginya mempelajari bahasa tersebut saat sudah besar nanti.

Tetapi, studi ini dilakukan hanya berdasarkan pada keakraban atau rasa kedekatan dengan bahasa tersebut, baik sebelum atau setelah dilahirkan. Tidak ada bukti memadai bahwa mendengarkan kaset bahasa asing saat hamil akan memberikan efek yang sama.

Beberapa ahli juga mengatakan bahwa bayi Anda dapat menikmati beberapa rasa tertentu ketika berada dalam kandungan. Makanan yang Anda makan akan mengubah rasa dari cairan amniotik, jadi saat Anda memakan buah dan sayur, ada kemungkinan bahwa anak Anda akan menyukainya juga. Jadi jika Anda ingin anak Anda menyukai makanan sehat, biasakan makan makanan tersebut sepanjang kehamilan.

Anda tidak dapat meningkatkan kecerdasan anak dengan menstimulasi janin Anda dengan lagu klasik atau cerita. Namun, tidak ada salahnya melakukan hal ini. Mendengarkan musik bersama dapat menjadi momen yang luar biasa antara ibu dan anak.

Bisa dibilang, pendekatan terbaik untuk janin Anda adalah mengikuti insting ibu. Jika Anda merasa ingin berbicara dengan bayi Anda saat beraktivitas di rumah atau menyanyikannya lagu saat berendam, tidak masalah. Hal tersebut dapat memperdalam hubungan antara ibu dan anak. Dan hal ini juga berlaku pada calon ayah.

Bahkan jika Anda idak berinteraksi langsung dengan bayi Anda, janin Anda akan mendengar Anda, pasangan Anda, dan teman mengobrol Anda dalam keseharian Anda. Setelah bayi Anda lahir, Anda berdua dapat berkomunikasi, dan Anda memiliki waktu yang panjang untuk menyempurnakan kemampuan berbicaranya.

Sekarang, hal yang paling penting adalah menghindari stress dan membuat suasana yang rileks kapan pun Anda bisa. Hal ini termasuk mendengarkan musik, membaca, yoga, atau bahkan pergi ke gym. Janin Anda dapat merasakan tingkat stress ibunya. Jadi manjakan diri dan janin Anda dengan waktu yang tenang dan membuat Anda rileks.

Jika Anda ingin memainkan musik yang menenangkan untuk bayi Anda sekarang, cobalah dengan musik ninabobo!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Masturbasi Saat Hamil

    Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    cek kehamilan dengan test pack

    Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit