Salah satu aspek penting dalam pertumbuhan bayi adalah berat badan (BB), termasuk saat bayi memasuki usia 9 bulan. Pada usia ini, si Kecil umumnya lebih aktif bergerak, eksplorasi meningkat, dan pola makannya pun mulai beragam. Lantas, apakah berat badan bayi 9 bulan Anda sudah sesuai? Ketahui jawabannya melalui ulasan di bawah ini.
Berapa berat badan bayi 9 bulan yang ideal?
Memasuki usia 9 bulan, bayi semakin lincah dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.
Mereka mulai merangkak, berdiri dengan bantuan, dan menunjukkan reaksi sosial seperti mengenali nama mereka serta merasa nyaman dengan orang terdekat.
Namun, di tengah perkembangan motorik dan sosial ini, pemantauan pertumbuhan fisik tetap menjadi hal penting.
Berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala masih menjadi indikator utama untuk menilai apakah tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya.
Nah, setelah mencapai BB bayi usia 8 bulan yang ideal, berapa kisaran BB normal untuk bayi 9 bulan?
Berdasarkan Tabel Standar Antropometri dan Grafik Pertumbuhan Anak (GPA) dari Permenkes No.2 Tahun 2020, berikut ini ukuran bayi 9 bulan yang normal atau ideal.
Rata-rata berat badan bayi 9 bulan adalah sebagai berikut.
- Bayi laki-laki: 7,1–9,9 kg.
- Bayi perempuan: 6,5–9,3 kg.
Sementara panjang badan atau tinggi bayi 9 bulan adalah sebagai berikut.
- Bayi laki-laki: 67,5–74,2 cm.
- Bayi perempuan: 65,3–72,6 cm.
Sementara itu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ukuran lingkar kepala bayi 9 bulan adalah sebagai berikut.
- Bayi laki-laki: 42,5–47,5 cm.
- Bayi perempuan: 41,2–46,5 cm.
Jika BB bayi 9 bulan Anda berada di luar rentang tersebut, bukan berarti menjadi tanda adanya masalah.
Pasalnya, setiap bayi memiliki perkembangan yang berbeda-beda. Namun, berkonsultasi kepada dokter anak tetap disarankan untuk memastikan BB bayi normal usia 9 bulan yang sehat.
[embed-health-tool-baby-poop-tool]
Bagaimana cara menaikkan berat badan bayi 9 bulan?
Menjaga berat badan bayi agar tetap ideal merupakan hal yang penting bagi tumbuh kembang si Kecil.
Jika pada perkembangan bayi 9 bulan si Kecil memiliki BB di bawah rata-rata atau mengalami kesulitan menambah berat badan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menaikkannya.
Berikut ini beberapa cara untuk menaikkan berat badan bayi 9 bulan.
1. Tambahkan karbohidrat dalam asupan makanan
Melansir dari National Health Service UK, menyertakan lebih banyak karbohidrat bertepung, seperti kentang, roti, atau nasi, dalam makanan dapat membantu menaikkan berat badan bayi 9 bulan.
Anda bisa mengolahnya dalam berbagai bentuk, misalnya kentang tumbuk dengan keju, bubur nasi dengan kaldu ayam, atau roti tawar dengan olesan mentega tanpa garam.
2. Tingkatkan asupan lemak sehat
Memasukkan lemak sehat dalam MPASI bayi 9 bulan dapat meningkatkan jumlah kalori tanpa menambah volume makanan terlalu banyak. Berikut beberapa tipsnya.
- Menambahkan keju parut ke dalam makanan bayi seperti bubur atau nasi tim.
- Menggunakan susu sebagai bahan dasar pembuatan bubur, oatmeal, atau puding bayi.
- Menyertakan alpukat dalam menu MPASI, baik sebagai puree atau dicampur dengan pisang.
- Memasak makanan bayi dengan sedikit minyak sehat, seperti minyak zaitun atau minyak kelapa.
3. Berikan makanan berkalori tinggi di sela waktu makan
Selain ASI atau susu formula, bayi dapat diberikan minuman bernutrisi seperti smoothie berbahan susu dan buah guna membantu menaikkan berat badan bayi 9 bulan.
Smoothie bisa dibuat dari campuran pisang, alpukat, dan susu untuk meningkatkan asupan kalori secara alami.
Hindari penggunaan gula tambahan agar bayi tetap mendapatkan nutrisi alami dari makanan.
4. Bangun kebiasaan makan yang sehat
Pola makan yang sehat dapat membantu bayi memiliki nafsu makan yang baik. Beberapa cara yang bisa diterapkan antara lain berikut ini.
- Mengajak bayi makan bersama keluarga agar mereka merasa lebih nyaman saat makan.
- Membiarkan bayi mencoba menyentuh dan mengambil makanannya sendiri untuk meningkatkan rasa penasaran dan minat terhadap makanan (baby-led weaning).
- Menghindari gangguan saat makan, seperti mainan atau layar gadget, agar bayi fokus menghabiskan makanannya.
5. Berikan camilan
Menyediakan camilan sehat dapat menjadi cara untuk menambah kalori bagi bayi di antara waktu makan utamanya.
Beberapa camilan yang cocok untuk menaikkan BB bayi 9 bulan meliputi, yoghurt tanpa gula, biskuit bayi yang mudah dikunyah, dan potongan buah lembut seperti pisang atau alpukat.
Anda juga bisa memberikan roti lapis kecil dengan isian keju atau selai kacang tanpa gula.
6. Pantau pola tidur bayi
Tidur yang cukup sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan peningkatan berat badan bayi 9 bulan.
Bayi 9 bulan membutuhkan waktu tidur sebanyak 13–14 jam tidur dalam sehari, termasuk tidur siang.
Pastikan bayi tidur dengan cukup dan berkualitas agar pertumbuhan dan nafsu makannya optimal.
7. Perkenalkan makanan baru secara bertahap
Bayi yang cenderung pilih-pilih makanan dapat mengalami kesulitan dalam menambah berat badan. Untuk mengatasinya, perkenalkan makanan baru secara perlahan dalam porsi kecil.
Jika bayi menolak makanan baru, coba sajikan dalam bentuk yang berbeda, misalnya mencampurkan sayur dengan makanan favoritnya.
Memantau pertumbuhan bayi, termasuk berat badannya, adalah bagian dari perjalanan mengasuh anak yang penuh tantangan sekaligus kebahagiaan.
Jika berat badan si Kecil belum sesuai dengan kisaran normal, jangan langsung khawatir, karena setiap anak berkembang dengan cara yang unik.
Dengan memberikan nutrisi yang seimbang, membangun kebiasaan makan yang sehat, serta memastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup, Anda dapat membantu mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.
Jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter anak jika ada kekhawatiran mengenai pertumbuhan si Kecil, agar ia tetap sehat dan ceria dalam setiap fase perkembangannya.
Selanjutnya, pantau BB bayi usia 10 bulan agar tumbuh kembang si Kecil tetap optimal.
Kesimpulan
- Berat badan ideal bayi 9 bulan berkisar antara 7,1–9,9 kg untuk bayi laki-laki dan 6,5–9,3 kg untuk bayi perempuan.
- Untuk menjaga dan meningkatkan berat badan si Kecil agar tetap ideal, orangtua dapat melakukan beberapa langkah, seperti memberikan makanan tinggi kalori dan bernutrisi, menambahkan lemak sehat dalam MPASI, membangun kebiasaan makan yang baik, serta memastikan bayi mendapatkan waktu tidur yang cukup.
- Jika berat badan bayi berada di luar kisaran normal atau terdapat kekhawatiran mengenai pertumbuhannya, konsultasi kepada dokter anak adalah langkah terbaik untuk memastikan tumbuh kembang si Kecil tetap sehat dan optimal.