Bagaimana Cara Mengatasi Anak Bosan di Rumah saat Pandemi Corona?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Situasi pandemi corona membuat semua orang harus melakukan social distancing atau jaga jarak, termasuk anak-anak. Sekolah-sekolah memindahkan proses belajar mengajar di rumah masing-masing sampai batas waktu yang belum ditentukan. Setelah lebih dari 1 bulan, banyak orangtua mengeluhkan anaknya yang mulai bosan bermain dan belajar di rumah. Lantas, bagaimana cara mengatasi anak bosan di rumah selama pandemi corona? Berikut tipsnya untuk Anda.

Wajarkah anak merasa mudah bosan di rumah selama masa pandemi?

gejala anak stres dan bosan

Ya, ini sangat wajar dan bosan adalah sesuatu yang sangat normal. Sir Ken Robinson menuliskan dalam bukunya berjudul You, Your Child, and School bahwa rasa bosan terjadi saat lingkungan sangat monoton. Tidak hanya itu, rasa bosan juga terjadi ketika tidak ada sesuatu hal yang bisa dilakukan untuk mengalihkan.

Ini juga bisa terjadi bila anak terus menerus melakukan kegiatan monoton dan tidak diberikan kegiatan lain untuk mengalihkan. Orang tua boleh melarang kegiatan tertentu yang mungkin merugikan seperti bermain gawai. Namun, jangan semua dilarang. 

Hal ini dilakukan agar anak punya banyak kesempatan untuk mencoba kegiatan lain. Sebaliknya arahkan anak untuk mencoba kegiatan saat karantina di rumah sebagai cara untuk mengatasi anak bosan.

Apakah rasa bosan bisa mengganggu kesehatan mental anak?

gangguan mental pada anak bosan

Pada dasarnya kesehatan mental anak tidak akan terganggu hanya karena bosan. Kebosanan pada umumnya akan mendorong anak untuk mencari kegiatan lain. 

Namun, ketika ia bosan pada satu kegiatan dan dipaksa terus-menerus ia akan sulit konsentrasi pada kegiatan tersebut.

Sebagai contoh, saat anak bosan dengan pelajarannya ia akan mulai berbicara pada teman atau bermain dengan pensilnya. Hal ini bisa dilakukan di sekolah tetapi tidak bisa ia lakukan di rumah. Tidak ada sosialisasi yang bisa mengalihkan rasa bosan yang menyerang.

Akan tetapi, bila kondisi ini berlangsung lama, misalnya berbulan-bulan atau bertahun-tahun, kebosanan yang terus menerus, bisa memengaruhi emosinya, misalnya anak mengalami kecemasan dan merasa tertekan.

Inilah yang membuat orangtua perlu mencari cara untuk mengatasi rasa bosan anak saat di rumah di masa pandemi corona.

Bagaimana cara mengatasi rasa bosan ketika anak di rumah selama pandemi?

memasak bersama anak agar tidak bosan

Anda bisa mencari kegiatan lain yang bisa dilakukan di rumah, jangan terbatas dengan gadget, karena dampak gadget terlalu lama bisa memberikan dampak, salah satunya pada emosi. Lakukan kegiatan yang mampu dilakukan di rumah, misalnya:

  • Masak bersama anak
  • Membuat prakarya dengan barang-barang bekas
  • Mewarnai atau menggambar
  • Membantu pekerjaan rumah
  • Bermain peran, cerita
  • Menggunting  dan menempel
  • Olahraga (yoga dan senam)

Bila anak cenderung rewel selama masa pandemi, coba libatkan anak dengan kegiatan sehari-hari. Sebagai contoh ajak anak merapikan bajunya sendiri, memasukkan baju ke mesin cuci, menjemur pakaian, menata meja. 

Apakah ini cara yang baik untuk mengatasi rasa bosan anak saat di rumah? Ya, cara ini mampu melatih rasa tanggung jawab anak sesuai usianya, itu membantu anak ada kegiatan rutin yang menyenangkan.

Anda juga bisa melakukan permainan bersama di rumah, misalnya mainan tradisional seperti congklak, ular tangga, atau karet. Permainan ini bisa mengajarkan anak tentang tradisi budaya Indonesia.

Permainan keluarga lain seperti kartu atau ludo dapat menjadi sarana buat mempererat bonding dengan anak. Cara lain, buat permainan yang bisa dilakukan di rumah sesuai dengan usia anak Anda.

Sebagai contoh, tebak gambar atau tebak gerakan, melempar bola ke dalam keranjang, buat panggung boneka bersama, mencari boneka yang disembunyikan di rumah. 

Bagaimana orangtua mengendalikan diri agar tidak emosi melihat sikap anak selama pandemi?

melerai anak bertengkar di rumah karena bosan

Di masa pandemi, tidak hanya anak yang merasa bosan tetapi juga orang tua, hal ini sering membuat orangtua tidak bisa mengendalikan emosinya. Berikut cara mengatasi untuk orangtua agar tidak emosi selama masa pandemi menghadapi anak bosan di rumah.

  • Buat jadwal sehari-hari agar lebih mudah.
  • Kurangi ekspektasi, misalnya rumah harus bersih tiap hari, makanan harus ideal tiap saat berbeda, dll. sesuaikan dengan kemampuan Anda.
  • Kerja sama dan bagi tugas dengan pasangan dan anak.
  • Sempatkan waktu untuk me time, misalnya 30 menit pasangan dengan anak Anda, Anda lakukan hobby sekedar dengar lagu, dan sebaliknya dengan pasangan.
  • Lakukan olahraga rutin,misalnya setiap pagi senam atau yoga lewat internet.

Saat kesal, ambil waktu sendiri, lakukan relaksasi bantu minum air putih, tenangkan diri. Berbicaralah dengan anak saat Anda sudah tenang.

Perlukah berkonsultasi ke psikolog ketika anak mulai memberontak karena bosan?

mengurangi stres pada anak remaja karena bosan

Kalau alasannya bosan dan baru berlangsung beberapa hari, anak tidak perlu dibawa ke psikolog. Cobalah saran-saran di atas untuk membantu, yang terpenting orang tua pun bersikap tenang dalam menghadapinya. 

Namun jika sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan sosialnya seperti tidak mau mengerjakan semua tugasnya atau tidak mau bicara sama siapapun selama 2 minggu, silakan konsultasikan ke psikolog agar diperiksa lebih lanjut. Ini menjadi cara terbaik untuk mengatasi anak bosan di rumah dalam level yang parah.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Hertha Christabelle Hambalie adalah seorang psikolog klinis anak. Ia menyelesaikan studi S1 dan S2 profesi Psikolog di ...

Artikel dari ahli Hertha Christabelle Hambalie, M.Psi., Psikolog

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Bosan di Rumah saat Pandemi Corona?

Social distancing selama pandemi corona membuat anak harus di rumah. Namun bagaimana cara mengatasi anak yang bosan di rumah di tengah pandemi?

Ditulis oleh: Riska Herliafifah
cara mengatasi anak bosan di rumah

Bagaimana Cara Menghadapi Anak Korban Bullying?

Menghadapi anak korban bullying butuh perhatian khusus. Tidak sedikit dari mereka yang merasa trauma. Berikut langkah-langkahnya.

Ditulis oleh: Riska Herliafifah
menghadapi anak korban bullying

Mengenal Penyebab dan Gejala Trauma PTSD Pada Anak

Trauma anak yang tidak segera diatasi dapat menjadi PTSD. Apa itu trauma PTSD pada anak? Adakah cara mengetahui gejala dan pengobatannya?

Ditulis oleh: Novita Joseph
mengurung anak saat berbuat kesalahan
READ MORE FROM Hertha Christabelle Hambalie, M.Psi., Psikolog

Yang juga perlu Anda baca

Delusi dan Halusinasi, Apa Bedanya?

Delusi dan halusinasi sama-sama membuat orang melihat dan merasakan hal-hal yang sebenarnya tidak nyata. Tapi, yang mana yang merupakan gangguan mental?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar

Kenapa Penting Makan Makanan Berserat?

Banyak orang bilang “jangan lupa makan makanan yang berserat” jika mengalami kesulitan buang air besar. Namun, tidak hanya sebatas itu manfaat dari serat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat 01/06/2020

Panduan Makan Setelah Menjalani Operasi Bariatrik

Setelah menjalani operasi bariatrik, perut pun butuh penyesuaian dan masa pemulihan. Berikut adalah makanan yang sebaiknya Anda konsumsi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Abduraafi Andrian

Tidak Semua Perawatan Vagina Baik untuk Kesehatan, Ini 4 yang Bahaya

Siapa sangka ada beberapa perawatan vagina yang bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan organ intim wanita tersebut? Yuk, kenali apa saja!

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hertha Christabelle Hambalie adalah seorang psikolog klinis anak. Ia menyelesaikan studi S1 dan S2 profesi Psikolog di ...

Direkomendasikan untuk Anda

ayah ibu depresi postpartum

5 Peran Ayah dalam Membantu Ibu yang Mengalami Depresi Postpartum

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
manfaat harapan

Bagaimana Punya Harapan Membuat Lebih Sehat dan Bahagia?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020