Berbagai Masalah Kulit Pada Bayi Baru Lahir (dari Jerawat Hingga Komedo)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tidak jarang bayi yang baru lahir mengalami masalah kulit. Tentu, hal ini membuat orangtua cemas dan khawatir. Beberapa masalah kulit bayi baru lahir biasanya akan hilang dengan sendirinya. Namun ada di antaranya merupakan masalah kulit yang serius. Berikut adalah masalah kulit yang biasa terjadi pada bayi baru lahir.  

Berbagai masalah kulit bayi baru lahir yang sering kali terjadi

Bayi baru lahir belum memiliki sistem imun (kekebalan tubuh) yang sempurna. Maka itu, bayi rentan terserang penyakit infeksi. Hal ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah kulit bayi. Lalu, apa saja masalah kulit yang sering terjadi pada bayi baru lahir? Apakah semua akibat penyakit infeksi? Ini penjelasannya.

1. Jerawat

Tak hanya orang dewasa saja yang punya jerawat, ternyata bayi baru lahir juga bisa memilikinya. Bayi yang baru saja lahir mungkin memiliki jerawat akibat permukaan kulitnya terkena hormon ibu yang ada di dalam rahim.

Biasanya, hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Pasalnya, jerawat seperti ini akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan setelah kelahiran sang bayi.

2. Kulit kering dan terkelupas

Kulit kering dan terkelupas juga sering ditemukan pada bayi yang baru lahir. Meski terkelupas, bukan berarti kulit bayi Anda sedang dalam keadaan yang tidak baik. Biasanya, bagian kulit yang terkelupas adalah lapisan kulit terluar yang berfungsi untuk melindungi tubuh bayi saat dalam kandungan. Jadi, hal ini sangat wajar terjadi dan tak memerlukan perawatan khusus.

Namun, jika kondisi ini tak kunjung membaik, mungkin saja bayi Anda mengalami masalah kulit yang disebabkan oleh alergi terhadap sesuatu atau bahkan infeksi bakteri.

3. Komedo putih pada bagian hidung dan wajah

Komedo juga bisa dimiliki bayi baru lahir, lho. Komedo putih ini biasanya muncul pada hidung dan area wajah bayi. Dalam medis, kondisi ini disebut milia. Milia ini terjadi akibat zat keratin yang terkumpul di bawah lapisan kulit.

Milia terjadi pada 50% bayi yang baru lahir dan dapat menghilang dengan sendirinya dalam waktu 1-3 bulan setelah lahir. Ketika kelenjar minyak bayi semakin membesar, maka komedo-komedo ini akan hilang.

4. Kulit kuning

Kulit bayi Anda kuning? Jangan panik dulu. Masalah kulit bayi ini sebenarnya sering terjadi pada bayi baru lahir. Bahkan, kondisi ini terjadi pada 6 dari 10 bayi yang baru lahir. Apalagi, jika bayi lahir prematur, maka akan sangat mungkin ia memiliki kulit kuning ketika lahir.

Penyebabnya adalah organ hati bayi yang belum sempurna dalam melakukan fungsi tubuhnya. Sehingga, zat bilirubin, yaitu zat berwarna kuning yang seharusnya disaring oleh hati, justru masuk ke dalam darah dan menyebabkan permukaan kulit kuning.

Dalam keadaan normal, kulit bayi yang kuning akan timbul setelah 24 jam kelahiran dan menghilang pada usia 7-10 hari. Namun, jika kulit bayi tak kunjung membaik, maka bisa saja ini menandakan masalah lain pada si kecil, seperti:

  • Terjadinya perdarahan di dalam tubuh
  • Mengalami infeksi virus atau bakteri
  • Kekurangan suatu enzim

Untuk mengetahui kondisi si kecil lebih lanjut atau bila Anda mengkhawatirkan gejala apa pun, sebaiknya segera bawa bayi Anda ke dokter anak.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hernia pada Bayi, Kondisi Saat Munculnya Tonjolan di Area Tubuh Tertentu

Tak hanya pada orang dewasa, hernia juga bisa terjadi pada bayi. Jika dibiarkan, hal ini tentu mengganggu kesehatan anak. Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 27 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

4 Tips Mudah Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Nyaman

Untuk menyambut kelahiran si kecil, baiknya Anda memilih tempat tidur dan kasur bayi yang nyaman dan aman. Apa saja yang harus diperhatikan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 27 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Tips Memilih Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering

Memilih sabun cuci muka untuk kulit kering tidak bisa sembarangan. Seperti apa produk sabun cuci muka ideal untuk tipe kulit ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Perawatan Kulit 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Mencerahkan Kulit Siku dan Lutut yang Menghitam

Lutut hitam yang berbeda warna dengan bagian kaki lainnya bisa terasa mengganggu penampilan. Bagaimana cara mencerahkannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 20 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
kelembapan kulit

Apa yang Membuat Kulit Kehilangan Kelembapan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
balsem bayi

Sebelum Menggunakan Balsem Bayi, Perhatikan 3 Poin Penting Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit