×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Perkembangan Setiap Minggu

Kapan Sebaiknya Anak Mulai Minum Susu Pakai Gelas?

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Botol susu bisa dibilang sebagai “teman baik” anak. Biasanya, anak akan mencari botol susu sebelum tidur. Tak heran, beberapa anak ada yang tidak bisa lepas dari botol susu sampai umurnya beranjak besar. Bahkan, ada anak yang masih minum susu pakai botol saat sudah masuk sekolah. Tentu, ini kurang baik. Nah, sebaiknya saat usia berapa anak sudah diperkenalkan minum susu pakai gelas? Ini jawabannya.

Mengapa anak harus beralih minum susu pakai gelas?

Anak yang masih minum susu pakai botol di saat usianya sudah beranjak besar dianggap tidak baik. Tapi, kenapa dianggap seperti itu? Memang apa bahayanya jika anak masih minum susu dengan botol?

  1. Memicu kerusakan gigi pada anak. Biasanya anak minum susu botol sambil tidur. Hal ini menyebabkan air susu yang mengandung gula menggenang di gigi anak sehingga memicu bakteri berkembang biak. Akibatnya, gigi anak bisa berlubang. Tak hanya itu, minum susu di botol sambil tidur juga dapat menyebabkan produksi air liur (yang membersihkan sisa makanan di gigi) menjadi lebih sedikit sehingga memungkinkan bakteri lebih mudah berkembang biak.
  2. Meningkatkan risiko kegemukan. Anak yang terbiasa minum susu pakai botol biasanya lebih sering minum susu walaupun mereka sudah banyak makan. Hal ini bisa jadi karena botol susu memberi kenyamanan tersendiri baginya. Penelitian pun membuktikan bahwa anak yang masih menggunakan botol susu di usianya dua tahun cenderung akan mengalami obesitas pada saat usianya 6 tahun.
  3. Penggunaan botol bisa mengubah senyumnya. Terus-menerus mengisap dot dapat mengubah posisi gigi anak, serta memengaruhi perkembangan langit-langit dan otot wajah. Hal ini kemudian dapat memengaruhi garis senyum anak.

Kapan sebaiknya anak diajarkan minum susu pakai gelas?

Tidak mudah memang meminta anak untuk beralih dari botol ke gelas. Namun, tentu tidak baik jika Anda terus membiarkannya. Anak perlu diajarkan sejak dini agar lebih mudah bagi anak untuk membiasakannya. Jangan takut jika selepas dari botol, asupan anak akan berkurang. Ini bisa Anda siasati dengan menambah porsi makan anak.

Seperti dilansir dari WebMD, American Academy of Pediatrics menyarankan agar anak meninggalkan botol susunya sebelum usia 18 bulan. Beberapa ahli lainnya juga ada menyarankan agar anak lepas dari botol sebelum usianya menginjak 2 tahun atau lebih cepat lebih baik. Jika Anda menunggu terlalu lama untuk meminta anak lepas dari botol, justru ini akan membuat anak lebih sulit.

Kenalkan anak dengan gelas secara bertahap sedikit demi sedikit. Mulai dengan mencontohkan ke anak bagaimana caranya minum dengan gelas. Anak pandai meniru sehingga ia akan lebih cepat bisa jika ia sering melihatnya. Cobalah mendorong anak untuk minum susu pakai gelas di siang hari karena akan lebih sulit untuk mengganti botol dengan gelas saat minum susu di malam hari.

Jika anak belum ingin minum susu pakai gelas, cobalah untuk menawarkan anak minum air putih atau jus pakai gelas terlebih dulu. Jika anak sudah bisa, perkenalkan anak minum susu pakai gelas dan mulai tingkatkan frekuensi anak minum pakai gelas. Lama-kelamaan, anak akan terbiasa minum dengan gelas. Ini mungkin tidak akan mudah dan secepat yang Anda kira, tapi yang terpenting adalah terus mencobanya.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca