backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan

5 Cara Ampuh Mengatasi Anak ADHD Sulit Belajar di Kelas

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 03/07/2023

    5 Cara Ampuh Mengatasi Anak ADHD Sulit Belajar di Kelas

    Anak dengan ADHD memiliki tingkat keaktifan yang melebihi anak pada umumnya. Kondisi tersebut cenderung membuat mereka lebih sulit untuk mengikuti pelajaran di sekolah dengan optimal. Lantas, bagaimana cara mengatasi anak ADHD agar dapat belajar dengan baik di kelas? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara mengatasi anak ADHD yang sulit belajar di kelas

    Anak dengan ADHD (attention-deficit hyperactivity disorder) umumnya kesulitan belajar di sekolah dengan baik karena gejalanya yang mengganggu.

    Namun, tak bisa dipungkiri, masa kanak-kanak adalah usia emas si buah hati untuk mempelajari berbagai hal dengan baik.

    Agar waktunya tidak terbuang sia-sia, anak dengan ADHD membutuhkan bimbingan ekstra dalam memperoleh pendidikan di sekolah.

    Untuk itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui cara mendidik anak ADHD dengan tepat, baik di rumah maupun sekolah.

    Tanda dan gejala ADHD

    Tanda dan gejala ADHD umumnya mulai terlihat saat anak berusia 3 tahun dan dapat berlanjut hingga dewasa. Berikut beberapa di antaranya.
    • Sulit duduk tenang di dalam kelas, seperti cenderung mengetukkan tangan atau menggoyangkan kaki.
    • Melakukan suatu aktivitas yang tidak sesuai dengan situasinya, seperti berlari atau menggeliat.
    • Terlalu aktif bicara dan diajak bicara dengan tenang.
    • Sulit untuk konsentrasi pada arahan guru maupun pembimbing di kelas.
    • Sulit mengatur waktu untuk mengerjakan tugas.
    • Mudah terganggu dan kehilangan peralatan sekolah yang digunakan.

    Berikut adalah beberapa cara yang bisa orangtua lakukan untuk mendukung anak dengan ADHD dan membantu mengatasi kesulitan belajar di kelas.

    1. Meningkatkan pengetahuan diri dengan ADHD

    fakta anak ADHD

    Membesarkan dan mengasuh anak memang bukan tugas yang mudah bagi orangtua, apalagi jika si Kecil memiliki ADHD.

    Namun, Anda tidak perlu berkecil hati. Anda bisa meningkatkan pengetahuan seputar gangguan perilaku ini.

    Ini mulai dari kondisi itu sendiri hingga cara menangani anak ADHD dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk mengatasi kesulitan saat belajar di kelas.

    Pengetahuan ini bisa membantu Anda menemukan cara yang tepat untuk mengatasi anak ADHD Anda.

    Informasi mengenai ADHD bisa Anda dapatkan melalui buku, website tepercaya, atau konsultasi langsung dengan dokter.

    2. Beri tahu pihak sekolah dan guru mengenai kondisi anak

    Untuk mempermudah si Kecil belajar nantinya, Anda harus memilih sekolah yang tepat. Anda bisa memilih sekolah khusus yang memang diperuntukkan bagi anak ADHD.

    Sebenarnya, sekolah reguler juga bisa menjadi pilihan. Hanya saja, Anda perlu memastikan bahwa si Kecil dapat mengikuti kelas dengan baik dan pihak sekolah juga mendukung itu.

    Suasana kelas tempatnya belajar juga harus mendukung sebagai cara mengatasi anak ADHD di kelas.

    Misalnya, Anda bisa meminta pihak sekolah untuk memberikan si Kecil tempat duduk yang dekat dengan guru.

    Posisi tempat duduk pun sebaiknya tidak berdekatan dengan pintu maupun jendela yang bisa memecah konsentrasinya selama belajar di kelas.

    3. Pastikan si Kecil memperoleh pengobatan

    mendidik anak adhd

    Supaya si Kecil mudah belajar di kelas, pengobatan untuk anak ADHD tetap harus dilakukan sebagai cara utama.

    Pastikan si Kecil minum obatnya tepat waktu dan mengikuti terapi perilaku seperti yang disarankan oleh dokter.

    Pengobatan yang tepat dapat mendukung si Kecil untuk mengelola gejala ADHD, sehingga membuat anak mudah untuk mengikuti pelajaran di sekolah.

    Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan ADHD yang tepat untuk anak Anda.

    4. Bantu anak untuk mengatur keperluannya

    Anak dengan ADHD cenderung kesulitan untuk mengorganisasikan sesuatu.

    Maka dari itu, cara mengatasi anak ADHD kesulitan belajar di kelas selanjutnya, yaitu mengatur waktu dalam mengerjakan tugas dan benda-benda yang ia miliki.

    Untuk mempermudah anak mengatur waktu, Anda dapat membantunya membuat jadwal kegiatan harian.

    Jadwal tersebut dapat meliputi waktu bangun tidur, sekolah, belajar, istirahat, minum obat, bermain, makan, hingga tidur.

    Anda bisa membuatkannya di buku catatan kecil dan menempelkannya di meja belajar anak agar ia mudah mengeceknya.

    Minta izin pada sekolah untuk memperbolehkan si Kecil menggunakan alat pendukung untuk mengingat waktu, seperti jam tangan.

    Lalu, bantu anak untuk terbiasa menyiapkan sendiri peralatan sekolah yang ia butuhkan, mengecek kelengkapannya, dan merapikannya kembali ke tempat semula.

    5. Dukung anak secara emosional

    Tidak hanya memfasilitasi kebutuhannya di sekolah, dukungan emosional juga sangat diperlukan anak ADHD sebagai cara untuk mengatasi kesulitan belajar di kelas.

    Ini bisa Anda lakukan dengan melakukan percakapan ringan di rumah, seperti berikut ini.

    • Menanyakan kegiatan apa saja yang dilakukan anak di sekolah.
    • Kesulitan apa yang dihadapi anak dan bantu ia menemukan solusinya.
    • Beri pujian jika ia berhasil menyelesaikan suatu tugas dengan baik, misalnya “Kamu hebat bisa menyelesaikan tugas ini tepat waktu, Ayah dan Ibu bangga.”

    Adanya percakapan seperti ini membuat anak merasa diperhatikan dan dihargai kerja kerasnya dalam mengikuti kegiatan di kelas.

    Selain itu, tingkatkan ikatan antara anak dengan Anda. Ini bisa mengurangi tekanan dan stres serta menimbulkan kepuasan di hati anak yang secara langsung akan berdampak pada kesehatannya.

    Itu adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi anak ADHD kesulitan belajar di kelas.

    Dengan terus memberi dukungan kepada anak dalam menangani gejala ADHD yang dialami, anak bisa lebih bersemangat untuk bisa mengatasi segala kesulitan yang ia alami.

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 03/07/2023

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan