Kebutuhan Asupan Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Anak Aktif dan Suka Olahraga

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Seiring dengan bertambahnya aktivitas yang dilakukan sang anak, Ibu perlu menyesuaikan kebutuhan nutrisinya. Apalagi ketika si kecil mulai tertarik pada jenis olahraga tertentu atau sudah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga di sekolah. Untuk itu, mari ketahui cara agar Ibu dapat tetap mendukung tumbuh kembang dengan memenuhi asupan nutrisi pada anak yang aktif bergerak.

Berapa banyak kebutuhan nutrisi untuk anak yang aktif dan suka olahraga?

makanan gigi dan mulut
Sumber: Dentist Conroe, TX

Anak-anak yang punya kecenderungan menyukai olahraga, biasanya akan mulai melakukan aktivitas olahraga tambahan. Misalnya, mereka mengikuti ekstrakurikuler sepak bola atau meminta pada orangtua untuk les renang di luar sekolah.  

Namun, Ibu perlu tetap memprioritaskan tumbuh kembang yang baik dan proses belajar anak. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Sports Medicine menjelaskan, nutrisi seimbang dapat memastikan anak mendapat tenaga atau energi yang berhubungan dengan aktivitas itu sendiri dan proses pemulihan setelahnya.

Kebutuhan energi

Berdasarkan Angka Kebutuhan Gizi (AKG) 2019 yang diterbitkan oleh Kemenkes RI, anak dengan aktivitas normal dianjurkan untuk mendapat asupan energi per hari sebanyak:

  • 1-3 tahun: 1350 kilokalori
  • 4-6 tahun: 1400 kilokalori
  • 7-9 tahun: 1650 kilokalori
  • 10-12 tahun: 2000 kilokalori

Sedangkan, bagi anak aktif yang banyak beraktivitas atau senang dan sering melakukan olahraga dianjurkan mendapat asupan kalori lebih banyak, yaitu:

  • Laki-laki usia 6 tahun: 1800 kkal; 7 tahun: 1950 kkal; 8 tahun: 2100 kkal; 9 tahun: 2275 kkal; 10 tahun: 2475 kkal
  • Perempuan usia 6 tahun: 1650 kkal; 7 tahun: 1775 kkal; 8 tahun: 1950 kkal; 9 tahun: 2125 kkal; 10 tahun: 2300 kkal

Kebutuhan protein

Protein dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dan memperbaiki otot. Seperti yang dikutip dari jurnal Sport Nutrition for Young Athletes, protein juga dapat membantu menjaga kadar glukosa dalam darah ketika tubuh anak mulai aktif melakukan latihan atau aktivitas yang berat seperti saat berolahraga.

Satu gram protein dapat diubah menjadi energi sebanyak empat kilo kalori. Oleh karena itu, pada setiap porsi makan pastikan setidaknya terdapat 10-30% protein dari jumlah asupan energi dan dapat mulai diterapkan dari usia empat tahun.

Kebutuhan kalsium

Anak membutuhkan berbagai vitamin dan mineral. Salah satu jenis mineral terpenting yang tidak boleh dilewatkan adalah kalsium. Kalsium dibutuhkan anak untuk pertumbuhan tulang dan kontraksi otot terutama pada anak yang aktif.

Rekomendasi asupan harian kalsium pada anak usia empat hingga delapan tahun yang termasuk aktif adalah 1000 mg/hari dan 1300 mg/hari bagi yang berusia sembilan hingga 18 tahun.

Kebutuhan iron (zat besi)

Mineral yang juga tak kalah penting adalah zat besi. Zat besi berperan dalam pembentukan hemoglobin yang akan membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Tambahan asupan zat besi juga membantu mendukung pertumbuhan terutama pada anak yang gemar berolahraga karena meningkatkan massa otot.

Kekurangan asupan zat besi cukup umum ditemukan pada anak yang aktif bergerak atau berolahraga. Hal ini dikarenakan kandungan zat besi yang terdapat dalam makanan seringkali tidak mencukupi.

Oleh karena itu, si kecil perlu mendapat tambahan asupan mineral satu ini misalnya dari susu pertumbuhan. Upayakan si kecil usia 1 sampai 10 tahun untuk mendapat asupan zat besi antara 7-10 miligram per hari.

Kebutuhan vitamin D

Salah satu vitamin yang tidak boleh dilewatkan anak yang aktif adalah vitamin D. Vitamin D dibutuhkan untuk kesehatan tulang karena memiliki peran dalam penyerapan kalsium.

Selain itu, penelitian tahun 2002 menyatakan bahwa kadar vitamin D dalam tubuh berhubungan erat dengan performa pada individu yang aktif secara fisik. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa vitamin D tak hanya bermanfaat bagi kondisi tulang anak, tetapi juga dapat menambah kekuatan otot.

Angka kecukupan vitamin D harian anak usia 1 sampai 10 tahun berkisar antara 15 mikrogram. Bagi anak yang aktif atau suka berolahraga, kebutuhan vitamin ini kemungkinan akan meningkat sehingga dibutuhkan tambahan misalnya dari susu pertumbuhan.

Kebutuhan cairan

Setiap harinya tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup. Namun, kebutuhan ini akan meningkat seiring dengan keringat yang keluar akibat anak melakukan berbagai aktivitas fisik seperti saat berolahraga.

AKG 2019 juga mencantumkan kebutuhan air per hari sesuai usia. Anak usia satu sampai 10 tahun membutuhkan asupan air mulai dari 1150 ml hingga 1650 ml.

Berbeda pada anak yang aktif dan suka berolahraga. Setelah selesai beraktivitas anak sebaiknya minum setidaknya 1,5 liter cairan untuk mengembalikan kadar air dalam tubuh karena keringat.

Untuk mendukung kebutuhan nutrisi anak yang aktif, Ibu dapat menambah asupannya, misalnya dengan susu pertumbuhan seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Pilih susu pertumbuhan yang telah melalui proses fortifikasi agar mengandung berbagai vitamin dan mineral yang baik bagi tumbuh kembang anak. 

Susu pertumbuhan dapat membantu anak memenuhi semua kebutuhan yang telah dijelaskan sebelumnya. Dengan catatan, ketahui kandungan yang terdapat di dalamnya. Sebagai contoh, terdapat produk susu yang mengandung protein whey untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi setiap hari. Alangkah lebih baik lagi bila susu yang dikonsumsi anak kaya akan serat agar membantu pencernaannya tetap lancar meski padat aktivitas.

Berbagai aktivitas dan kegiatan termasuk olahraga dapat memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak. Di sisi lain, asupan makanan dan minuman harus disesuaikan pada anak yang aktif.  Jaga pola dan menu makan anak agar tetap sehat dan seimbang. Jika dirasa belum cukup, berikan asupan pelengkap makanan harian yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi, protein, kalsium, dan berbagai vitamin serta mineral lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Kwashiorkor adalah kondisi kurang gizi pada anak yang bisa mengakibatkan kematian bila tidak segera ditangani. Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit

Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Cari tahu perbedaan protein susu sapi dan susu soya untuk si kecil. Pastikan kandungan susu yang ibu berikan baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
protein susu soya
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 3 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Protein Whey Membantu Tubuh Anak Tetap Fit saat Puasa

Protein penting untuk dikonsumsi anak, karena mampu meningkatkan kesehatan saat puasa. SImak jenis protein yang efektif memberi manfaat untuk si kecil.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
protein untuk anak saat puasa
Parenting, Nutrisi Anak 5 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Manfaat Protein Whey untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Salah satu jenis protein yang juga ternyata dibutuhkan untuk pertumbuhan anak adalah whey protein. Apa saja manfaatnya dan apa saja sumber makanannya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
susu formula whey protein untuk anak
Parenting, Nutrisi Anak 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin untuk anak

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit
antibodi bayi dari sang ibu

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit
kandungan asi

Mengenal ASI: Jenis, Warna, Kandungan, dan Kebutuhan Harian untuk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 14 menit
Konten Bersponsor
asupan nutrisi yang baik membantu pertumbuhan tinggi badan anak

Peran Penting Nutrisi dalam Pertumbuhan Tinggi Badan Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit