Anak Susah Makan Karena Cuma Mau yang Itu-Itu Saja? Contek 5 Cara Mengatasinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum.

Anak Anda hanya mau makan chicken nugget dan sosis saja setiap kali waktunya makan? Atau hanya mau makan mi instan saja, dan kalau dilarang malah mengamuk tantrum? Anak yang cuma mau makan itu-itu saja memang bikin jengkel sekaligus khawatir. Pasalnya, kecukupan gizi anak tidak akan terpenuhi jika ia hanya makan satu jenis makanan setiap hari. Hal ini bahkan bisa menyebabkan anak mengalami malnutrisi jika terus dibiarkan dalam waktu lama. Lalu, bagaimana cara mengatasi anak yang susah makan kalau begini terus?

Tips mengatasi anak susah makan karena hanya mau yang itu-itu saja

Jika si kecil menolak makan makanan yang sudah Anda sediakan, jangan keburu naik pitam dulu. Simak berbagai cara mengatasi anak susah makan, karena ia hanya mau makanan favoritnya saja.

1. Buat porsi makan yang lebih kecil, tapi sering

Kalau anak tidak mau makan, jangan memaksanya untuk makan. Tenang… Anak Anda tidak akan kelaparan hanya karena Anda tidak menyediakan makanan pilihannya.

Maka alih-alih memberi porsi makan yang besar, sebaiknya makan sedikit-sedikit saja tapi sering. Berikan ia porsi makan yang kecil, kemudian dua hingga tiga jam berikutnya beri ia menu yang baru. Sajikan berbagai jenis makanan yang menarik dari berbagai warna dan tekstur. Hal ini juga bisa diterapkan jika si kecil merasa cepat bosan dengan makanannya.

Cobalah untuk tidak terlalu khawatir jika anak Anda hanya makan sedikit pada waktu makan tertentu. Di sela-sela antara waktu makan, Anda bisa berikan camilan sehat untuknya guna mengganjal lapar. Cobalah menawarkan buah, susu, yogurt, keju, atau roti selai kacang tapi dalam porsi kecil, ya!

2. Biasakan makan teratur

Dengan menerapkan kebiasaan “makan porsi kecil tapi sering”, lambat laun anak akan membangun jadwal makan yang teratur. Dengan begitu, ia akan terbiasa untuk makan pada waktu yang sama dan rutin.

Beri makan anak di waktu yang tepat. Jika anak sudah kecapekan, jangan paksa ia untuk langsung makan dan berikan waktu untuk tidur atau beristirahat dulu. Berikan makanan kecil atau susu sebelum anak tidur siang. Minta setiap orang yang ada di rumah atau yang mengasuh anak Anda untuk mengikuti rutinitas ini.

Membuat jadwal makan yang rutin juga akan berdampak baik untuk pola makannya ketika ia beranjak dewasa.

3. Buat menu makanan yang bervariasi dan tampilan yang menarik

Anak bisa saja merasa bosan, apalagi jika Anda selalu membuatkan menu yang sama. Sebaiknya, buatkan menu makanan yang bervariasi. Semakin bervariasi bahan makanan yang Anda gunakan, maka semakin bernutrisi pula makanan si kecil.

Jangan lupa juga untuk selalu menyediakan sajian makanan dengan tampilan yang menarik. Misalnya, menghias makanan seperti kartun favoritnya. Apabila memungkinkan, ajak anak Anda untuk menyiapkan makanan, seperti mencuci sayuran, mengaduk adonan, atau merapikan meja makan. Dengan begitu, anak akan mau makan makanan yang ia buat sendiri.

4. Buatlah waktu makan senyaman mungkin

Anda bisa mengajak anak Anda makan bersama temannya, misalnya dengan mengundang beberapa temannya ke rumah untuk makan siang di rumah.

Sajikan camilan atau makanan sehat kepada teman-teman anak Anda. Anak-anak sangat dipengaruhi oleh teman-teman sebaya mereka. Jika teman-teman mereka makan makanan sehat, anak Anda mungkin akan mengikutinya juga. Anak juga akan lebih semangat makan dan bisa makan lebih banyak ketika bersama teman-temannya.

Apabila sedang makan sendiri, jauhkan anak dari televisi, hewan peliharaan, dan mainan. Hal ini membuat anak sulit berkonsentrasi untuk makan.

5. Jangan hukum anak

Jika anak tidak menghabiskan makanannya dan membiarkannya dalam waktu lama, ambil piring anak tanpa berkomentar apapun. Jangan paksa anak untuk menghabiskan makanannya.

Selain itu, jangan coba menjanjikan iming-iming hadiah atau mengancam akan menghukumnya sebagai cara mengatasi anak susah makan.

Sebagai gantinya, Anda hanya perlu terus memperkenalkan berbagai makanan baru secara rutin padanya. Biarkan anak mengambil makanannya sendiri dengan tangannya jika ia ingin. Ini memberikannya kesempatan untuk belajar berbagai tekstur makanan. Anak juga akan merasa lebih nyaman untuk makan sendiri dan ini merupakan cara mengajarkan tanggung jawab pada anak.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca