Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Itu DHA dan EPA Serta Seberapa Penting Bagi Perkembangan Anak?

Apa Itu DHA dan EPA Serta Seberapa Penting Bagi Perkembangan Anak?

Omega-3 adalah nutrisi yang dikenal semua orang. Omega-3 memiliki banyak jenis yang dapat berasal dari suplemen makanan seperti minyak ikan dan minyak rami. Dua jenis yang umum dari Omega-3 adalah DHA dan EPA. Untuk memahaminya dengan lebih jelas, baca artikel ini.

Apa itu DHA?

DHA adalah kependekan dari docosahexaenoic acid, asam lemak yang termasuk dalam kelompok Omega-3. Komposisi otak terdiri dari lemak yang sekitar seperempatnya dihasilkan oleh DHA. Saat menganalisis struktur otak, ilmuwan menemukan bahwa DHA merupakan bagian dari struktur membran neuron.

DHA berperan dalam bagian yang sangat besar pada materi abu-abu di otak (kecerdasan) dan di retina (penglihatan total mata). DHA membentuk kepekaan neuron, yang membantu menyampaikan informasi dengan cepat dan akurat. Asam lemak Omega-3 membantu pembentukan neuron dan transporter glukosa. Ini adalah nutrisi utama yang membantu otak berfungsi.

DHA juga penting untuk perkembangan fungsi mata dan sistem saraf yang sempurna. Penelitian pada hewan menemukan bahwa DHA banyak terkandung dalam sistem saraf, contohnya pada retina mata dan otak.

Anak usia dini yang kekurangan DHA akan memiliki indeks kecerdasan yang rendah. Sebuah studi di Amerika Serikat yang memantau anak dari bayi sampai usia 8-9 tahun menemukan bahwa bayi yang diberi ASI dan mendapatkan DHA yang cukup, secara statistik memiliki nilai 8,3 poin yang lebih tinggi daripada bayi yang diberi susu sapi dan tidak mendapatkan cukup DHA.

Apa itu EPA?

EPA adalah singkatan dari eicosapentaenoic acid, salah satu asam lemak Omega-3 yang juga disebut “pemurni darah”. Para ilmuwan telah menemukan bahwa efek utama EPA adalah membantu produksi prostaglandin dalam darah. Jenis prostaglandin ini mencegah penumpukan trombosit, yang mengurangi dan mencegah trombosis. Prostaglandin tersebut juga mengurangi kolesterol dan trigliserida dalam darah, serta mengurangi viskositas darah.

EPA juga mengurangi risiko aterosklerosis. Oleh karena itu, EPA memberikan efek positif dalam pencegahan dan pengobatan penyakit jantung aterosklerosis.

Pentingnya suplemen DHA dan EPA

Pemberian suplemen DHA untuk jangka panjang sangat bermanfaat untuk perkembangan bayi. Namun, kenyataannya adalah, anak-anak di banyak negara di dunia mendapatkan suplemen DHA harian dalam tingkat yang jauh lebih rendah dari angka yang dianjurkan.

Anjuran FAO, WHO (2010):

  • DHA untuk anak-anak usia 6—24 bulan: 10-12 mg/kg
  • Ibu hamil dan menyusui: 200 mg/hari

Anjuran terbaru untuk total jumlah DHA harian ANSES—French Food Safety Agency (2010):

  • Anak-anak usia 0-6 bulan: 0,32% dari total asam lemak
  • Anak-anak usia 6-12 bulan: 70 mg/hari
  • Anak-anak usia 1 sampai 3 tahun: 70 mg/hari
  • Anak-anak usia 3-9 tahun: 125 mg/hari
  • Ibu hamil dan menyusui: 250 mg/hari

Dari informasi ini, Anda mendapatkan gambaran dasar mengenai cara untuk merawat anak Anda dengan lebih baik.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Omega-3 Fatty Acids EPA and DHA:
Health Benefits Throughout Life1,2 http://advances.nutrition.org/content/3/1/1.full Accessed on March 23, 2017

Omega-3 DHA and EPA for cognition,
behavior, and mood: clinical findings and structural-functional synergies with
cell membrane phospholipids. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18072818 Accessed on March 23, 2017

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x