Tahap Pertumbuhan Gigi: Dari Bayi Sampai Usia Anak-Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 08/01/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda bahwa gigi bayi sebenarnya sudah tumbuh sejak dalam kandungan? Hanya giginya belum muncul saja. Oleh karena itu, kebutuhan kalsium ibu hamil meningkat guna menunjang pertumbuhan gigi dan tulang bayi dalam kandungan. Ya, gigi mengandung banyak sekali unsur kalsium, hampir seluruhnya. Kemudian, saat bayi sudah memasuki usia beberapa bulan setelah lahir, gigi bayi akan muncul. Untuk mengetahui pertumbuhan gigi dari bayi sampai anak, simak ulasan berikut ini.

Jenis-jenis gigi

Sebelum mengetahui tahap-tahap pertumbuhan gigi bayi, ada baiknya Anda mengenali jenis-jenis gigi.

  • Gigi seri, yaitu gigi depan pada rahang atas dan bawah. Biasanya gigi seri atas dan bawah muncul dalam waktu yang sama. Gigi ini berfungsi untuk menggigit makanan.
  • Gigi taring, yaitu gigi yang ujungnya lancip dan berada mengapit gigi seri di rahang atas dan bawah. Gigi taring berfungsi untuk memotong makanan.
  • Gigi geraham depan, gigi ini berfungsi untuk menghancurkan makanan.
  • Gigi geraham belakang, gigi ini juga berfungsi untuk menghancurkan makanan dan memiliki ukuran yang lebih besar daripada gigi geraham depan.

BACA JUGA: Menyusui Ternyata Bermanfaat Bagi Kesehatan Gigi Anak

Pertumbuhan gigi bayi

Gigi bayi muncul pada usia yang bervariasi antar bayi. Ada bayi yang giginya sudah muncul pada usia dini dan ada juga bayi yang mengalami pertumbuhan gigi lebih telat. Walaupun berbeda-beda, pertumbuhan gigi bayi pada umumnya berlangsung di usia yang hampir sama.

Berikut ini tahap-tahap pertumbuhan gigi saat bayi.

Usia 5 bulan

Sebagian besar bayi mulai tumbuh gigi pada usia ini. Namun, beberapa bayi mungkin mulai tumbuh gigi pada usia lebih dini, yaitu 4 bulan, atau beberapa juga memiliki pertumbuhan gigi yang lebih lambat, pada usia 6 atau 7 bulan. Pada saat ini, gigi bayi baru mulai muncul, gusi bayi Anda mungkin akan membengkak dan kemerahan.

Usia 6 bulan

Pada usia 6 bulan atau sekitar 5-7 bulan, gigi pertama bayi sudah mulai muncul. Biasanya gigi pertama yang muncul ada dua gigi seri depan pada rahang bawah. Kedua gigi ini dapat muncul bersama-sama. Pada saat gigi bayi sudah muncul, Anda sudah bisa membersihkan gigi bayi dengan cara menyekanya dengan kain bersih setelah bayi menyusu.

Usia 7 bulan

Selanjutnya pada usia 7 bulan, dua gigi seri depan pada rahang atas muncul. Sebagian besar bayi mungkin mengalami pertumbuhan gigi ini sekitar usia 6-8 bulan. Pada usia ini juga bayi sudah bisa diberi makan makanan padat.

Usia 9-16 bulan

Gigi selanjutnya yang akan muncul adalah gigi di sebelah gigi seri depan bagian atas, kemudian gigi di samping gigi seri bawah menyusul. Biasanya gigi muncul berpasang-pasangan atas dan bawah, dua di sebelah kanan dan dua di sebelah kiri.

Pertumbuhan gigi anak

Usia 14 bulan

Pada usia ini, gigi geraham pertama mulai muncul pada bagian rahang bawah dan rahang atas pada waktu yang sama. Namun, beberapa bayi sudah mempunyai gigi geraham pada usia 12 bulan dan ada juga yang baru muncul pada usia 15 bulan.

BACA JUGA: Perhatikan, Ini 10 Tanda Gigi Bayi Anda Mau Tumbuh

Usia 18 bulan

Gigi taring mulai muncul pada usia ini, baik gigi taring atas maupun gigi taring bawah. Munculnya gigi taring mungkin bervariasi antar anak, dari mulai usia 16 bulan sampai 22 bulan.

Usia 24 bulan

Di usianya yang ke-24 bulan, gigi geraham kedua pada bagian belakang di rahang bawah sudah mulai muncul. Kemudian menyusul gigi geraham kedua pada rahang atas mulai muncul pada usia 26 bulan. Pertumbuhan gigi ini bervariasi, ada yang lebih lambat atau lebih cepat, antara usia 20-33 bulan.

2-3 tahun

Pada usia dua sampai tiga tahun, anak sudah mempunyai gigi lengkap berjumlah 20 gigi, masing-masing 10 gigi di rahang atas dan rahang bawah. Gigi ini dikenal sebagai gigi susu atau gigi bayi. Susunan gigi susu lengkap ini akan bertahan sampai usia anak sekitar 6 atau 7 tahun.

4 tahun

Pada usia 4 tahun, rahang dan tulang wajah anak akan mulai tumbuh, sehingga memberi ruang antara gigi susu. Ruang ini memberi kesempatan gigi dewasa atau gigi tetap yang lebih besar untuk tumbuh. Gigi anak biasanya mulai tanggal pada usia 6 atau 7 tahun, lalu digantikan oleh gigi tetap. Pada usia 6-12 tahun, biasanya anak memiliki gigi susu dan juga gigi tetap dalam mulutnya.

Saat anak mulai mempunyai gigi tetap, ajarkan anak untuk menyikat giginya secara rutin dua kali sehari. Hal ini bertujuan agar anak selalu menjaga kebersihan giginya, sehingga terhindar dari kerusakan gigi. Ingat, gigi tetap tidak akan tergantikan lagi seumur hidup.

Anak saya kok belum tumbuh gigi?

Anda tidak perlu khawatir jika pertumbuhan gigi anak Anda berjalan tidak sama dengan anak lainnya, hal ini normal. Yang perlu Anda ingat adalah bahwa sekitar 4 gigi anak akan muncul setiap 6 bulan usia anak Anda. Biasanya juga, pertumbuhan gigi lebih cepat terjadi pada anak perempuan dibandingkan dengan anak laki-laki.

Anda mungkin perlu khawatir jika gigi anak Anda tidak menunjukkan tanda-tanda akan muncul pada usia anak 1 tahun. Saat anak Anda mengalami hal ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter gigi. Walaupun, beberapa anak mungkin mengalami keterlambatan pertumbuhan gigi dan masih bisa mengejar keterlambatannya tanpa masalah.

BACA JUGA: 3 Cara Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

    Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak
    Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

    Kemarahakn yang muncul dari anak tanpa diketahui alasannya kerap membuat Anda jengah. Begini cara menghadapi ledakan amarah anak dengan baik.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Parenting, Tips Parenting 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

    Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

    Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

    Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    mengatasi ruam popok bayi

    Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
    penyebab vagina bau

    Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit