×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Berapa Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-12 Tahun?

Oleh Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

Selepas balita, pertumbuhan anak masih terus berjalan sampai dewasa. Usia 6-12 tahun merupakan usia anak sekolah, di mana waktu anak akan banyak dihabiskan di sekolah dibandingkan di rumah. Namun, ini bukan menjadi alasan untuk tidak mengawasi status gizi anak. Anak harus tetap diberikan nutrisi yang baik untuk mendukung pertumbuhan berat dan tinggi badan anak. Lalu, apakah berat dan tinggi badan anak Anda sudah normal? Berapa berat dan tinggi ideal anak? 

Berat dan tinggi anak berbeda-beda

Pertumbuhan tiap anak tentu berbeda-beda. Ada anak yang mungkin memiliki pertumbuhan cepat dan ada juga yang lebih lambat. Umumnya, pertumbuhan anak usia 6-12 tahun berjalan stabil, tidak secepat pada masa bayi dan masa remaja. Sehingga, pertambahan berat dan tinggi badan anak pada saat ini berjalan perlahan. Rata-rata, berat badan anak akan bertambah sebesar 3-3,5 kilogram (kg) per tahun dan tinggi badan anak bertambah sekitar 6 sentimeter (cm) per tahun pada usia ini.

Banyak faktor yang memengaruhi pertumbuhan anak, sehingga pertumbuhan anak pasti berbeda-beda. Beberapa faktor yang memengaruhinya yaitu faktor nutrisi (kebiasaan makan), penyakit, hormon, dan faktor keturunan dari orangtuanya.

Tak ketinggalan, faktor di masa lalu seperti nutrisi yang diberikan saat bayi, berat lahir, dan panjang lahir juga memengaruhi status gizi anak saat ini, terutama tinggi badannya. Ini karena tinggi badan diperoleh dari akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan, berat badan lebih bersifat dinamis atau bisa berubah-ubah dalam jangka waktu yang singkat.

Berapa berat dan tinggi ideal anak?

Perlu diketahui, berat dan tinggi ideal antara anak laki-laki dan perempuan berbeda. Menurut CDC (setara dengan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Amerika Serikat), berat dan tinggi ideal anak laki-laki dan perempuan usia 6-12 tahun adalah sebagai berikut.

Namun, jangan khawatir jika anak Anda tidak memiliki berat dan tinggi seperti di atas. Belum tentu status gizi anak Anda bermasalah. Anak dengan tubuh kecil belum tentu tidak normal. Begitu juga sebaliknya, anak dengan tubuh sangat besar belum tentu normal. Lalu bagaimana cara mengetahui status gizi anak normal atau tidak?

Anda bisa mengetahui apakah status gizi anak normal atau tidak dengan cara menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT atau dalam bahasa Inggris disingkat BMI) anak terlebih dahulu. Hitung dengan rumus di bawah ini:

Setelah menghitung IMT, Anda bisa mengetahui status gizi anak Anda normal atau tidak berdasarkan tabel di bawah ini. Jika nilai IMT masih dalam rentang nilai seperti di kolom, artinya anak mempunyai status gizi normal. Jika IMT anak melebihi nilai di bawah ini, artinya anak kelebihan berat badan dan jika kurang artinya anak mempunyai tubuh kurus.

Penuhi nutrisi anak demi mendukung pertumbuhannya

Pada usia 6-12 tahun, anak (terutama anak perempuan) akan memasuki masa pubertas. Sehingga, banyak nutrisi yang harus dipenuhi sebagai persiapan menjelang masa pubertasnya. Pada masa pubertas, pertumbuhan anak akan berjalan lebih cepat. Bisa dibilang, masa pubertas merupakan kesempatan kedua anak (setelah masa bayi) untuk memperbaiki status gizinya, termasuk tinggi badannya.

Untuk itu, pastikan anak mendapatkan berbagai macam makanan yang bergizi. Misalnya daging, ikan, telur, susu, tahu, tempe, sayuran, dan buah-buahan. Jangan hanya melihat porsi makanan yang dimakan anak, tapi juga lihat apa saja jenis dan variasi makanannya.

Apakah makanan yang dimakan anak sudah sehat dan sudah mencukupi kebutuhan nutrisinya? Porsi makan yang banyak hanya akan mendorong anak menjadi gemuk, tapi melihat nilai gizi yang terkandung dalam makanan anak dapat membantu mendorong pertumbuhannya. Pastikan anak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak, serta sayur dan buah di setiap waktu makannya.

Anda juga sebaiknya rutin mengukur dan memastikan berat dan tinggi ideal anak dalam masa pertumbuhannya. Bila Anda mencurigai adanya masalah dalam pertumbuhan anak, segera konsultasikan dengan dokter anak.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca