Tips Aman Kalau Harus Mengajak Bayi Jalan-jalan ke Luar Rumah

Oleh

Setelah berminggu-minggu tinggal dalam lindungan tembok rumah, tidak apa untuk sesekali mengajak bayi jalan-jalan melihat dunia ketika cuaca mendukung. Menghirup udara segar dan perubahan suasana dapat sangat bermanfaat bagi Anda dan bayi Anda, bahkan di bulan pertamanya. Namun membawa bayi jalan-jalan keluar rumah tidak boleh sembrono. Sejumlah tips di bawah ini dapat membantu Anda mempersiapkan segala sesuatunya agar menjamin keselamatan sang buah hati.

Persiapan mengajak bayi jalan-jalan keluar rumah

1. Pastikan untuk memakaikan baju yang tepat

Pengendalian suhu internal tubuh bayi tidak sepenuhnya matang sampai akhir tahun pertamanya. Ini dapat menyulitkan bayi untuk mengatur suhu tubuhnya saat dia terkena panas atau dingin yang berlebihan. Dengan demikian, pakaian bayi harus berfungsi menjaga panas di saat ia berada di lokasi yang dingin dan mengeluarkan panas ketika dia di tempat yang bercuaca panas. Umumnya, bayi harus memakai satu lapisan tambahan pakaian lebih dari yang Anda kenakan.

Kulit bayi Anda juga sangat sensitif terhadap sinar matahari selama enam bulan pertama, jadi penting untuk menghindari sinar matahari langsung dan yang dipantulkan (misalnya, pantulan dari air, pasir, atau beton) sebanyak mungkin. Jika Anda harus menjemur bayi di bawah sinar matahari, beri ia pakaian tipis dan adem yang berwarna terang, dengan topi untuk melindungi wajahnya. Jika dia duduk  atau berbaring di satu tempat, pastikan tempat itu teduh, dan sesuaikan posisinya untuk tetap di bawah teduhan bayangan seiring mataharinya bergerak.

Untuk memeriksa apakah anak Anda sudah berpakaian dengan tepat, cobalah rasakan tangan dan kaki serta kulit di dadanya. Tangan dan kakinya harus sedikit lebih dingin dari tubuhnya, tapi tidak sangat dingin. Dadanya harus merasa hangat. Jika tangan, kaki, dan dada terasa dingin, bawa ia ke ruangan yang hangat, lepaskan pakaiannya, dan beri makan sesuatu yang hangat atau dekap erat tubuhnya sehingga panas dari tubuh Anda menghangatkan dirinya. Sampai suhu tubuhnya kembali normal, lapisan tambahan pakaian hanya akan menjebak dingin, jadi gunakan metode-metode lain untuk menghangatkan tubuhnya sebelum memberinya tambahan selimut atau pakaian.

2. Oleskan tabir surya khusus anak

Tabir surya dapat digunakan pada bayi Anda jika pakaian pelindung, topi, dan bayangan tidak tersedia. Oleskan hanya pada wilayah kecil dari tubuh seperti wajah dan punggung tangan yang diperlukan. Ujilah terlebih dahulu sunscreen tersebut dengan menerapkan sedikit krim di punggungnya untuk memastikan ia tidak sensitif terhadap produk tersebut. Meskipun tabir surya dapat diterapkan ke seluruh area tubuh yang dapat dicapai oleh matahari, selalu hindari area mata.

3. Perhatikan cuaca di luar

Ketika mengajak bayi jalan-jalan saat cuaca panas, jangan biarkan peralatan bayi (seperti kursi mobil bayi dan kereta dorong) kelamaan bermandikan sinar matahari. Ketika itu terjadi, bagian plastik dan logam bisa jadi cukup panas untuk membakar kulit anak Anda. Periksa suhu permukaan peralatan cukup aman sebelum bayi bermain atau menyentuh peralatan tersebut.

Dalam cuaca dingin atau hujan yang kurang nyaman, jagalah bayi Anda agar tetap di dalam ruangan sebanyak mungkin. Jika Anda harus pergi keluar, berikan ia pakaian yang tebal dan gunakan topi hangat untuk menutupi kepala dan telinganya. Anda dapat melindungi wajahnya dari dingin dengan selimut ketika Anda berada di luar.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 8, 2017 | Terakhir Diedit: Oktober 26, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca