12 Gejala Umum Malaria Pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orangtua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sampai saat ini, malaria masih menjadi salah satu penyakit infeksi yang paling dikhawatirkan di Indonesia. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa terkena infeksi ini. Itu sebabnya penting bagi Anda mengetahui gejala malaria baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Mencatut CNN Indonesia, laporan Kemenkes tahun 2017 menyatakan bahwa dari total 262 juta penduduk Indonesia, sebanyak 4,9 juta atau dua persennya tinggal di daerah sangat rawan penyebaran malaria, seperti Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan sebagian Kalimantan. Selama tahun 2017 pula tercatat ada 261.617 kasus malaria yang menewaskan setidaknya 100 orang di Indonesia.

Meski angka kejadian malaria tidak sebesar demam berdarah dengue (DBD), tapi risikonya tidak bisa disepelekan. Malaria bisa mengancam nyawa, terlebih pada anak-anak. Maka dari itu tiap orangtua harus waspadai gejala malaria sedini mungkin.

Bagaimana malaria ditularkan?

mitos tentang malaria

Sebelum mengetahui lebih jauh bagaimana gejala malaria yang muncul pada anak, penting untuk mengetahui bagaimana penyakit ini ditularkan.

Malaria adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit Plasmodium. Parasit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang telah terinfeksi. Ketika Anda tergigit nyamuk Anopheles betina, parasit akan masuk ke dalam aliran darah dan berkembang biak di hati (liver).

Jika nyamuk menghisap darah dari orang yang sudah terinfeksi lebih dulu, maka secara otomatis parasit ini akan masuk ke dalam nyamuk tersebut. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia yang sehat, manusia tersebut akan tertular parasitnya.

Namun, malaria juga bisa ditularkan melalui transfusi darah dan dari ibu ke janin atau yang disebut dengan malaria kongenital. Infeksi ini sangat umum terjadi pada daerah yang beriklim tropis.

Berbagai gejala malaria pada anak

demam anak berkepanjangan

Gejala malaria pada anak biasanya muncul tergantung dari jenis parasit yang ditularkan. Anda perlu waspada jika buah hati Anda menunjukkan berbagai gejala seperti:

  • Nafsu makan menurun drastis.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Mudah rewel.
  • Rasa sakit dan nyeri di seluruh tubuh terutama punggung dan perut.
  • Limpa yang membesar.
  • Kejang atau hilang kesadaran ketika malaria sudah menjangkit otak.
  • Anak mengalami kesulitan untuk tidur.
  • Demam, bisa terus menerus atau muncul dan hilang secara bergantian.
  • Demam bisa terus meningkat dalam 1 hingga 2 hari dan bisa mencapai 40,6 derajat celcius.
  • Badan menggigil tetapi berkeringat.
  • Laju napas lebih cepat dari biasanya.

Dalam beberapa kasus bahkan anak bisa mengalami hipotermia, bukan lagi demam. Artinya, anak memiliki suhu tubuh yang jauh lebih rendah dari biasanya. Umumnya, gejala ini muncul pada anak usia dibawah lima tahun yang terjangkit malaria.

Malaria adalah penyakit yang serius dan terbukti bisa berakibat fatal terutama bagi anak bayi dan balita. Oleh karena itu, segera konsultasikan ke dokter saat Anda melihat berbagai gejala malaria pada anak. Apalagi jika Anda sedang berada di daerah yang endemis malaria.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Setelah Digigit Nyamuk, 5 Reaksi Ini yang Akan Muncul. Anda yang Mana?

Bagi sebagian orang,akibat gigitan nyamuk bisa menimbulkan alergi hingga syok anafilaktik.Yuk kenali reaksi tubuh Anda saat digigit nyamuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 10 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala Demam Berdarah Saat Hamil Sekaligus Pengobatan dan Pencegahannya

Demam berdarah saat hamil tak hanya membahayakan ibu tetapi juga janin di dalam kandungan. Berikut berbagai gejala, cara mengobati, dan pencegahannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Penyakit Musiman, Health Centers 24 Mei 2018 . Waktu baca 5 menit

Tanda dan Gejala Penyakit Malaria yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Malaria bukanlah penyakit sepele, Anda harus tahu berbagai gejalanya jika tidak ingin penyakit ini berkembang parah. Yuk, cari tahu gejala malaria disini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Dokter Mengobati Malaria Sampai Tuntas?

Pengobatan malaria sangat penting untuk menyelamatkan nyawa pasien. Namun, tahukah Anda sebenarnya seperti apa penanganan penyakit ini? Pelajari di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 April 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nyamuk menularkan hiv

Bisakah HIV Menular Melalui Gigitan Nyamuk?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
nyamuk menularkan hiv

7 Hal yang Bikin Seseorang Lebih Sering Digigit Nyamuk

Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 7 November 2018 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk

4 Langkah Tepat Menghilangkan Bentol Merah Bekas Gigitan Nyamuk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit
gatal gigitan nyamuk

8 Bahan Alami yang Manjur Redakan Gatal Akibat Gigitan Nyamuk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 18 Agustus 2018 . Waktu baca 6 menit