Apa Itu DHA dan EPA Serta Seberapa Penting Bagi Perkembangan Anak?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Omega-3 adalah nutrisi yang dikenal semua orang. Omega-3 memiliki banyak jenis yang dapat berasal dari suplemen makanan seperti minyak ikan dan minyak rami. Dua jenis yang umum dari Omega-3 adalah DHA dan EPA. Untuk memahaminya dengan lebih jelas, baca artikel ini.

Apa itu DHA?

DHA adalah kependekan dari docosahexaenoic acid, asam lemak yang termasuk dalam kelompok Omega-3. Komposisi otak terdiri dari lemak yang sekitar seperempatnya dihasilkan oleh DHA. Saat menganalisis struktur otak, ilmuwan menemukan bahwa DHA merupakan bagian dari struktur membran neuron.

DHA berperan dalam bagian yang sangat besar pada materi abu-abu di otak (kecerdasan) dan di retina (penglihatan total mata). DHA membentuk kepekaan neuron, yang membantu menyampaikan informasi dengan cepat dan akurat. Asam lemak Omega-3 membantu pembentukan neuron dan transporter glukosa. Ini adalah nutrisi utama yang membantu otak berfungsi.

DHA juga penting untuk perkembangan fungsi mata dan sistem saraf yang sempurna. Penelitian pada hewan menemukan bahwa DHA banyak terkandung dalam sistem saraf, contohnya pada retina mata dan otak.

Anak usia dini yang kekurangan DHA akan memiliki indeks kecerdasan yang rendah. Sebuah studi di Amerika Serikat yang memantau anak dari bayi sampai usia 8-9 tahun menemukan bahwa bayi yang diberi ASI dan mendapatkan DHA yang cukup, secara statistik memiliki nilai 8,3 poin yang lebih tinggi daripada bayi yang diberi susu sapi dan tidak mendapatkan cukup DHA.

Apa itu EPA?

EPA adalah singkatan dari eicosapentaenoic acid, salah satu asam lemak Omega-3 yang juga disebut “pemurni darah”. Para ilmuwan telah menemukan bahwa efek utama EPA adalah membantu produksi prostaglandin dalam darah. Jenis prostaglandin ini mencegah penumpukan trombosit, yang mengurangi dan mencegah trombosis. Prostaglandin tersebut juga mengurangi kolesterol dan trigliserida dalam darah, serta mengurangi viskositas darah.

EPA juga mengurangi risiko aterosklerosis. Oleh karena itu, EPA memberikan efek positif dalam pencegahan dan pengobatan penyakit jantung aterosklerosis.

Pentingnya suplemen DHA dan EPA

Pemberian suplemen DHA untuk jangka panjang sangat bermanfaat untuk perkembangan bayi. Namun, kenyataannya adalah, anak-anak di banyak negara di dunia mendapatkan suplemen DHA harian dalam tingkat yang jauh lebih rendah dari angka yang dianjurkan.

Anjuran FAO, WHO (2010):

  • DHA untuk anak-anak usia 6—24 bulan: 10-12 mg/kg
  • Ibu hamil dan menyusui: 200 mg/hari

Anjuran terbaru untuk total jumlah DHA harian ANSES—French Food Safety Agency (2010):

  • Anak-anak usia 0-6 bulan: 0,32% dari total asam lemak
  • Anak-anak usia 6-12 bulan: 70 mg/hari
  • Anak-anak usia 1 sampai 3 tahun: 70 mg/hari
  • Anak-anak usia 3-9 tahun: 125 mg/hari
  • Ibu hamil dan menyusui: 250 mg/hari

Dari informasi ini, Anda mendapatkan gambaran dasar mengenai cara untuk merawat anak Anda dengan lebih baik.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Nutrisi yang Penting untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Daya tahan tubuh berperan sebagai pelindung anak agar terhindari dari penyakit. Kenali nutrisi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Beragam Manfaat Beta Glucan untuk Tumbuh Kembang si Kecil

Beta glucan memberikan manfaat untuk tumbuh kembang anak. Yuk sertakan nutrisi ini untuknya dan ketahui apa peran beta glucan untuk kesehatan anak.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Seberapa Penting Kebutuhan Karbohidrat untuk Balita Usia 2-5 Tahun?

Menjaga asupan nutrisi dan gizi anak agar tetap seimbang sangat penting demi pertumbuhannya. Berikut kebutuhan karbohidrat balita usia 2-5 tahun.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Panduan Seputar Kebutuhan Protein untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Memenuhi kebutuhan nutrisi balita sangat penting untuk tumbuh kembangnya, termasuk asupan protein. Berikut panduan seputar kebutuhan protein anak.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Direkomendasikan untuk Anda

susu formula whey protein untuk anak

Manfaat Protein Whey untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
agar bab lancar dan tidak keras

6 Tips Agar BAB Anak Lancar dan Tidak Keras

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
nutrisi untuk daya tahan tubuh anak

Peran dan Manfaat Nutrisi dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
vitamin pencernaan anak

Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020