Apakah Anak yang Mengalami ADHD Bisa Sembuh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anak dengan ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) mengalami perkembangan otak yang berbeda sehingga mereka sulit memusatkan perhatian. Dokter dan terapis biasanya menangani ADHD lewat kombinasi terapi psikologis, terapi edukasi, dan obat. Lantas, apakah semua ini bisa membuat anak dengan ADHD sembuh total?

Bisakah anak ADHD sembuh?

ADHD adalah gangguan kejiwaan yang memengaruhi fungsi otak dan perilaku. Kondisi ini tidak dapat dicegah maupun disembuhkan, tetapi ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menangani gejala ADHD yang dialami si kecil.

Penanganan terhadap ADHD dilakukan melalui metode berikut:

1. Gejala anak ADHD bisa sembuh dengan konsumsi obat-obatan

anak minum obat tidur

Obat bisa meningkatkan konsentrasi dan fokus anak dengan ADHD. Namun, tentu ada banyak hal perlu Anda pertimbangkan sebelum memberikan banyak obat kepada anak. Berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan jenis obat yang anak Anda butuhkan.

Kendati anak dengan ADHD tidak bisa sembuh hanya dengan cara ini, obat-obatan berikut dapat membantu mereka dalam belajar dan beraktivitas:

  • Obat stimulan (perangsang fungsi) sistem saraf seperti dextromethamphetamine, dextromethylphenidate, dan methylphenidate.
  • Obat non-stimulan sistem saraf seperti atomoxetine, antidepresan, guanfacine, dan clonidine.

Kedua obat tersebut sama-sama dapat menimbulkan efek samping berupa sakit kepala, insomnia, penurunan berat badan, sakit perut, rasa cemas, dan mudah marah. Pastikan Anda memantau efek samping yang muncul dan memberitahukannya kepada dokter.

2. Terapi psikologis

terapi perilaku anak autis

Terapi psikologis mungkin memerlukan waktu lebih lama dan tidak bisa membuat anak dengan ADHD sembuh total. Akan tetapi, cara ini lebih sesuai bagi anak-anak berusia di bawah 6 tahun, seperti yang disarankan oleh American Academy of Pediatrics.

Jenis terapi pertama yang umum dilakukan adalah psikoterapi. Terapi ini membantu anak memahami perasaan dan pikirannya terkait kondisi yang ia alami. Anak juga akan belajar membuat keputusan baik dalam hubungan, sekolah, maupun kegiatannya.

Terapi lain yang juga sering digunakan yakni terapi perilaku. Terapis, orangtua, anak, dan mungkin guru akan bekerja sama dalam memantau serta memperbaiki kebiasaan anak. Hasilnya, anak mampu menghadapi berbagai situasi dengan respons yang tepat.

Selain kedua terapi tersebut, anak juga dapat menjalani terapi grup, terapi musik, maupun latihan bersosialisasi. Meski tidak membuat anak dengan ADHD sembuh, cara ini bisa membantunya dalam berkomunikasi, meminta tolong, meminjam mainan, maupun hal lainnya.

3. Bantuan dari orangtua dan guru

anak ADHD belajar

Anak-anak yang memiliki ADHD dapat menjalani hari-harinya dengan lebih mudah bila kegiatannya terorganisasi dengan baik. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan orangtua dan guru untuk membantu anak, di antaranya:

  • Membuat jadwal harian yang mencakup waktu tidur, bangun tidur, mengerjakan PR, dan bermain. Ajak buah hati Anda mematuhi jadwal harian ini.
  • Menyimpan pakaian, kebutuhan sekolah, hingga mainan di tempat yang teratur.
  • Mengajari anak mencatat apa saja PR-nya di rumah sehingga tidak ada yang terlewat.
  • Melatih anak untuk melakukan suatu kegiatan selama 10 menit, lalu memberikan tanggapan positif ketika ia berhasil.
  • Menguraikan kegiatan yang besar menjadi rutinitas yang lebih kecil.

Anak dengan ADHD memang tidak bisa sembuh, tapi Anda dapat membantu anak menangani gejala yang ia alami melalui beberapa langkah di atas. Kuncinya adalah sabar, konsisten, dan memahami bahwa setiap anak memiliki kondisi yang berbeda. 

Terkadang, wajar bila anak tidak mau mengikuti rutinitasnya atau tidak mendengarkan Anda. Meski memerlukan banyak waktu, semua upaya yang Anda lakukan dan rasa lelah yang menyertainya akan memberikan hasil yang sepadan.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Awas, Sering Main HP Saat Hamil Berpotensi Bahayakan Bayi Anda

Penelitian mengungkap bahwa ada potensi bahaya main HP saat hamil bagi bayi dalam kandungan. Apa saja bahayanya dan bisakah dihindari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Mei 2018 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Keseringan Minum Paracetamol Saat Hamil Menyebabkan Anak ADHD?

Obat paracetamol umum digunakan untuk meredakan gejala demam, batuk, pilek. Tapi katanya, minum paracetamol saat hamil dapat menyebabkan ADHD pada anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Kent Pradana
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Januari 2018 . Waktu baca 6 menit

5 Trik Menenangkan Anak Hiperaktif Agar Lebih Fokus

Sudah bingung menghadapi si kecil yang terlalu aktif ke sana kemari? Ketahui 5 trik menghadapi anak hiperaktif dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 19 Desember 2017 . Waktu baca 6 menit

6 Panduan Mendidik Anak Pengidap ADHD

Anak pengidap ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) tetap bisa tumbuh dewasa dengan normal jika orangtua tahu cara terbaik mendidiknya.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 27 November 2017 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan asmara penderita adhd

Selain Hubungan Seks, Ada Masalah Hubungan Asmara pada Penderita ADHD

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
anak ADHD belajar

5 Kiat Membantu Anak ADHD Mengikuti Pelajaran di Sekolah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit
obat amfetamin adalah

Amfetamin

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2018 . Waktu baca 7 menit
adhd pada anak

Apakah Main Video Games Tingkatkan Risiko ADHD Pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit