Berapa Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-12 Tahun?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Selepas balita, pertumbuhan anak masih terus berjalan sampai dewasa. Usia 6-12 tahun merupakan usia anak sekolah, di mana waktu anak akan banyak dihabiskan di sekolah dibandingkan di rumah. Namun, ini bukan menjadi alasan untuk tidak mengawasi status gizi anak. Anak harus tetap diberikan nutrisi yang baik untuk mendukung pertumbuhan berat dan tinggi badan ideal anak. Lalu, apakah berat dan tinggi badan anak Anda sudah normal? Berapa berat dan tinggi badan ideal anak? 

Berat dan tinggi anak berbeda-beda

Sebelum Anda mengetahui berat dan tinggi badan ideal anak-anak, Anda perlu memahami bahwa tiap anak memiliki laju pertumbuhan yang berbeda-beda. Ada anak yang mungkin memiliki pertumbuhan cepat dan ada juga yang lebih lambat. Umumnya, pertumbuhan anak usia 6-12 tahun berjalan stabil, tidak secepat pada masa bayi dan masa remaja.

Dengan begitu, pertambahan berat dan tinggi badan anak pada saat ini berjalan perlahan. Rata-rata, berat badan anak akan bertambah sebesar 3-3,5 kilogram (kg) per tahun dan tinggi badan anak bertambah sekitar 6 sentimeter (cm) per tahun pada usia ini.

Banyak faktor yang memengaruhi pertumbuhan anak, sehingga pertumbuhan anak pasti berbeda-beda. Beberapa faktor yang memengaruhinya yaitu faktor nutrisi (kebiasaan makan), penyakit, hormon, dan faktor keturunan dari orangtuanya.

Tak ketinggalan, faktor di masa lalu seperti nutrisi yang diberikan saat bayi, berat lahir, dan panjang lahir juga memengaruhi status gizi anak saat ini, terutama tinggi badannya. Ini karena tinggi badan diperoleh dari akumulasi  tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan, berat badan lebih bersifat dinamis atau bisa berubah-ubah dalam jangka waktu yang singkat.

Lalu bagaimana dengan berat dan tinggi badan ideal pada usia 6-12 tahun?

Berapa berat dan tinggi ideal anak usia 6-12 tahun?

Perlu diketahui, berat dan tinggi badan ideal antara anak laki-laki dan perempuan berbeda. Menurut CDC (setara dengan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Amerika Serikat), berat dan tinggi ideal anak laki-laki dan perempuan usia 6-12 tahun adalah sebagai berikut.

Berat dan tinggi badan ideal anak usia 6 tahun

Pada usia 6 tahun, anak Anda seharusnya telah memiliki berat badan kisaran 20 kg dengan tinggi 115 cm. Sebaiknya, Anda selalu memonitor perkembangan tinggi dan berat badan anak Anda, dengan tujuan Anda bisa mengetahui apakah anak Anda sudah miliki berat dan tinggi badan anak seusianya.

Agar laju pertumbuhan anak Anda tetap stabil, pastikan bahwa Anda memberikan asupan gizi yang baik, serta ajak anak untuk rajin berolahraga.

Jika anak Anda berada pada persentil ke-75 untuk berat badan, hal ini menandakan bahwa 75% anak seumurannya memiliki berat badan yang sama atau bahkan kurang dari berat badan anak Anda. Sementara itu, 25% lainnya memiliki berat badan yang lebih besar.

Untuk pengukuran berat dan tinggi ideal anak menggunakan kalkulator BMI, pastikan anak Anda berada pada kisaran angka 14-17  jika Anda ingin anak Anda memiliki berat dan tinggi badan yang ideal.

Berat dan tinggi badan ideal anak usia 7-9 tahun

Sementara itu, saat memasuki usia 7 tahun, berat dan tinggi ideal anak pun meningkat. Di usia ini, berat badan ideal anak Anda adalah 23 kg, baik anak perempuan maupun anak laki-laki. Sementara itu, tinggi badan anak Anda seharusnya sudah berada pada ketinggian 122 cm.

Memasuki usia 8 tahun, berat dan tinggi anak perempuan dan laki-laki sama, yaitu pada angka 26 kg, dan tinggi badan 128 cm. Sementara itu, pada usia 9 tahun, berat badan normal anak perempuan dan laki-laki berada pada angka 29 kg dengan masing-masing tinggi badan 133 dan 134 cm.

Hanya saja, anak perempuan di usia 9 tahun memiliki rata-rata massa tubuh pada kisaran 21-45 kg. Sementara anak laki-laki memiliki kisaran berat badan 23-43 kg. Artinya, mungkin saja anak Anda tidak memiliki tinggi dan berat badan ideal, tapi termasuk ke dalam tinggi dan berat badan rata-rata.

Tidak semua anak yang memasuki usia 7-9 tahun akan memiliki berat dan tinggi badan yang ideal. Meski begitu, hal ini tidak menandakan anak Anda memiliki status gizi yang buruk.

Berat dan tinggi badan ideal anak usia 10-12 tahun

Sementara itu, pada usia 10-12 tahun, berat dan tinggi badan ideal anak perempuan cenderung lebih besar dibanding anak laki-laki. Sebagai contoh, pada usia 10 tahun, berat badan ideal anak perempuan adalah 33 kg, sementara berat badan ideal anak laki-laki adalah 32 kg. Sementara itu, tinggi badan ideal anak perempuan di usia 12 tahun adalah 152 cm, sedangkan anak laki-laki berada pada angka 149 cm.

Hal ini disebabkan, pada usia ini, sebagian anak-anak memasuki masa puber, sehingga anak perempuan cenderung lebih berat dibanding anak laki-laki. Angka BMI untuk anak laki-laki berusia 10 tahun berkisar pada angka 14-20. Sementara itu, anak perempuan pada usia yang sama memiliki kisaran angka BMI 14-21. Sementara itu, pada anak usia 12 tahun, angka BMI anak laki-laki berkisar dari 15-22, sedangkan anak perempuan 15-23.

Belum tentu dengan berat atau pun tinggi badan yang tidak tergolong ideal menandakan bahwa status gizi anak Anda bermasalah. Anak dengan tubuh kecil belum tentu tidak normal. Begitu juga sebaliknya, anak dengan tubuh sangat besar belum tentu normal. Lalu bagaimana cara mengetahui status gizi anak normal atau tidak?

Indeks massa tubuh ideal anak

Anda bisa mengetahui apakah status gizi anak normal atau tidak dengan cara menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT atau dalam bahasa Inggris disingkat BMI) anak terlebih dahulu. Dari data ini, Anda pun bisa memperhitungkan apakah anak memiliki berat dan tinggi badan yang ideal. Hitung dengan rumus di bawah ini:

Setelah menghitung IMT, Anda bisa mengetahui status gizi anak Anda normal dari data berikut ini. 

IMT ideal anak laki-laki pada usia 6 tahun berkisar antara 15,3 hingga 15,5. Sedangkan IMT anak usia 7 tahun berkisar mulai 15,5 hingga 15,7. Dilanjutkan dengan IMT anak usia 8 tahun dengan 15,7 sampai dengan 16,0.

Lalu, pada anak usia 9 tahun, IMT berkisar antara 16,0 hingga 16,4. Selanjutnya, pada anak usia 10 tahun, IMT anak adalah 16,4 hingga 16,9. Sementara itu, pada anak usia 11 tahun, interval IMT adalah 16,9 hingga 17,5. Terakhir, IMT anak usia 12 tahun idealnya adalah 17,5 hingga 18,2.

Sementara itu, IMT ideal anak perempuan pada usia 6 tahun adalah 15,3 hingga 15,4. Lalu, pada usia 7 tahun, IMT meningkat 15,4 hingga 15,7. Sementara itu, pada usia 8 tahun, IMT anak perempuan menjadi 15,7 hingga 16,1. Disusul dengan IMT pada usia 9 tahun yaitu 16,1 hingga 16,6.

Pada usia 10 tahun, IMT anak menjadi 16,6 hingga 17,2. Berikutnya, anak perempuan usia 11  tahun memiliki IMT 17,2 hingga 17,9. Terakhir, IMT pada usia 12 tahun adalah 18,0 hingga 18,7.

Penuhi nutrisi anak demi mendukung pertumbuhannya

Pada usia 6-12 tahun, anak (terutama anak perempuan) akan memasuki masa pubertas. Hal ini menyebabkan, banyak nutrisi yang harus dipenuhi sebagai persiapan menjelang masa pubertasnya. Pada masa pubertas, pertumbuhan anak akan berjalan lebih cepat.

Bisa dibilang, masa pubertas merupakan kesempatan kedua anak (setelah masa bayi) untuk memperbaiki status gizinya, termasuk berat badan dan tinggi badan hingga anak Anda memiliki berat dan tinggi yang ideal. Untuk itu, pastikan anak mendapatkan berbagai macam makanan yang bergizi.

Misalnya daging, ikan, telur, susu, tahu, tempe, sayuran, dan buah-buahan. Jangan hanya melihat porsi makanan yang dimakan anak, tapi juga lihat apa saja jenis dan variasi makanannya.

Apakah makanan yang dimakan anak sudah sehat dan sudah mencukupi kebutuhan nutrisinya? Porsi makan yang banyak hanya akan mendorong anak menjadi gemuk, tapi melihat nilai gizi yang terkandung dalam makanan anak dapat membantu mendorong pertumbuhannya.

Pastikan anak mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak, serta sayur dan buah di setiap waktu makannya. Anda juga sebaiknya rutin mengukur dan memastikan berat dan tinggi ideal anak dalam masa pertumbuhannya. Bila Anda mencurigai adanya masalah dalam pertumbuhan anak, segera konsultasikan dengan dokter anak.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 26, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 27, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca