Pentingnya Vitamin A Bagi Tumbuh Kembang Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/04/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak yang banyak ditemukan pada daging, hati, produk olahan susu dan telur, buah-buahan, sayuran hijau, dan minyak sawit merah. Vitamin A sering kali dihubungkan dengan masalah kebutaan, tetapi mikronutrisi yang terkandung dalam vitamin A juga berperan penting sebagai penyokong sistem imun. Defisiensi vitamin A dalam tubuh akan menyebabkan kerja sistem imun terhambat untuk melawan penyakit, seperti diare, campak, dan infeksi gangguan pernapasan.

Perbaikan gizi pada anak-anak yang mengidap defisiensi vitamin A (VAD) akan mengurangi tingkat kematian anak sebanyak 23%, atau hampir ¼ angka mortalitas anak. Lebih lanjut, anak-anak yang mengonsumsi vitamin A dalam jumlah cukup akan lebih produktif dan mengurangi jumlah absen di sekolah akibat sakit.

Apa akibatnya jika anak saya kekurangan vitamin A?

Kekurangan vitamin A dapat disebabkan oleh gizi yang tidak seimbang, malabsorpsi lemak, atau gangguan hati. Defisiensi vitamin A akan melemahkan sistem imun dan produksi sel darah merah (hematopoiesis), menyebabkan ruam kulit, dan gangguan penglihatan (contohnya xerophthalmia, rabun malam). Diagnosis akan dibuat berdasarkan temuan masalah penglihatan dan rendahnya kadar vitamin A dalam tubuh. Terapi yang bisa dilakukan termasuk dosis minum vitamin A atau, jika tanda-tanda penyakit sudah parah atau disebabkan oleh malabsorpsi, dapat juga dilakukan injeksi.

Penyebab utama defisiensi vitamin A adalah gizi buruk. Gizi buruk masih menjadi endemik di beberapa negara berkembang, terutama Asia Selatan dan Timur, di mana nasi (yang tidak mengandung beta-carotene) adalah makanan pokok penduduknya. Xerophthalmia yang diakibatkan oleh defisiensi menjadi penyebab umum kebutaan pada anak-anak di negara berkembang.

Penyebab lainnya yang lebih umum, termasuk:

  • Penurunan bioavailabilitas karotenoid provitamin A
  • Masalah pada sustem pencernaan, penyimpanan, atau pengangkutan vitamin A

Gangguan pada sistem pencernaan atau penyimpanan biasa ditemukan pada penyakit celiac disease, cystic fibrosis, gangguan pancreas, obstruksi usus dua belas jari, diare kronis, obstruksi saluran empedu, giardiasis, dan sirosis. Defisiensi vitamin A umum ditemukan bersamaan dengan kekurangan gizi protein-energi yang berkepanjangan, yang tidak hanya diakibatkan oleh pengaturan pola makan yang buruk, tetapi juga karena sistem penyimpanan dan pengangkutan vitamin A yang tidak dapat bekerja dengan baik.

Pada anak yang terjangkit campak kronis, terapi vitamin A dapat mempercepat pemulihan dengan mengurangi tingkat keparahan tanda-tanda penyakit dan risiko kematian.

Berapa banyak vitamin A yang diperlukan anak saya?

  • Usia 1 – 3 tahun: 1,000 IU, atau 300 mikrogram (mcg) retinol activity equivalent (RAE) vitamin A setiap hari
  • Usia 4 tahun dan lebih: 1,333 IU, atau 400 mcg RAE setiap hari

Anda tidak harus memenuhi seluruh total AKG dari vitamin A untuk anak Anda dalam satu hari. Alternatifnya, Anda bisa menyicil pemenuhan asupan vitamin A si kecil sesuai dengan jumlah rekomendasi sebagai rata-rata dalam beberapa hari sekali atau per minggu.

Daftar makanan sumber vitamin A

Buah-buahan berwarna-warni dan sayuran kaya akan vitamin A. Berikut ini beberapa contoh sumber terbaik vitamin A:

  • 1/2 cangkir jus wortel (118 ml): 22,567 IU
  • 1/4  cangkir ubi rebus/tim (50 g): 12,907 IU
  • 1 buah wortel segar (kurang lebih 20 cm): 8,666 IU
  • 1/4  cangkir wortel rebus/tim (40 g): 6, 709 IU
  • 1/4  cangkir bayam rebus/tim (55 g): 5,729 IU
  • 1/4  cangkir blewah (55 g): 5,717 IU
  • 1/4  cangkir kale rebus/tim (35 g): 4,979 IU
  • 1/2 cangkir sup sayur kalengan (120 g): 2.910 IU
  • 1/4  cangkir melon (40 g): 1,352 IU
  • 1/4 cangkir aprikot, dan sari aprikot (65 g): 1,031 IU
  • 1/4 cangkir paprika merah (45 g): 720 IU
  • 1/4 cangkir bayam segar (55 g): 703 IU
  • 1/4 cangkir mangga potong (50 g): 631 IU
  • 1/2 cangkir sereal otmeal, dimasak dengan air (60 g): 626 IU
  • 1/4 cangkir brokoli rebus/tim (40 g): 603 IU
  • 1/4 cangkir kacang polong rebus/tim (40 g): 525 IU
  • 1/2 cangkir jus tomat (125 ml): 546 IU
  • 1/2 cangkir susu yang diperkaya vitamin dan mineral (125 ml): 250 IU
  • 1/4 cangkir peach (persik) kalengan, dan sari buah peach (63 g): 236 IU
  • 1/2 porsi telur orak arik (30 g): 160 IU
  • 1/2 ons keju cheddar (50 g): 142 IU
  • 1/4 cangkir paprika hijau (40 g): 137 IU
  • 1/4 cangkir peach segar (120 g): 125 IU
  • 1/4 cangkir pepaya (35 g): 83 IU

Kadar vitamin A yang terkandung dalam makanan akan bervariasi, tergantung dari ukuran buah atau sayuran.

Anak Anda mungkin akan makan kurang atau melebihi jumlah rata-rata dari makanan yang telah disebut di atas, dilihat dari umur dan nafsu makannya. Perkirakan kandungan nutrisi sesuai kebutuhan si kecil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 23/04/2020 . 6 mins read

Kebutuhan Vitamin untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Memilih vitamin untuk balita memang harus hati-hati. Kalau salah, bisa sebabkan alergi dan masalah lain. Berikut penjelasan seputar vitamin untuk balita.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 13/04/2020 . 8 mins read

Kenali Berbagai Jenis Bakteri Penyebab Diare

Ada berbagai penyebab diare, termasuk infeksi bakteri. Tidak hanya satu jenis, bakteri penyebab diare pun berbeda-beda. Cari informasi lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Gangguan Pencernaan, Diare, Health Centers 12/04/2020 . 5 mins read

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Diare bisa menyerang siapa saja, termasuk pada ibu menyusui. Lantas, apa penyebab, gejala, dan pengobatannya? Baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 10/04/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 mins read
diare tanda hamil muda

Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020 . 5 mins read

Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020 . 6 mins read
suplemen penambah berat badan

Selain Menambah Nafsu Makan, 3 Suplemen Ini Bisa Menaikkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020 . 3 mins read