Tips Menghilangkan Kebiasaan Mengisap Jempol Pada Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Kebiasaan mengisap jempol alias ngemut jempol yang sering dilakukan anak, menjadi sesuatu yang menjengkelkan bagi para orangtua, khususnya jika anak tersebut telah mencapai usia masuk tahap sekolah.  Orangtua akan berupaya mencari berbagai cara menghilangkan kebiasan mengisap jempol pada anaknya. Baiknya, Anda simak dahulu penjelasan tentang kebiasaan mengisap jempol pada anak berikut ini.

Kenapa anak suka mengisap jempol?

Pada dasarny,a mengisap jempol adalah naluri alami dari tiap anak. Sejak masih dalam kandungan, umumnya pada foto hasil USG, banyak bayi sudah mengisap jempol mereka di dalam rahim. Mengisap jempol juga memiliki efek menenangkan sakit pada gusi selama tumbuh gigi, dan memunculkan efek tenang pada diri anak. Selama periode mengisap jempol, bayi ataupun anak-anak akan mengaktifkan aliran air liur mereka.

Karena alasan dasar anak mengisap jempol adalah untuk kesenangan semata, akhirnya mereka akan melanjutkan kebiasaan tersebut dalam jangka waktu yang lama. Bahkan anak akan menjadi rewel jika kebiasaan itu dihentikan secara mendadak. Beberapa anak akan mempertahankan mengisap jempol sebagai metode normal  untuk menggunakan bagian tubuh mereka untuk kesenangan atau relaksasi.

Efek buruk ngemut jempol

Sayangnya, kebiasaan menghisap jempol itu akan menimbulkan efek buruk pada anak, antara lain:

  • Memicu masalah kesehatan gigi dan mulut
  • Anak akan mengalami kesulitan bicara, seperti cadel atau gagap
  • Jempol yang kotor penuh kuman akan tertelan bersama liur anak
  • Mengisap jempol akan menghambat aliran darah jempol serta menimbulkan infeksi
  • Lambat laun anak Anda akan menjadi bahan ejekan jika masih mengisap jempol di usia sekolah

Pastikan anak Anda menjalani pemeriksaan rutin gigi tiap tahunnya, yaitu sebanyak dua kali setahun. Dan jangan lupa berikan peringatan bahaya di atas agar tidak mengganggu kesehatan psikologis dan fisik anak ke depannya.

Lalu, apa yang dapat orangtua lakukan untuk menghilangkan kebiasaan mengisap jempol pada anak?

  1. Berikan batasan waktu pada anak untuk mengisap jempolnya. Atur waktu di mana ia boleh mengisap jempol, dan sebaiknya anak tak diizinkan mengisap jempol saat ia berada di depan umum. Contoh, berikan waktu ketika di rumah atau saat waktu tidur saja. Buat pengurangan ini secara bertahap
  2. Hindari pertengkaran antara anak dan Anda tentang kebiasaan mengisap jempolnya. Jika memang anak susah melepas kebiasaan ini, puji mereka ketika dia sedang tidak mengisap jempol.
  3. Biasakan untuk berkomunikasi tentang kebiasaannya ini. Katakan pada anak, Anda akan membantunya menghilangkan kebiasaan ngemut jempol dengan tujuan kebaikannya di masa depan. Bicarakan juga dengan keluarga di rumah untuk kompak mendukung anak dalam menghilangkan kebiasaan mengisap jempolnya
  4. Ingatkan anak bahwa kebiasaan mengisap jempol tersebut akan membuatnya terlihat tidak sopan, dan jangan ragu untuk mengingatkannya ketika dia tidak sadar mengemut jempolnya. Tentunya lakukan ini dengan bahasa yang halus dan dapat dimengerti anak Anda.
  5. Cobalah untuk melakukan dengan cara yang unik. Berikan contoh bahwa superhero idolanya, atau bahkan Anda orang tuanya, tidak memiliki kebiasaan mengisap jempol. Berikan pengertian dan penjelasan yang menerangkan bahwa ngemut jempol itu tidak perlu dilakukan.
  6. Ubah jadi permainan yang berakhir dengan hadiah. Buat kalender dan tandai hari-hari di mana anak Anda tidak mengisap jempolnya. Tawarkan anak Anda, jika tidak mengisap jempol selama jumlah hari yang ditentukan, ia akan mendapat hadiah pada akhir minggu atau akhir bulan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . 5 mins read

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 mins read

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 mins read

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Kemarahakn yang muncul dari anak tanpa diketahui alasannya kerap membuat Anda jengah. Begini cara menghadapi ledakan amarah anak dengan baik.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 06/06/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 7 mins read
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read