Anak-anak sedang berada dalam masa pertumbuhan sehingga membutuhkan asupan nutrisi untuk mendukung pertumbuhannya. Salah satu cara memastikan kebutuhan nutrisi harian anak terpenuhi adalah dengan memberikan susu pertumbuhan untuk bantu melengkapi kebutuhan nutrisinya.
Untuk itu, pastikan untuk memilih susu pertumbuhan yang memiliki nutrisi penting berikut ini, ya!
Faktor utama dalam masa pertumbuhan anak
Selama masa pertumbuhan, si Kecil butuh asupan nutrisi yang tepat dan maksimal. Nutrisi memiliki peran penting dalam menunjang proses tumbuh kembang mereka.
Perlu Anda Ketahui
Merujuk penelitian yang dipublikasi dalam jurnal Minerva Pediatrica (2020), pemenuhan nutrisi seimbang selama “1000 hari pertama” merupakan fase penting, karena dapat menunjang pertumbuhan fisiologis dan perkembangan fungsional, serta mendukung pertumbuhan linier hingga perkembangan otak. Jika kebutuhan nutrisi anak tidak terpenuhi, hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatannya dan bahkan dapat menimbulkan potensi malnutrisi.
Oleh sebab, itu perkembangan dan pertumbuhan anak pada rentang usia krusial menentukan bagaimana kehidupannya di masa depan.
Fase ini akan berlangsung cepat dan tidak dapat terulang kembali sehingga kerap disebut sebagai umur emas atau golden age.
Selain nutrisi, ada juga faktor utama lainnya yang sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, yaitu faktor genetik dan lingkungan.
Kandungan penting yang perlu ada dalam susu untuk mendukung tumbuh kembang anak
Untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal, orang tua perlu memperhatikan dengan jeli apa saja kandungan penting dan fungsinya dalam susu yang bermanfaat bagi si Kecil.
Pasalnya, tidak semua susu diformulasikan dengan kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan Si Kecil.
Coba perhatikan perbedaan komposisi susu kotak cair/UHT dan susu pertumbuhan agar tidak keliru. Walaupun semua bisa jadi dari susu sapi, tidak berarti semua susu itu sama.
Ada susu kotak cair/UHT yang diproses dengan suhu dengan suhu 135–145°C sehingga berisiko menghilangkan vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C.
Ada juga susu pertumbuhan yang diproses dengan suhu 75–85°C dan melalui proses pengeringan untuk menjaga kandungan protein dan nutrisi lain.
Susu anak umumnya difortifikasi nutrisi penting seperti zat besi, vitamin C, DHA, omega 3 dan 6, dan minyak ikan sesuai kebutuhan nutrisinya.
Berikut adalah manfaat berbagai zat gizi tersebut bagi si Kecil.

Omega 3 dan 6 memegang peranan penting dalam fungsi otak dan sangat menentukan perkembangan visual maupun perkembangan kognitif.
Keduanya merupakan jenis asam lemak esensial yang tidak diproduksi oleh tubuh sehingga harus dikonsumsi dari makanan atau sumber lainnya.
Nutrisi ini memiliki peran penting untuk perkembangan kecerdasan anak. Kedua nutrisi ini biasanya dapat Bunda temukan dalam susu yang difortifikasi dengan keduanya.
Protein juga punya fungsi yang penting untuk tumbuh kembang anak, terutama dalam membantu memperbaiki dan membangun otot, tulang dan organ tubuh.
Berbagai penelitian telah menunjukkan manfaat vitamin D untuk pertumbuhan anak, salah satunya dipublikasi dalam jurnal Children (Basel) (2014) di Amerika Serikat.
Menurut studi tersebut, pertumbuhan anak yang mencakup penambahan tinggi dan berat badan anak membutuhkan banyak asupan vitamin D, vitamin yang bersinggungan dengan perkembangan tulang.
4. Zat besi dan vitamin C
Zat besi adalah komponen utama pada hemoglobin, yakni protein dalam sel darah merah yang memberikan warna merah pada darah dan bertugas mengangkut oksigen.
Sementara itu, fungsi vitamin C ialah meningkatkan penyerapan zat besi agar lebih optimal.
Kekurangan zat besi pada anak diketahui berkaitan dengan masalah pembelajaran dan perilaku, seperti kesulitan dalam memproses informasi, kesulitan berkonsentrasi, dan hambatan dalam belajar.
Manfaat minum susu untuk tumbuh kembang anak
Menurut riset yang dipublikasi dalam Medical Journal of Indonesia (2018), mengonsumsi susu pertumbuhan penting untuk mencegah stunting pada balita.
Manfaat lain dari minum susu pertumbuhan yang kaya nutrisi ialah mengurangi kemungkinan anak kekurangan zat besi.
Susu pertumbuhan yang telah difortifikasi lebih banyak mengandung zat besi sehingga membantu mengurangi risiko anemia pada anak.