Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Makan Sereal Sebagai Menu Sarapan Anak, Apakah Sehat untuk Si Kecil?

Makan Sereal Sebagai Menu Sarapan Anak, Apakah Sehat untuk Si Kecil?

Praktis dan cepat, membuat sereal menjadi pilihan menu sarapan anak. Mungkin Anda tidak ada waktu banyak di pagi hari untuk menyiapkan sarapan si kecil, akhirnya pilihan jatuh pada sereal. Orangtua percaya bahwa sereal untuk sarapan anak adalah pilihan yang sehat. Namun, apakah itu benar? Simak faktanya di sini.

Apakah sereal termasuk menu sarapan anak yang sehat?

Sereal untuk sarapan dianggap sebagai makanan sehat. Sebenarnya ini tidak sepenuhnya salah.

Sereal terbuat dari biji gandum yang diolah menjadi tepung kemudian dimasak. Selanjutnya sereal melewati proses ekstrusi, kemudian dipanggang dan ditambah bahan lainnya seperti gula. Lalu adonan sereal dipadatkan agar mudah dibentuk menjadi potongan menarik dan dikeringkan.

Kebanyakan sereal yang dijual sekarang ini mengandung gula yang sangat tinggi. Bisa Anda bayangkan berapa banyak gula yang dikonsumsi anak Anda tiap pagi yang membuat gula darah anak melonjak.

Begitu gula mulai menurun dalam beberapa jam seiring makin banyak aktivitas si kecil, tubuh pun memberikan reaksi untuk meminta lebih banyak konsumsi gula.

Selain itu, biasanya dalam kemasan sereal terdapat tulisan whole grain yang berarti bahwa seluruh sereal berasal dari gandum utuh. Namun sebenarnya tidak, karena gandum tersebut telah diproses untuk menjadi sereal, jadi manfaat gandum utuh yang tersisa hanya sedikit.

Tak sedikit juga produk sereal yang sebenarnya mengandung cukup banyak pewarna buatan, penyedap, hingga kadar gula yang tinggi. Meski begitu, bukannya sereal buruk dan tidak sehat, tapi selalu mengandalkan menu sarapan ini untuk anak karena alasan praktis tentu kurang bijak.

Apakah ada pilihan menu sarapan anak yang mudah dan praktis lainnya?

Ada banyak pilihan bagus menu sarapan anak yang praktis dan cepat. Namun, jika Anda memang ingin tetap memilih sereal sebagai menu sarapan anak, maka Anda harus memerhatikan komposisi di dalamnya.

Anda tetap harus memperhatikan kandungan gizi yang terdapat pada kemasan sereal. Aturan praktis yang baik adalah membaca tiga bahan pertama karena itulah yang paling banyak terkandung dalam produk.

Selain itu, sebaiknya hindari sereal berwarna-warni yang dihasilkan dari pewarna buatan dapat memberikan dampak kesehatan bagi anak, beberapa penelitian mengaitkan pewarna pada makanan dengan ADHD dan hiperaktif pada anak.

Jika Anda ingin mencampurkan sereal dengan susu, sebaiknya gunakan susu biasa, jangan susu kental manis. Karena, susu kental manis sudah diberi tambahan gula yang cukup banyak.

Alternatif sarapan anak yang praktis dan cepat adalah oatmeal. Ini mudah disajikan dan anak-anak Anda bisa memilih dan menyesuaikan toping yang diinginkan.

Jika oatmeal bukan sarapan yang anak Anda inginkan, Anda juga dapat mencoba granola sehat dengan susu almond dan pisang atau stroberi, atau keduanya.

Jika anak-anak Anda masih lebih suka sereal, cobalah cari merek sereal yang mengandung nutrisi penting untuk memenuhi kebutuhan anak-anak Anda, serta konsumsi sesuai takaran yang disarankan. Atau Anda juga bisa pasangkan sereal dengan smoothie segar yang akan meningkatkan selera sarapan anak Anda.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Is Cereal Really the Worst Thing to Feed Your Kids for Breakfast? https://www.healthline.com/health/food-nutrition/is-cereal-healthy#1 diakses 7 Juni 2018.

Cereal for Breakfast: A Good or Bad Idea for Kids? https://www.parents.com/recipes/scoop-on-food/cereal-for-breakfast-a-good-or-bad-idea-for-kids/ diakses 7 Juni 2018.

The 10 Worst Foods to Eat in The Morning https://www.healthline.com/nutrition/10-worst-foods-in-the-morning#section1 diakses 7 Juni 2018.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui 20/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x