Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jangan Marah Dulu, Ini Cara Mengatasi Anak yang Susah Mandi

Jangan Marah Dulu, Ini Cara Mengatasi Anak yang Susah Mandi

Bagi sebagian orangtua, mengatasi anak susah mandi termasuk situasi yang menantang. Adakalanya anak menolak mandi, tetapi kalau sudah nyemplung ke dalam ember berisi air, tidak bisa berhenti. Meski sering membuat ayah dan ibu kesal, redam dulu amarah Anda, ya! Berikut cara mengajak anak mandi tanpa perlu marah-marah.

Tips dan trik mengatasi anak yang susah mandi

mengatasi anak manja

Mulai usia satu tahun, anak sudah mulai memiliki keinginan sendiri sehingga dan suka berontak. Ada anak yang susah makan, susah tidur, hingga malas mandi di usia ini.

Berhadapan dengan anak yang susah mandi memang tidak mudah. Si kecil butuh waktu untuk menyesuaikan diri sehingga orangtua harus lebih bersabar.

Sebaiknya, jangan paksa anak untuk mandi karena akan membuatnya semakin tidak ingin membersihkan badan.

Berikut cara mengatasi anak susah mandi tanpa ia perlu merengek.

1. Ketahui penyebab anak tidak mau mandi

Ada banyak hal yang bisa membuat anak tidak mau mandi, misalnya takut mata perih kena sampo atau sabun.

Ingatan terhadap rasa sakit dan tidak nyaman ini bisa membekas dan membuat anak enggan untuk mandi.

Sebelum ayah dan ibu mengajaknya mandi, coba tanyakan dulu alasan ia tidak mau mandi.

“Adik kenapa nggak mau mandi? Matanya perih? Atau airnya terlalu panas?”. Tanyakan dengan nada bicara yang lembut tanpa terdengar seperti kesal agar ia merasa nyaman.

Bila sudah mengetahui penyebabnya, cara yang ayah dan ibu lakukan luntuk menghadapi anak susah mandi jadi lebih mudah.

2. Buat anak yakin untuk mandi

Bila memang alasan anak malas mandi karena takut matanya kelilipan sampo, contohkan cara membersihkan rambut yang benar agar matanya tidak lagi kemasukan sampo.

Ambil contoh, anak duduk di kursi kemudian ia menengadahkan kepalanya ke belakang selagi ayah dan ibu membilas busa sampo.

Ayah atau ibu juga bisa langsung mempraktikkan, misalnya saat kena sampo segera membasuh wajah.

Jika ia sudah masuk usia untuk mandi sendiri, contohkan anak untuk membungkukkan badannya ke depan dan menutup mata sembari ia membilas bersih kepalanya.

Sementara untuk cara mengatasi anak susah mandi karena suhu airnya terlalu dingin atau terlalu panas sebaiknya sesuaikan terlebih dahulu suhu air dengan kulit.

Jika sudah sesuai, cobalah untuk mengajak anak merasakan air dengan jarinya, kakinya, lalu perlahan pada bagian tubuh lainnya.

3. Rayu dengan memakai mainan

Membuat suasana mandi yang menyenangkan adalah tips yang cukup ampuh agar anak mau membersihkan badan.

Mengutip dari Raising Children, ayah dan ibu bisa merayu anak dengan mainan yang membuatnya tertarik untuk mandi.

Bola-bola, bebek karet, busa sabun, kapal-kapalan, atau mainan favorit lainnya bisa orangtua letakan di atas bak mandi dan biarkan mengambang.

Hal ini juga bermanfaat untuk mengalihkan perhatian anak dari sabun, sampo atau hal-hal yang membuatnya enggan untuk mandi.

anak susah mandi

4. Ajak adik atau kakak

Bila anak memiliki adik atau kakak, bisa mengajak mereka untuk mandi bersama.

Anak-anak senang bermain sehingga kalau mandi bersama, ia akan menganggapnya sebagai main air, bukan mandi.

Tidak lupa untuk membawa mainan seperti busa gelembung atau bebek-bebek karet sebagai cara mengatasi anak yang susah mandi, ya, Bu.

5. Luangkan waktu untuk mandi bersama

Meluangkan waktu mandi bersama dengan anak juga akan membuatnya terbiasa untuk mandi.

Ciptakan suasana yang menyenangkan, misalnya sambil membersihkan kulit satu sama lain.

Bisa juga dengan bernyanyi lagu-lagu dan memijat anak secara perlahan agar tubuhnya lebih rileks.

Saat main bersama, ayah atau ibu juga bisa mengajari anak cara membersihkan diri. Nah, sambil mandi, ayah atau ibu bisa menjelaskan tentang anatomi tubuh pada anak.

Jelaskan seluruh area tubuh, terutama bagian yang tidak boleh orang lain sentuh, seperti area genital, bokong, dada.

6. Ajari anak memakai pelembap setelah mandi

Mengutip dari Cleveland Clinic, untuk anak yang memiliki kondisi kulit sensitif, eksim atau sedang ruam kulit, perlu menggunakan pelembap setelah mandi.

Pasalnya, mandi bisa membuat kulit bayi lebih kering bahkan sampai pecah-pecah. Ayah dan ibu bisa memasukan pelembap sebagai rangkaian perawatan setelah mandi.

Biarkan anak mencoba mengusap tubuhnya sendiri dengan losion dan usap sampai merata.

Mengatasi anak yang susah mandi memang menjadi tantangan tersendiri.

Namun, ayah dan ibu tetap perlu meredam emosi karena kekesalan hanya membuat anak makin tidak mau mandi.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bathing a toddler. (2021). Retrieved 2 September 2021, from https://raisingchildren.net.au/toddlers/health-daily-care/hygiene-bathing/bathing-a-toddler

How Often Should Your Kids Take a Bath or Shower?. (2020). Retrieved 2 September 2021, from https://health.clevelandclinic.org/how-often-should-your-kids-take-a-bath-or-shower/

Fear of the bath: babies and toddlers. (2021). Retrieved 2 September 2021, from https://raisingchildren.net.au/newborns/behaviour/common-concerns/fear-of-the-bath

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x