Tak Perlu Canggung, Begini Cara Menjelaskan Mimpi Basah Pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mimpi basah merupakan tahapan normal dalam masa pubertas, dan orangtua selayaknya menjadi sosok pertama yang menjelaskan tentang hal ini kepada anak. Namun, kenyataannya masih banyak orangtua yang kebingungan mencari cara untuk memulai pembicaraan ini dengan buah hati mereka.

Lalu, seperti apa cara yang perlu diterapkan oleh orangtua?

Membicarakan mimpi basah dengan anak

Membuka bahasan tentang mimpi basah tentu tidak mudah. Anda mungkin khawatir pembicaraan ini akan terasa canggung sehingga lebih memilih untuk tak membicarakannya. Sementara, anak Anda juga merasa aneh jika harus menanyakan hal ini pada Anda sehingga ia diam saja.

Padahal, orangtua seharusnya menjadi sumber informasi utama yang bisa diandalkan seorang anak.

Agar anak tetap bisa memperoleh informasi tanpa merasa canggung, berikut adalah sederet tips yang bisa Anda terapkan saat menjelaskan tentang mimpi basah:

1. Berikan penjelasan dasar tentang masa pubertas

Hampir mustahil untuk menjelaskan tentang mimpi basah tanpa bicara mengenai masa pubertas. Maka dari itu, cobalah memberikan penjelasan dasar bahwa seiring berjalannya pertumbuhan, akan muncul banyak perubahan pada tubuh anak Anda.

Setelah menjelaskan bahwa akan banyak terjadi perubahan, barulah Anda bisa menjabarkan apa saja yang mungkin berubah pada anak Anda. Misalnya saja, suara yang lebih dalam, rambut yang mulai tumbuh pada ketiak dan kemaluan, hingga ukuran penis dan testis yang membesar.

Saat suasana sudah terbangun, Anda bisa mulai masuk ke topik yang lebih dalam, seperti penisnya dapat mengeras sewaktu-waktu (ereksi), baik pada siang hari maupun ketika ia tertidur.

2. Jelaskan mengapa mimpi basah bisa terjadi

Setelah anak Anda mengerti apa itu ereksi, kini saatnya menjelaskan tentang mimpi basah. Jelaskan ketika mimpi basah, yang keluar adalah cairan yang mengandung sperma dari dalam penis.

Anda juga perlu mengatakan kepadanya bahwa cairan yang keluar tampak putih dan lengket, berbeda dengan urine yang keluar saat mengompol.

Jangan lupa menjelaskan bahwa ini adalah kondisi normal dan hampir semua anak laki-laki akan mengalaminya saat mencapai masa pubertas. Bahkan, mimpi basah adalah hal yang tak dapat dikendalikan.

3. Jawab semua pertanyaan dan atasi rasa cemasnya

Setiap anak akan melewati masa pubertas dengan kondisi yang berbeda. Beberapa anak mungkin mengalami mimpi basah ketika usianya masih 10 tahun, tapi ada juga anak-anak yang baru mengalaminya ketika berusia 15 tahun.

Ada pula anak-anak yang mengalami mimpi basah, tapi organ intimnya belum tampak membesar. Bersiaplah untuk menjawab banyak pertanyaan seputar mimpi basah.

Nah, di sinilah Anda sebagai orangtua harus bisa memberikan jawaban yang paling tepat untuk menghapus rasa cemas anak.

4. Meluruskan anggapan yang salah

Jika Anda belum pernah menjelaskan tentang masa pubertas, anak bisa saja mendapatkan informasi yang keliru soal mimpi basah. Hal ini terjadi karena informasi beredar luas dan dapat diakses dengan mudah, tapi tidak semuanya tepat.

Cobalah menjadi orangtua yang terbuka ketika berbicara mengenai pendidikan seksual. Dengarkan pendapat anak Anda dengan baik, kemudian luruskan setiap anggapan yang keliru berdasarkan pengetahuan yang telah Anda miliki.

5. Tekankan bahwa mimpi basah adalah hal yang normal

Saat anak bercerita tentang mimpi basahnya, tekankan bahwa kondisi ini sepenuhnya normal. Jelaskan pula bahwa setiap anak memiliki pengalaman mimpi basah yang berbeda, baik dari segi kemunculan pertama kali, frekuensi, dan lain sebagainya.

Di sisi lain, ada pula anak-anak yang tidak pernah sekalipun mengalami mimpi basah. Kondisi tersebut juga normal dan orangtua tidak perlu cemas, asalkan tubuh anak tetap berkembang selama masa pubertas dan organ reproduksinya berfungsi dengan baik. 

Mimpi basah adalah salah satu tanda bahwa anak tengah mengalami masa pubertas. Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk menjelaskan kepada anak mengenai mimpi basah dan berbagai perubahan yang akan muncul pada tubuhnya.

Langkah ini bertujuan agar anak siap menghadapi perubahan besar dari segi fisik dan psikologisnya. Selain itu, anak juga bisa menjalani masa pubertas tanpa harus mendapatkan informasi yang keliru.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Baik laki-laki remaja maupun pria dewasa sama-sama bisa mengalami mimpi basah. Lantas, adakah cara untuk mencegah mimpi basah saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 24 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Normal Jika Mimpi Basah Setiap Hari?

Mimpi basah normal terjadi saat anak laki-laki memasuki usia pubertas. Akan tetapi, normalkah jika seseorang mengalami mimpi basah setiap hari?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Seksual, Tips Seks 13 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Kapan Anak Perempuan Akan Berhenti Tumbuh?

Pertumbuhan akan terjadi sejak dalam kandungan hingga sebelum memasuki usia dewasa . Lalu kapan pertumbuhan anak perempuan aka berhenti? Simak di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Remaja, Perkembangan Remaja, Parenting 28 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Suara Anak Laki-laki Berubah Jadi Lebih Berat Saat Puber?

Kenapa suara anak laki-laki berubah saat mereka beranjak remaja? Tiba-tiba suara berubah lebih berat dan dalam. Nah, ternyata ini dia alasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Remaja, Kesehatan Remaja, Parenting 28 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 November 2020 . Waktu baca 4 menit
berat dan tinggi badan ideal anak 6-9 tahun

Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-9 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 7 menit
pubertas atau masa puber

Ciri-Ciri Pubertas pada Remaja Perempuan dan Laki-laki

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 September 2020 . Waktu baca 12 menit
orgasme tanpa disentuh

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit