Bagaimana Cara Agar Kulit Bayi Putih?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap ibu tentu menginginkan anaknya memiliki kulit yang terawat. Bahkan meski tidak sejak lahir, ibu mencari cara agar kulit bayi putih. Meski warna kulit dipengaruhi faktor genetik, ada berbagai cara memutihkan kulit bayi agar tampak lebih cerah. Beragam upaya ini banyak diterapkan oleh ibu bahkan sejak bayinya masih dalam kandungan.

Makanan yang dapat dikonsumsi ibu hamil sebagai cara agar kulit bayi putih

Sebagai cara memutihkan kulit bayi, seorang ibu bisa mengonsumsi makanan tertentu selama masa kehamilan. Berikut beberapa diantaranya:

  • Susu kunyit

Kunyit memang dikenal baik di dalam dunia kecantikan. Jenis rempah ini diyakini bisa membersihkan darah sehingga dapat memutihkan kulit dan membuatnya lebih cerah.

Minumlah susu kunyit ini satu gelas sehari sebelum tidur. Untuk membuat minuman ini, Anda hanya perlu menambahkan lima atau enam potongan kunyit ke dalam segelas susu hangat. Anda juga bisa menambahkan gula ke dalamnya untuk mendapatkan rasa yang lebih nikmat.

  • Kelapa

Meminum air kelapa selama kehamilan dapat menjadi cara agar kulit bayi putih dan cerah nantinya. Minumlah air kelapa ini satu buah satu hari.

  • Susu

Bila susu kunyit bisa memutihkan kulit bayi, begitupun dengan susu itu sendiri. Selain untuk kulit, susu juga baik untuk kesehatan Anda dan bayi Anda selama kehamilan. Pastikan untuk mengonsumsinya tiap hari untuk mendapatkan bayi yang sehat, begitupun dengan kulitnya.

Selain beberapa jenis makanan di atas, beberapa buah juga diyakini bisa membuat kulit bayi lebih putih, diantaranya:

  • Jeruk
  • Jus Anggur
  • Nanas

Meski bermanfaat untuk kulit bayi, namun sebaiknya konsumsi makanan tersebut tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan ibu hamil. Jika terdapat kondisi kesehatan khusus, sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum mengonsumsinya.

Cara-cara agar kulit bayi putih dan cerah

Warna kulit bayi dipengaruhi oleh kandungan melanin di dalamnya. Semakin banyak melanin, maka kulit bayi terlihat lebih gelap. Begitupun sebaliknya, semakin sedikit melanin dalam kulit bayi, kulitnya akan terlihat lebih putih.

Untuk memutihkan kulit si Kecil, menjauhkannya dari sinar matahari bisa menjadi salah satu cara agar kulitnya tampak cerah. Namun, ini hanya dapat berpengaruh pada jangka pendek dan justru tidak baik untuk kesehatan bayi secara keseluruhan. Pada dasarnya, bayi membutuhkan sinar matahari untuk mendapatkan Vitamin D di dalam tubuh.

Meski demikian, ada cara lain yang bisa Anda pilih untuk dapat memutihkan kulit bayi.

  • Baby scrub

Agar kulit bayi lebih putih, membuat baby scrub sendiri bisa menjadi salah satu cara. Campurkan bubuk buncis dengan air mawar, susu, dan baby oil. Usapkan dan gosokkan campuran bahan tersebut pada bayi Anda secara perlahan.

  • Minyak kasturi dan susu

Untuk memutihkan kulit bayi, campurkan minyak kasturi dengan susu. Usapkan secara perlahan pada bayi Anda, mulai dari muka hingga seluruh badan.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun baik untuk kesehatan kulit, termasuk bayi. Bahan ini mudah didapat di berbagai toko di sekitar Anda. Selain dengan minyak zaitun, Anda bisa manggunakan minyak jenis lain agar kulit bayi lebih putih, seperti minyak almond.

  • Jus jeruk nipis dan madu

Manfaat madu termasuk menjaga kesehatan kulit, juga untuk kulit bayi. Campurkan secara seimbang antara madu dan jus jeruk nipis, kemudian pijat ke daerah wajah bayi Anda. Bahan-bahan ini pun diyakini tidak hanya baik untuk kulit, tetapi juga untuk rambut.

  • Susu dan air mawar

Jika sabun biasa dapat membuat kulit bayi yang sensitif bisa menjadi lebih kering. Sebagi gantinya, Anda bisa gunakan campuran susu dengan air mawar atau glicerin dengan susu sebagai cara agar kulit bayi putih.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Para ibu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kemunculan ruam susu atau ruam di pipi bayi. Namun, apakah ruam susu itu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Memilih Sabun untuk Kulit Bayi yang Sensitif

Kulit bayi masih sangat sensitif, untuk itu Anda perlu memilih sabun yang tepat. Bagaimana cara memilih sabun bayi untuk kulit sensitif?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Bentol berair pada kulit bayi tidak hanya terjadi akibat lecet saja. Namun, pada juga muncul akibat masalah kesehatan tertentu. Apa saja? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 14 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit

Perlukah Anak Pakai Skin Care? Seperti Apa Produknya?

Skin care sangat dibutuhkan jika ingin memiliki wajah yang sehat dan bersih. Lantas apakah penggunaan skin care disarankan pada anak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Anak, Parenting 2 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah ruam popok

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
masalah kulit pada bayi

Ibu, Ini 9 Penyakit Kulit yang Paling Umum Dialami Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit