Aktivitas yang padat di sekolah, di kampus, atau di kantor, kadang membuat waktu kita untuk berolahraga jadi sedikit. Padahal, paling tidak waktu untuk orang dewasa berolahraga adalah 150 menit dalam lima hari atau sekitar 30 menit sehari.

Banyak orang menduga, olahraga paling sehat itu adalah ketika ada paparan cahaya matahari pagi, karena banyak memberikan tubuh kita vitamin D, selain karena udara di pagi hari juga lebih segar. Tapi, bagaimana kalau tidak ada waktu berolahraga di pagi hari, dan waktu yang kita miliki cuma di malam hari?

Manfaat olahraga pagi

Professor Ilmu Olahraga Terapan, Lara Carlson, Ph.D. dari University of New England, mengatakan olahraga pagi memiliki manfaat bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan atau meningkatkan kesehatan.

Seperti dikutip WomensHealthMag.com, Lara mengatakan olahraga di pagi hari bermanfaat meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari.

“Selain itu juga merevitalisasi metabolisme tubuh, sehingga kalori dalam tubuh akan terbakar lebih banyak. Tekanan darah pun bisa jadi lebih stabil dan jam tidur Anda di malam hari bisa lebih nyenyak,” tutur Lara.

Manfaat olahraga sore atau olahraga malam hari

Olahraga pada malam hari, menurut Laura, manfaatnya adalah meningkatkan aktivitas enzim dan fungsi otot, serta membantu merilekskan tubuh setelah seharian bekerja.

Secara teori, menurut ahli kesehatan Dr. Michael Triangto, SpKO, olahraga malam hari lebih efektif untuk pembentukan otot. Michael juga memaparkan, olahraga di malam hari bisa membantu masalah tidur seperti insomnia. “Asal dilakukan dengan benar dan intensitasnya sesuai dengan kapasitas tubuh kita. Tubuh akan dehidrasi dan kita jadi sulit tidur apabila olahraganya berlebihan,” tutur Michael.

Mana yang lebih sehat?

Pada akhirnya, semua akan kembali lagi pada manfaat yang ingin Anda dapatkan sendiri. Mau itu malam hari atau pagi hari, tergantung Anda. Lara Carlson pun memberikan saran, “Yang terpenting adalah kondisi Anda bugar ketika berolahraga, baik itu pagi atau malam hari, jam berapapun itu.”

Bila disuruh memilih, Lara lebih memilih untuk berolahraga di pagi hari. Namun ia juga mengatakan, kalaupun Anda tidak bisa bangun pagi untuk berolahraga, itu bukan masalah.

“Saya sudah bekerja dengan beberapa orang yang tidak bisa bangun pagi untuk berolahraga, dan itu tidak apa-apa. Jadi jangan stres kalau Anda bukanlah morning person. Yang paling penting adalah Anda tetap berolahraga!” tandasnya.

Yang harus diperhatikan kalau Anda lebih suka olahraga malam

Dokter spesialis olahraga, Andi Kurniawan mengatakan kepada Kompas.com, bila tidak sempat melakukan olahraga pagi, sebenarnya olahraga sore sampai malam tidak masalah bagi kesehatan.

“Mereka yang tidak sempat olahraga pagi hari, baru sempatnya malam hari, akan jauh lebih baik daripada yang tidak olahraga sama sekali. Sekarang, kan, banyak yang olahraga lari malam di Senayan. Itu tidak masalah, kok,” ujar Andi.

Meskipun sah-sah saja berolahraga di malam hari, Andi menyarankan agar tidak berolahraga terlalu malam, karena bisa mengganggu jam tidur dan mempengaruhi kualitas tidur Anda. Ketika selesai berolahraga pun, sebaiknya jangan langsung tidur. Beri jeda waktu 1-1,5 jam antara waktu olahraga dan waktu tidur Anda.

Ketika berolahraga malam hari, jangan lupa juga melakukan pemanasan. Ketika selesai, kita tetap perlu melakukan pendinginan dan peregangan, jangan langsung tidur.

Pada prinsipnya, baik pada pagi atau malam hari, ketika berolahraga jangan melampaui batas kemampuan dan kondisi tubuh. Jika tidak terbiasa berolahraga, mulailah olahraga dengan melakukan aktivitas fisik yang ringan.

Yang juga perlu Anda baca