3 Pertanda Ketika Sistem Imun Anak Menurun

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Mendapati anak yang sakit bisa jadi merupakan peringatan untuk orang tua bahwa terdapat sesuatu yang salah dalam tubuhnya. Sebenarnya, tubuh memiliki sistem pertahanan yang dapat mencegah terjadinya sebuah penyakit. Namun, ketika fungsi sistem imun menurun, dampaknya akan segera dirasakan. Untuk itu, penting untuk mengetahui tanda atau ciri-ciri ketika sistem imun sedang tidak dalam kondisi normal, terutama pada anak.

Apa saja gejala atau tanda ketika sistem imun anak menurun?

Ketika sistem imun bekerja normal dan sebagaimana mestinya, kesehatan anak biasanya sudah terjamin. Namun, terkadang sistem pertahanan tubuh ini mengalami masalah.

Setidaknya terdapat 80 jenis penyakit yang disebabkan oleh masalah pada sistem imun manusia. Untuk mengetahui penyebab pasti, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Untuk mengenali penurunan sistem imun pada anak, berikut beberapa tanda atau ciri yang dapat menjadi bahan pertimbangan Anda.

Sering sakit atau infeksi yang berulang

sistem imun menurun

Ciri pertama ketika sistem imun menurun adalah anak sering sakit atau mengalami infeksi yang berulang. Apabila si kecil memerlukan antibiotik lebih dari empat kali dalam setahun, berarti tubuhnya tidak mampu melawan serang bakteri atau virus.

Contoh penyakit yang sering dialami anak secara berulang atau yang sering menyerang anak, yaitu seperti pilek, demam, dan flu.

Cepat merasa lelah atau capek

sistem imun menurun

Ketika si kecil terlihat selalu kelelahan atau lemas seperti sedang flu, hal tersebut dapat menjadi pertanda bahwa terjadi sesuatu dalam sistem pertahanan tubuh.

Ketika sistem imun bermasalah, tingkat energi juga ikut terganggu. Rasa lelah terjadi akibat tubuh mencoba menyisakan energi agar sistem imun tetap bekerja melawan bakteri.

Mengalami masalah pencernaan

sistem imun menurun

Jika anak mengalami masalah pencernaan seperti sering diare, buang gas, atau sembelit, tandanya sistem kekebalan tubuh terganggu.

Hampir 70% sistem imun terdapat dalam saluran pencernaan. Bakteri sehat dan mikroorganisme yang hidup di dalamnya melindungi usus dari infeksi dan mendukung sistem imun.

Ketika jumlah bakteri baik ini menurun, anak pun akan rentan terserang virus, peradangan kronis, dan bahkan gangguan autoimun.

Lalu bagaimana cara mengembalikan sistem imun anak agar kembali normal?

Orang tua pasti khawatir ketika mendapati anak mengalami beberapa gejala di atas yang menunjukkan terjadi masalah pada sistem imun.

Untuk membantu kekebalan tubuh kembali bekerja dan melindungi sang buah hati, perubahan gaya hidup dan kebiasaan dapat secara alami mengatasinya.

  • Mengonsumsi makanan seimbang, seperti protein, sayur, dan buah
  • Mendapat durasi tidur yang cukup
  • Ajak atau dorong anak untuk bergerak aktif dan berolahraga
  • Lakukan vaksinasi sesuai anjuran dokter
  • Menjaga berat badannya agar tetap ideal

Selain asupan nutrisi dari makanan sehari-hari, Anda dapat memberikan tambahan suplemen yang tentunya bermanfaat bagi sistem imun anak. Contohnya adalah susu formula yang dilengkapi kandungan prebiotik, beta-glucan, dan PDX/GOS.

Semua kandungan tersebut dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus agar sistem imun tetap bekerja aktif melawan bakteri dan virus penyebab penyakit.

Sistem imun atau kekebalan tubuh merupakan benteng pertahanan utama dalam tubuh anak untuk melawan berbagai jenis serangan penyakit. Ketika sistem imun menurun, anak jadi rentan sakit.

Oleh karena itu, kenali tanda atau ciri-ciri ketika terjadi masalah dengan sistem imun anak sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kelebihan Formula PDX GOS dan Betaglucan dalam Memperkuat Imun Anak

Susu formula dengan kandungan PDX, GOS, dan Betaglucan memiliki keunggulan untuk sistem imun anak. Benarkah demikian? Bagaimana cara kerjanya?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak 05/05/2020 . 5 menit baca

Peran dan Manfaat Nutrisi dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Salah satu manfaat dari nutrisi adalah untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Jika asupannya tidak mencukupi, berbagai gangguan kesehatan dapat terjadi.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak 04/05/2020 . 4 menit baca

Encephalocele

Encephalocele atau ensefalokel adalah cacat lahir pada bayi. Cari tahu mengenai definisi, gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 28/04/2020 . 1 menit baca

Bu, Ini Tips Peralihan dari ASI ke Susu Formula

Ada beberapa tips peralihan susu ASI ke susu formula yang bisa dilakukan para ibu. Termasuk pemilihan susu formula yang tepat untuk kebutuhan si kecil.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 27/04/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

protein soya

Kenali Perbedaan Protein Soya dan Isolat Protein Soya Serta Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 5 menit baca

Cara Memilih Susu Soya yang Tepat untuk Kebutuhan Anak

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020 . 6 menit baca
memilih hewan untuk anak

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020 . 6 menit baca
Ibu memakaikan masker agar imunisasi saat pandemi corona aman

Aturan Pakai Masker Wajah untuk Anak dan Tips Membuat Mereka Terbiasa

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020 . 6 menit baca