Pilihan Obat Biduran untuk Anak yang Aman

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bila tiba-tiba anak Anda mengalami timbul ruam merah di kulit dan terasa gatal, kemungkinan kondisi itu adalah biduran. Jika sudah seperti ini, Anda mungkin bingung harus melakukan apa, sementara anak Anda terus rewel dan mengeluhkan gatal-gatal di kulitnya. Kemudian, bagaimana cara mengatasinya dan apa saja obat biduran yang aman untuk anak?

Kenali gejala dan penyebab biduran pada anak

Biduran merupakan kondisi timbulnya ruam pada kulit yang memerah, gatal, dan bengkak secara tiba-tiba. Ruam ini bisa muncul di seluruh tubuh atau hanya di bagian kulit tertentu.

Biduran pada anak sama saja dengan yang terjadi pada orang dewasa. Penyebab biduran kerap terjadi karena reaksi alergi dari makanan, obat-obatan, wewangian, sabun atau pelembab, bulu hewan peliharaan, dan gigitan serangga.

Beberapa makanan dan obat-obatan yang mungkin menjadi penyebab biduran, seperti kacang, telur, kerang, penicillin, sulfa, obat antikonvulsan, phenobarbital, dan aspirin. Penyebab lainnya, seperti terjadinya infeksi, penyakit, stres, tekanan fisik, perubahan cuaca yang ekstrim, olahraga, dan luka atau goresan.

Pada dasarnya, biduran tidak menular. Justru, kondisi kulit ini bisa menghilang secara cepat sebagaimana kemunculannya. Adam Friedman, Profesor Dermatology dari George Washington School of Medicine and Health Sciences di Washington DC, US, mengatakan biduran bisa menghilang dalam 24 jam untuk satu kejadian.

Obat Biduran untuk Anak yang Dapat Diberikan

Bila anak Anda biduran, segera periksa apakah ada hal-hal yang mengkhawatirkan bersamaan dengan kemunculan ruam merah tersebut. Jika gejala lain ikut muncul, seperti sulit bernapas, pusing dan pingsan, mual dan muntah, sakit perut, diare, detak jantung yang cepat, tenggorokan sesak, atau suara serak, segera bawa anak Anda ke rumah sakit.

Bila tidak segera ditangani, kadang reaksi alergi tersebut dapat menjadi berlebihan dan tidak terkontrol, sehingga menyebabkan kondisi yang disebut syok anafilaksis yang mana dapat menyebabkan kematian. Sesampainya di rumah sakit, biasanya dokter akan memberikan suntik epinefrin untuk meringankan gejalanya.

Selain penanganan darurat di atas, obat lain yang biasa diberikan oleh dokter anak untuk mengatasi biduran, seperti:

Antihistamin

Ketika anak Anda biduran karena reaksi alergi, tubuhnya melepaskan zat kimia bernama histamin yang menyebabkan munculnya gatal-gatal. Untuk mengatasi hal ini, antihistamin biasanya akan diberikan untuk menghentikan produksi histamin tersebut. Adapun dosis pemberiannya akan disesuaikan dengan usia dan kondisi alergi anak Anda.

Beberapa contoh obat antihistamin, yaitu:

Losion calamine

Untuk mengatasi sakit, gatal, dan rasa tidak nyaman akibat ruam pada kulit, dokter biasanya juga akan memberikan losion calamine. Losion ini dipakai dengan mengusapkannya pada kulit yang kemerahan.

Krim Hydrocortisone

Selain losion tersebut, dokter juga biasanya akan meresepkan obat krim topical 1% hydrocortisone untuk mengatasi biduran pada anak Anda. Krim ini berfungsi untuk mengurangi bengkak, gatal, dan kemerahan akibat biduran tadi. Usapkan krim ini pada ruam Anda sesuai petunjuk dari dokter.

Obat biduran untuk anak di rumah

Tidak selamanya biduran pada anak harus ditangani ke rumah sakit. Bila tidak menunjukkan gejala yang parah, biduran pada anak bisa ditangani di rumah. Pada dasarnya, biduran yang tidak parah bisa hilang dengan sendirinya.

Penanganan biduran di rumah dilakukan dengan mengurangi efek dari ruam yang terjadi, seperti rasa gatal yang sangat menyiksa. Beberapa hal bisa dilakukan di rumah untuk mengurangi rasa gatal tersebut.

  • Kompres bagian yang kulit yang gatal dengan air dingin.
  • Berendam di bak mandi yang berisi air hangat (tidak panas dan tidak dingin) selama kurang lebih 1 menit. Bila perlu tambahkan oatmeal ke dalam air untuk mengurangi rasa gatal.
  • Setelah mandi, gunakan pelembap pada kulit anak.
  • Ganti baju anak Anda dengan yang longgar.
  • Sesuaikan suhu di rumah Anda, tidak terlalu dingin dan tidak panas. Pada beberapa kasus biduran, suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa memperparah rasa gatal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Penyebab Jerawat Terasa Gatal dan Tidak Nyaman

Banyak orang yang mengira bahwa penyebab jerawat terasa gatal adalah proses dari penyembuhan. Namun, ternyata ada faktor lain yang menyebabkan hal ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Kecantikan 24 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Tanda yang Muncul di Kulit Jika Anda Tidak Cocok Dengan Produk Skincare Baru

Kulit Anda dapat menunjukkan tanda-tanda khusus saat skin care yang selama ini dipakai ternyata tidak cocok. Jangan abaikan tanda yang muncul!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Kecantikan 12 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Mudah Mencegah Gatal Karena Makanan

Kulit gatal bisa disebabkan oleh makanan. Nah, untuk mencegah kambuhnya kulit gatal karena makanan, ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Telapak Tangan Sering Gatal dan Panas? Mungkin 6 Ini Penyebabnya

Telapak tangan yang gatal biasanya disertai sensasi panas. Apa saja penyebabnya? Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Penyebab dan pemicu penyakit psoriasis

Penyebab Psoriasis dan Faktor-Faktor Risiko yang Perlu Dihindari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
masalah kulit pada bayi

Ibu, Ini 9 Penyakit Kulit yang Paling Umum Dialami Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 1 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Salep untuk cacar air

Salep Apa yang Baik untuk Mengatasi Gatal Cacar Air?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit