Perlukah Khawatir Jika Anak Tidak Suka Makan Nasi?

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/01/2018
Bagikan sekarang

Nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia, sampai-sampai banyak orang yang beranggapan bahwa belum makan kalau tidak makan nasi. Makanan pertama yang biasa diberikan ke anak pun adalah nasi dalam bentuk bubur. Karena dari kecil sudah diberi nasi, tak heran jika sebagian besar dari kita suka makan nasi. Namun, beberapa anak ada juga yang tidak suka makan nasi, salah satunya mungkin anak Anda. Tapi, apakah Anda harus khawatir jika anak tidak suka makan nasi?

Nasi bukan hanya sumber karbohidrat

Makanan pokok biasanya adalah berupa sumber karbohidrat. Mengapa? Karena karbohidrat merupakan sumber energi utama yang diperlukan tubuh untuk melakukan aktivitas. Karbohidrat merupakan zat gizi yang paling mudah dibakar oleh tubuh untuk menghasilkan energi dibandingkan dengan nutrisi utama lain, yaitu protein dan lemak. Kebutuhan tubuh akan karbohidrat sendiri cukup besar, yaitu antara 45-65% dari total kalori yang dibutuhkan per hari.

Nah, salah satu sumber karbohidrat utama bagi kebanyakan masyarakat Indonesia adalah nasi. Hal ini didukung oleh sumber daya yang mudah ditemukan di tanah Indonesia adalah padi atau beras. Maka tak heran, jika konsumsi nasi oleh sebagian besar penduduk Indonesia sangat besar per harinya.

Selain sebagai sumber karbohidrat, nasi juga menyimpan nutrisi yang sangat banyak, seperti kalsium, zink, kalium, magnesium, dan vitamin B kompleks. Bagi anak-anak, nasi termasuk makanan yang mempunyai risiko alergi sangat rendah dan mudah untuk dicerna. Jadi, sebenarnya nasi merupakan makanan yang baik untuk anak.

Lalu, bagaimana jika anak tidak suka makan nasi?

Beberapa anak mungkin tidak suka makan nasi karena teksturnya, rasanya, bentuknya, atau hal lain yang membuat nasi tidak familiar di lidah mereka. Hal ini mungkin membuat Anda sebagai ibu bingung harus memberi makan anak apa. Selanjutnya, hal ini tentu membuat Anda khawatir mengenai gizi anak Anda.

Namun, sebenarnya Anda tidak perlu khawatir jika anak tidak suka makan nasi. Walaupun memang nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang utama, tapi nasi bukan merupakan satu-satunya sumber karbohidrat. Masih banyak sumber karbohidrat utama lain yang bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat anak Anda. Contohnya, roti, kentang, mie, pasta, dan lainnya. Tak hanya itu, gula, tepung, buah, dan sayuran juga bisa menjadi sumber karbohidrat, tapi bukan yang utama.

Berbagai jenis karbohidrat

Perlu Anda ketahui, karbohidrat dibagi dalam beberapa jenis, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Perbedaan pada kedua jenis karbohidrat tersebut terletak pada struktur kimianya dan seberapa cepat tubuh dapat mencernanya.

  • Karbohidrat kompleks. Jenis karbohidrat ini lebih lama dicerna tubuh dibandingkan karbohidrat kompleks. Biasanya makanan yang berserat merupakan sumber karbohidrat kompleks. Contohnya, kentang, jagung, oat, gandum, sereal, sayuran, serta buah.
  • Karbohidrat sederhana. Merupakan jenis karbohidrat yang paling mudah dicerna tubuh. Tak heran jika jenis karbohidrat ini bisa dengan cepat menaikkan gula darah. Positifnya, jenis karbohidrat ini dapat menyediakan energi bagi tubuh dengan cepat. Namun sayangnya, makanan yang merupakan sumber karbohidrat sederhana biasanya tidak banyak mengandung nutrisi atau bisa juga disebut nol gizi, serta bisa menyumbang kelebihan kalori dalam tubuh. Contoh makanan sumber karbohidrat sederhana adalah permen, gula, kue, sirup, serta makanan dan minuman manis lainnya.

Jadi, dengan memberikan alternatif sumber karbohidrat lain selain nasi, Anda tidak perlu khawatir anak Anda akan kekurangan karbohidrat. Namun, jangan lupa untuk selalu memperhatikan nilai gizi yang terkandung dalam setiap makanan. Pastikan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) untuk si buah hati Anda sudah tercukupi dengan baik.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Arinda Veratamala adalah ahli gizi lulusan program studi Ilmu Gizi dari Universitas Indonesia. Bakatnya di bidang penulisan mendorongnya untuk menelurkan ...

Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
kebutuhan zat besi bayi

Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

Bayi yang tadinya biasa menerima makanan dalam bentuk cair (ASI), harus belajar menerima makanan padat. Nah, makanan padat bayi sebaiknya yang seperti apa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
makanan padat untuk aanak

Bayi Baru Belajar Makan, Berapa Banyak Porsi yang Harus Diberikan?

Memberi makanan pertama bayi merupakan tantangan khusus bagi ibu. Salah-salah, asupan gizi bayi bisa kurang. Nah, berapa banyak sebaiknya bayi diberi makan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
makanan pertama bayi
READ MORE FROM Arinda Veratamala, S.Gz

Yang juga perlu Anda baca

Makan Nasi dengan Kentang dalam Satu Piring, Apa Efeknya Bagi Kesehatan?

Nasi dan kentang sama-sama tergolong sebagai makanan sumber karbohidrat. Meski lezat dan mengenyangkan, apakah makan nasi dengan kentang baik bagi tubuh?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 29/01/2020

Anak Cuma Mau Makan Pasta, Apakah Baik Bagi Kesehatannya?

Anak bisa memperoleh asupan energi dan kandungan nutrisi lainnya dengan makan seporsi pasta. Namun, apakah sehat bila anak hanya makan pasta setiap hari?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Si Kecil Ketagihan Makanan Pedas, Adakah Batas Amannya?

Tidak perlu aneh jika si kecil ketagihan makanan pedas sejak masih berusia belia. Tetapi, apakah ada batasan atau aturan ketika anak suka makanan pedas?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

3 Manfaat Chia Seed untuk Anak Plus Cara Mengolahnya

Banyak sekali manfaat chia seed untuk kebutuhan nutrisi anak Anda, mulai dari memenuhi kebutuhan nutrisi hingga vitamin. Bagaimana cara mengolahnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Arinda Veratamala adalah ahli gizi lulusan program studi Ilmu Gizi dari Universitas Indonesia. Bakatnya di bidang penulisan mendorongnya untuk menelurkan ...

Direkomendasikan untuk Anda

makan nasi merah setiap hari

Bolehkah Makan Nasi Merah Setiap Hari?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
makanan sahur untuk ibu hamil

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
nasi goreng saat sahur nasi goreng untuk sahur

Enak dan Mudah Dibuat, Bolehkah Makan Nasi Goreng Saat Sahur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020
resep makanan balita

Biar Makin Lahap, Ini Resep Makanan Balita Usia 2-5 Tahun yang Bisa Dicoba

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020