5 Hal yang Orangtua Harus Tahu Jika Memiliki Anak Albino

5 Hal yang Orangtua Harus Tahu Jika Memiliki Anak Albino

Bu, jangan kaget ketika melihat anak memiliki kulit dan rambut berwarna pucat atau terang. Di dunia medis, kondisi ini disebut dengan albinisme atau lebih familiar dikenal albino. Sebenarnya apa penyebab anak albino? Apakah perawatannya sama seperti anak pada umumnya?

Apa yang dimaksud anak albino?

komplikasi albinisme albino

Anak albino artinya seorang anak yang lahir dengan memiliki warna rambut, kulit, dan mata lebih terang serta pucat dari warna kulit ras asalnya.

Kondisi ini bukan suatu penyakit melainkan kelainan genetik atau bawaan yang mungkin tidak asing ditemui.

Warna kulit yang pucat tersebut disebabkan oleh kurangnya produksi melanin atau pigmen yang memberi warna kulit, mata, dan rambut.

Selain itu, melanin juga berperan dalam perkembangan saraf optik, sehingga anak albino memiliki potensi masalah pada penglihatan.

Kendati begitu, tidak ada obat untuk anak albino, tapi Anda bisa mengambil sejumlah langkah atau cara untuk melindungi kulit dan mata si Kecil sehingga tetap sehat.

Penyebab anak albino

Telah dijelaskan sebelumnya, bahwa albinisme merupakan suatu kelainan genetik atau keturunan.

Beberapa gen memberikan instruksi untuk membuat salah satu dari beberapa protein yang terlibat dalam produksi melanin.

Melanin diproduksi oleh sel yang disebut melanosit, yang ditemukan di kulit, rambut, dan mata.

Mengutip Mayo Clinic, mutasi gen tersebut menjadi penyebab anak albino tidak memiliki melanin sama sekali atau jumlah melanin yang berkurang secara signifikan.

Sementara itu, albinisme memiliki jenis yang berbeda-beda tergantung pada gen yang berpengaruh dan diwariskan.

Ciri-ciri anak albino

komplikasi mata albino albinisme

Ciri bayi albino biasanya sudah tampak sejak ia baru lahir. Bahkan sudah bisa dideteksi sejak masih dalam kandungan dengan cara menganalisis DNA dari plasenta ibu hamil.

Adapun ciri-ciri albino pada anak yang perlu Anda ketahui berikut ini.

1. Kulit

Ini adalah ciri anak albino yang paling mudah terlihat. Seorang albinisme identik dengan warna kulit yang pucat dan berwarna terang.

Selain memiliki warna yang khas, kulit albinisme juga sangat peka terhadap sinar matahari. Ketika terpapar, maka kulitnya akan timbul bintik-bintik, tahi lalat berwarna merah muda, atau bahkan kulit menjadi terbakar.

2. Mata

Umumnya, bayi albino yang baru lahir memiliki warna mata biru atau coklat. Kondisi ini dipengaruhi oleh kurangnya melanin atau pigmen sehingga membuat warna tampak terang.

Akibatnya, mata tidak mampu menghalangi cahaya matahari dengan baik. Maka tak heran, jika anak albino memiliki masalah dengan penglihatan.

Anda bisa mengamati ciri mata albinisme pada anak yang sering bergerak-gerak sendiri, baik ke arah yang sama atau ke arah yang berlawanan.

Pergerakan mata yang tidak terkendali ini disebut sebagai nistagmus.

Bukan hanya itu, terdapat permasalahan atau gangguan penglihatan yang mungkin dialami oleh anak albino, seperti rabun jauh, strabusmus, atau fotopobia.

3. Rambut

Ciri lain anak albino, yakni memiliki rambut atau bulu berwarna terang, seperti kuning, coklat, kemerahan, atau bahkan warna putih.

Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, warna rambutnya yang terang akan berubah jadi lebih gelap dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia.

Bagaimana perwatan untuk anak albino?

Tidak ada obat untuk anak albino, karena kondisi ini terjadi akibat mutasi gen. Namun, perawatan diperlukan untuk melindungi kulit dan mata dari paparan sinar matahari secara langsung.

Berikut ini terdapat beberapa perawatan albinisme yang perlu Anda perhatikan.

  • Menutupi seluruh tubuh dengan memakai pakaian saat terkena sinar matahari.
  • Menggunakan tabir surya atau sunblock dengan faktor pelindungan matahari (SPV) yang tinggi.
  • Memakai kacamata hitam (pelindung UV) untuk membantu mengurangi sensitivitas pada cahaya.

Fakta anak albino

komplikasi albino albinisme

Tak jarang, anak albino mengalami diskriminasi dan dikucilkan karena kondisi fisiknya yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya.

Sebelum memiliki anggapan negatif, simak beberapa fakta anak alibo di bawah ini.

1. Bisa juga tumbuh dengan sehat

Albinisme bukanlah penyakit kronis atau penyakit akut lain yang menyerang anak-anak.

Anak dengan albinisme akan memiliki tubuh yang stabil, penyakit genetik ini tak akan membuat tubuhnya lebih sakit di kemudian hari.

Tentunya, Anda bisa melihat anak Anda tumbuh dengan sehat. Apalagi jika didukung dengan asupan zat gizi yang baik setiap harinya.

Oleh karena itu, Anda tak perlu cemas atau berpikir negatif dulu. Bila Anda ragu atau takut dengan kesehatan si Kecil, Anda dapat berkonsultasi pada dokter spesialis anak.

2. Peka terhadap sinar matahari

Hal yang perlu Anda ingat ketika memiliki anak dengan albinisme adalah mereka tak bisa terkena paparan sinar matahari.

Hal itu dikarenakan, anak albino tak memiliki melanin, sehingga rentan terbakar sinar matahari bahkan mengalami kanker kulit akibat terpapar sinar UV dari matahari.

Jadi, lindungi anak Anda dengan memakaikannya baju panjang, topi, dan tabir surya ketika mereka melakukan kegiatan di luar ruangan.

3. Berisiko mengalami gangguan penglihatan

Albinisme membuat si Kecil mengalami gangguan penglihatan, sehingga mereka membutuhkan bantuan kacamata atau lensa untuk membuat penglihatan mereka lebih baik.

Dalam kasus lainnya, anak albino juga lebih sensitif terhadap cahaya, sehingga mereka membutuhkan kacamata untuk menghalangi sinar langsung masuk mengenai retina.

4. Dapat berprestasi seperti anak normal lainnya

Mungkin awalnya Anda ragu dan cemas dengan masa depan si Kecil kelak. Namun sebenarnya, hal ini tak perlu Anda khawatirkan, sebab albinisme tak memengaruhi kemampuan belajar mereka.

Faktanya, banyak orangtua yang telah berhasil membesarkan anak dengan albinisme. Jadi, jangan cemas dengan masa depan si Kecil selama Anda mendidik dan mengajarkannya dengan baik.

5. Membutuhkan dukungan agar lebih kuat

Ketika memasuki usia sekolah, si Kecil mungkin akan mulai merasa tidak percaya diri dan minder, karena mereka merasa tidak sama dengan teman-teman lainnya.

Untuk itu, Anda harus memberikan pemahaman yang baik bahwa dirinya memang memiliki perbedaan, tetapi hal tersebut tidak akan menghambatnya untuk mencapai impian mereka.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Albinism. (2021, November 8). Genetic and Rare Diseases Information Center. Retrieved 6 December 2022, from https://rarediseases.info.nih.gov/diseases/5768/albinism

Albinism. (n.d.). Nemours KidsHealth – the Web’s most visited site about children’s health. Retrieved 6 December 2022, from https://kidshealth.org/en/teens/albinism.html#:

Albinism – Symptoms and causes. (2018, April 7). Mayo Clinic. Retrieved 6 December 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/albinism/symptoms-causes/syc-20369184

Albinism: Types, symptoms and causes. (n.d.). Cleveland Clinic. Retrieved 6 December 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21747-albinism

Information bulletin – What is albinism? (2022, April 25). National Organization for Albinism and Hypopigmentation – Where people with albinism and their families can find acceptance, support and fellowship. Retrieved 6 December 2022, from https://www.albinism.org/information-bulletin-what-is-albinism/

Albinism. (n.d.). Mount Sinai Health System. Retrieved 6 December 2022, from https://www.mountsinai.org/health-library/diseases-conditions/albinism#

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Adhenda Madarina Diperbarui 3 days ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita