Kenapa Orangtua Wajib Rutin Berkomunikasi Dengan Anak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menjadi orangtua bukanlah suatu hal yang mudah dilakukan. Cara Anda berhubungan dengan anak, mendidik anak, dan mengajarkan anak sangat memengaruhi tumbuh kembang anak, termasuk fisik dan mentalnya. Salah satu hal yang dapat menunjang hal ini adalah komunikasi dengan anak. Komunikasi antar anak dan orangtua merupakan dasar bagaimana orangtua dan anak membentuk hubungannya. Komunikasi yang buruk antar orangtua dan anak tentu dapat membuat hubungan orangtua dan anak bertambah buruk.

Manfaat menjaga komunikasi dengan anak

Bagaimana perkembangan anak bisa dilihat dari bagaimana bentuk komunikasi antara orangtua dan anak yang terbangun sejak anak kecil, bahkan sejak lahir. Namun, banyak orangtua mungkin tidak menyadari hal ini. Komunikasi dengan anak mungkin merupakan hal yang sederhana dan terkesan mudah dilakukan, tapi ternyata memiliki manfaat yang besar terhadap perkembangan anak.

Membangun komunikasi yang positif sejak anak masih kecil dapat membantu dalam mengembangkan kepercayaan diri anak, membangun rasa harga diri anak, anak merasa lebih berharga, membangun konsep diri anak yang positif, dan dapat membantu anak dalam membangun hubungan dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Mungkin Anda suka melihat anak kecil yang pemalu di depan umum, hal ini mungkin salah satunya disebabkan karena komunikasi orangtua dengan anak kurang terjalin dengan baik.

Komunikasi yang terjalin baik juga dapat membuat hubungan anak dan orangtua terasa menyenangkan. Sebaliknya, komunikasi yang terjalin dengan buruk dapat membuat anak tidak menghormati orangtuanya, sering terjadi pertengkaran antara anak dan orangtua, dan perasaan tidak berharga pada anak.

Komunikasi antar orangtua dan anak yang baik dapat mempererat hubungan orangtua dan anak. Hal ini tentu membantu orangtua dalam memahami setiap perkembangan anak-anaknya. Ingat, perkembangan anak bisa berbeda-beda di tiap usianya. Lewat komunikasi, orangtua bisa mengetahui seperti apa anak mereka, apa yang mereka suka lakukan, dan tidak suka lakukan.

Beberapa psikolog juga telah menemukan bahwa anak yang menjalin komunikasi baik dengan orangtuanya memiliki risiko yang lebih rendah untuk melakukan hal-hal buruk, seperti merokok, narkoba, minum-minuman alkohol, penyimpangan seksual, serta kekerasan. Jadi, temukan pola komunikasi yang tepat dan nyaman antara Anda dan anak Anda. Beberapa anak mungkin tidak terlalu nyaman jika orangtua mengetahui setiap apa yang dilakukan anak. Kuncinya adalah menjadi ingin tahu tanpa mengganggu anak.

Tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan anak

Membangun komunikasi yang baik dengan anak tidak hanya melibatkan berbicara saja, tapi juga orangtua harus mendengarkan anak. Jadi, komunikasi dua arah dapat terjadi antara orangtua dan anak. Kemampuan Anda dalam mendengarkan anak dirasa sangat penting untuk membangun komunikasi yang efektif.

Selain kemampuan mendengarkan, beberapa cara dalam membangun komunikasi dengan anak yang baik adalah:

  • Luangkan waktu beberapa saat setiap hari untuk berbicara dan mendengarkan anak.
  • Memerhatikan apa yang sedang anak bicarakan pada Anda. Sebisa mungkin Anda hanya fokus mendengarkan anak, tidak sambil menonton televisi atau memegang hp. Hal ini juga dapat mengajarkan anak bagaimana cara menjadi pendengar yang baik.
  • Mendorong anak untuk mengungkapkan ide-ide maupun opininya terhadap suatu hal. Biarkan anak bertanya apapun pada Anda dan sebisa mungkin beri anak jawaban yang baik. Ini merupakan salah satu bentuk komunikasi positif antar orangtua dan anak (berbicara dan mendengarkan secara bergantian).
  • Jangan takut untuk membahas hal-hal yang penting, mengkritik anak, atau menyalahkan anak. Tapi, jangan sampai berteriak atau berbicara kasar yang dapat menyakiti hati anak. Ingat, Anda adalah panutan bagi anak.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Mudah Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Nyaman

Untuk menyambut kelahiran si kecil, baiknya Anda memilih tempat tidur dan kasur bayi yang nyaman dan aman. Apa saja yang harus diperhatikan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 27 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Patah Hati Dapat Sebabkan Kematian?

Ketika patah hati atau ditinggalkan pasangan, rasanya dunia tidak lagi berwarna bahkan tidak bermakna. Namun, benarkah patah hati bisa sebabkan kematian?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Narcissistic Personality Disorder (Narsistik)

Narcissistic personality disorder adalah gangguan mental yang membuat penderitanya menganggap dirinya lebih penting dari orang lain.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Gangguan Mental Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Pentingnya Punya Self Esteem (Harga Diri) yang Baik dan Cara Meningkatkannya

Self esteem adalah nilai seseorang terhadap dirinya sendiri secara menyeluruh. Secara singkat, disebut juga harga diri. Yuk, ketahui self esteem secara lengkap.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Mental Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

avoidant personality tidak mau bergaul

Takut Berinteraksi dengan Orang Lain? Mungkin Itu Tanda Avoidant Personality Disorder

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
keuntungan jadi jomblo

7 Keuntungan Jadi Jomblo dari Sisi Psikologis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
langkah yang perlu dilakukan ketika ingin bunuh diri

7 Langkah yang Perlu Dilakukan Saat Timbul Keinginan Bunuh Diri

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
toxic people

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit