Seberapa Banyak Asupan Minyak untuk Anak Per Hari?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anak Anda mungkin akan lebih semangat makan jika ada goreng-gorengan. Mulai dari ayam goreng, ikan goreng, nasi goreng, hingga camilan seperti martabak telur. Hampir semua makanan tersebut menggunakan minyak untuk mengolahnya, bahkan ketika Anda memasak sayur dan salad. Agar tetap sehat, konsumsi makanan yang mengandung minyak tentu perlu dibatasi. Namun, seberapa banyak asupan minyak untuk anak per hari?

Fungsi minyak bagi tubuh Anda

Minyak adalah lemak cair dari tanaman atau hewan yang biasanya digunakan untuk memasak. Bila bentuknya padat, minyak lebih umum disebut dengan mentega. Minyak tidak termasuk dalam kelompok makanan, tapi memberikan nutrisi penting bagi tubuh.

Pada masakan, minyak bisa meningkatkan rasa gurih karena teksturnya jadi lebih kering dan renyah. Namun pada tubuh, minyak merupakan lemak yang digunakan sebagai bahan bakar untuk membangun jaringan saraf, otak, dan hormon. Tubuh juga menggunakan lemak dari minyak sebagai bahan bakar cadangan.

Umumnya, berbagai macam minyak yang sering digunakan adalah minyak sayur, minyak zaitun, minyak canola, minyak jagung, minyak alpukat, dan minyak dari kacang-kacangan.

Asupan minyak untuk anak per hari

Minyak memang memberikan manfaat pada tubuh, tapi asupannya harus dibatasi. Pasalnya, terlalu banyak makan makanan berminyak tidak baik untuk kesehatan.

Namun asupan minyak ini tidak hanya dibatasi pada penggunaan minyak untuk menggoreng makanan saja. Ada beberapa jenis makanan yang juga mengandung minyak alami, seperti kacang-kacangan dan buah alpukat.

Menurut United Stated Department of Agriculture, asupan minyak untuk si kecil per hari itu berbeda-beda bergantung dengan usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik yang ia lakukan.

asam lemak esensial untuk kecerdasan anak

Berikut panduan asupan minyak untuk anak yang ideal:

Anak-anak usia 2 hingga 8 tahun

  • Anak-anak usia 2-3 tahun cukup dengan 3 sendok teh/hari
  • Anak-anak usia 4-8 tahun cukup dengan 4 sendok teh/hari

Anak perempuan usia 9 hingga 18 tahun

  • Anak perempuan usia 9-13 tahun cukup dengan 5 sendok teh/hari
  • Anak perempuan usia 14-18 tahun cukup dengan 5 sendok teh/hari

Anak laki-laki usia 9 hingga 18 tahun

  • Anak laki-laki usia 9-13 tahun cukup dengan 5 sendok teh/hari
  • Anak laki-laki usia 14-18 tahun cukup dengan 6 sendok teh/hari

Asupan minyak untuk anak ini akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Setelah menginjak usia 30 tahun ke atas asupan minyak akan semakin berkurang. Berkurangnya asupan minyak ini kemungkinan besar disebabkan dengan penurunan aktivitas fisik.

Jika Anda kesulitan menentukan seberapa banyak asupan minyak untuk si kecil, jangan ragu untuk konsultasi pada ahli gizi atau dokter anak.

Dampak anak kebanyakan makan makanan berminyak

kecanduan junk food

Asupan makanan yang mengandung minyak untuk anak perlu dibatasi. Pasalnya, minyak berlebihan yang merupakan lemak bagi tubuh bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan kadar kolesterol tinggi di kemudian hari.

Pilihan minyak untuk memasak juga perlu diperhatikan. Ketimbang minyak sayur, minyak zaitun atau minyak canola jauh lebih sehat digunakan untuk menggoreng makanan karena kandungan lemak jenuhnya jauh lebih rendah.

Selain cermat memilih minyak goreng, jenis makanan tertentu juga perlu dibatasi, contohnya makanan kemasan dan cepat saji. Jenis makanan ini cenderung mengandung lemak trans dan tinggi garam yang tidak baik untuk tekanan darah dan jantung anak.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca