Tretinoin

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Tretinoin Obat Apa?

Untuk apa Tretinoin?

Tretinoin adalah obat dengan fungsi untuk mengatasi jerawat. Obat ini dapat mengurangi jumlah dan rasa sakit jerawat dan mendorong pemulihan cepat pada jerawat yang berkembang. Tretinoin termasuk dalam kelas obat yang disebut retinoid. Obat ini bekerja dengan memengaruhi pertumbuhan pada sel-sel kulit.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.

Bentuk lain pengobatan ini digunakan untuk memperbaiki penampilan kulit dan mengurangi penampakan keriput halus. Dokter Anda dapat juga memberikan obat ini untuk mengatasi kondisi lainnya.

Dosis tretinoin dan efek samping tretinoin akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Tretinoin?

Bacalah panduan obat dan Brosur Informasi Pasien yang disediakan apotek, jika ada, sebelum Anda mendapatkan obat ini dan setiap kali Anda membeli ulang. Jika ada pertanyaan, ajukan pada dokter atau apoteker.

Cuci tangan Anda sebelum menggunakan obat ini. Bersihkan kulit yang terinfeksi dengan perlahan dengan pelembut atau pembersih dan keringkan. Gunakan jari untuk mengeluarkan sedikit obat pada alas tipis, biasanya sekali setiap hari sebelum tidur atau sesuai arahan dokter Anda. Kapas atau katun dapat digunakan untuk menuangkan cairan. Anda sebaiknya menunggu 20-30 menit setelah membersihkan muka sebelum menggunakan obat ini. Konsultasikan dengan apoteker Anda jika memiliki pertanyaan tentang petunjuk label atau surat informasi pasien.

Gunakan obat ini hanya pada kulit. Jangan gunakan pada bibir atau di hidung/mulut bagian dalam. Jangan gunakan pada luka, gesekan, luka bakar, atau kulit yang terpengaruh eksim.

Hindari penggunaan obat ini pada mata. Jika obat ini terkena mata, cuci dengan banyak air. Hubungi dokter Anda jika terjadi iritasi mata. Cuci tangan Anda setelah menggunakan obat ini untuk menghindari ketidaksengajaan terkena mata.

Saat beberapa minggu pertama menggunakan Tretinoin, jerawat Anda mungkin muncul semakin parah karena obat ini bekerja pada jerawat yang terbentuk di dalam kulit. Obat ini dapat memerlukan waktu 8-12 minggu untuk hasil dari pengobatan ini.

Gunakan secara teratur untuk mendapatkan manfaat terbaik. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan obat ini pada waktu yang sama setiap hari. Jangan gunakan terlalu banyak atau terlalu sering dari yang direkomendasikan. Kulit Anda tidak akan membaik lebih cepat, dan obat ini malah akan meningkatkan risiko kemerahan, kulit terkelupas, dan sakit.

Karena obat ini menyerap melalui kulit dan dapat membahayakan bayi yang belum lahir, wanita yang hamil atau yang ingin hamil sebaiknya tidak menggunakan obat ini.
Obat ini tersedia dalam kekuatan dan bentuk yang berbeda (misal jel, krim, lotion). Jenis terbaik untuk Anda bergantung pada kondisi kulit dan respon terapi. Informasikan kepada dokter Anda jika kondisi berlangsung lama atau memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan Tretinoin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Tretinoin

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Tretinoin untuk orang dewasa?

Dosis yang biasa digunakan orang dewasa untuk jerawat:

Dosis awal: gunakan sedikit pada area yang terinfeksi sekali sehari saat mau tidur.

Dosis pemeliharaan: Eksaserbasi jerawat yang jelas juga dapat terjadi selama fase awal terapi (3-4 minggu) sebagai akibat dari tindakan tretinoin pada komedo subklinis, tetapi harus dikurangi setelah penggunaan jangka panjang. Penyembuhan akan terjadi pelan-pelan dan biasanya belum terlihat sampai 6-12 minggu atau lebih. Terapi harus dilanjutkan sampai pasien tak lagi mendapat jerawat baru selama beberapa bulan, meskipun penggunaan yang dikurangi atau penggantian ke obat lain yang tak terlalu kuat juga mungkin cukup untuk perawatan setelah hasil yang diinginkan tercapai.

Tretinoin tidak memiliki aktivitas antibakteri dan karena itu dapat dikombinasikan dengan antibiotik dalam pengobatan peradangan jerawat. Dalam jerawat kistik parah, penambahan benzoil peroksida dapat bermanfaat jika pasien dapat mentoleransi tretinoin tanpa peradangan yang signifikan. Benzoil peroksida harus diterapkan di pagi hari dan tretinoin pada waktu tidur. Di awal, kedua obat ini dapat digunakan bergantian selang sehari.

Dosis yang biasa digunakan orang tua untuk Dermatoheliosis:

Dosis awal: gunakan sedikit pada area yang terinfeksi sekali sehari saat mau tidur.

Dosis pemeliharaan: waktu pengobatan aktif akan bergantung pada kerusakan kulit. Seringnya digunakan 3-4 bulan sebelum perubahan signifikan terlihat. Ketika manfaat klinis maksimal didapatkan (biasanya setelah 8 bulan-1 tahun terapi), pasien mungkin dapat mengatur jadwal 2-4 kali pemakaian seminggu.

Perawatan yang berkelanjutan penting untuk mempertahankan perbaikan klinis, meskipun keamanan belum ditetapkan untuk digunakan di luar 48 minggu untuk krim 0,05% dan 52 minggu untuk krim 0,02%.

Untuk pasien di atas 50 tahun: keamanan dan kemanjuran belum ditetapkan untuk krim emollient 0.05%.

Bagaimana dosis Tretinoin untuk anak-anak?

Keamanan dan efektivitas obat ini belum ditetapkan pada pasien anak-anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis apakah Tretinoin tersedia?

Jel 0,5 mg (0,05%)

Lotion

Cairan

Krim

Efek samping Tretinoin

Efek samping apa yang dapat dialami karena Tretinoin?

Hentikan menggunakan obat ini dan cari pertolongan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini: gatal-gatal, sulit bernafas, bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Efek samping yang kurang serius yaitu rasa panas, hangat, menusuk-nusuk, perasaan seperti kesemutan, gatal-gatal, kemerahan, bengkak, kering, kulit terkelupas, iritasi, atau warna kulit berubah.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Tretinoin

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Tretinoin?

Dalam memutuskan untuk menggunakan obat, risiko minum obat harus dipertimbangkan dengan baik. Ini adalah keputusan yang akan dibuat oleh Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, berikut yang sebaiknya Anda pertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Tidak ada informasi yang tersedia antara hubungan usia dengan efek Tretinoin pada pasien anak. Keamanan dan kemanjuran belum ditetapkan. Anak-anak sepertinya tidak memiliki masalah kulit yang disebabkan oleh matahari. Untuk anak-anak lebih tua yang diobati untuk jerawat, Tretinoin diperkirakan tidak menyebabkan efek samping atau masalah yang lebih dari usia lainnya.

Manula

Banyak obat yang belum pernah diteliti efeknya pada lansia. Jadi hasilnya mungkin tidak akan sama dengan penggunaan obat ini pada orang-orang dengan usia lebih muda, atau menimbulkan efek samping yang berbeda pada pasien manula. Tidak ada informasi spesifik yang membandingkan penggunaan tretinoin pada pasien 50 tahun ke atas dengan pasien usia lain.

Apakah Tretinoin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Tretinoin

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Tretinoin?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Aminocaproic Acid
  • Aprotinin
  • Chlortetracycline
  • Demeclocycline
  • Doxycycline
  • Lymecycline
  • Meclocycline
  • Methacycline
  • Minocycline
  • Oxytetracycline
  • Rolitetracycline
  • Tetracycline
  • Tranexamic Acid
  • Fluconazole
  • Ketoconazole
  • Voriconazole

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Tretinoin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Tretinoin?

  • Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:
  • Dermatitis, seborrheic
  • Eczema
  • Luka bakar—Menggunakan obat ini mungkin menyebabkan atau meningkatkan iritasi yang berhubungan masalah ini

Overdosis Tretinoin

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yang mungkin terjadi di antaranya:

  • Sakit kepala
  • Bilasan
  • Bibir merah, pecah-pecah, dan sakit
  • Sakit perut
  • Pusing
  • Kehilangan kordinasi

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sebesar Apa Dampak Orang Tanpa Gejala COVID-19 Berpengaruh Terhadap Penularan Wabah?

Lebih dari 50% penularan COVID-19 terjadi dari orang tanpa gejala (OTG) termasuk mereka yang berada di tahap awal infeksi dan masih belum bergejala.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 26 November 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Penyebab Orang Dewasa Ngompol Saat Tidur

Penyebab ngompol pada orang dewasa bisa jadi adalah sebuah sinyal Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu seperti efek obat, diabetes, dan lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Aturan Diet untuk Wanita di Usia 40 Tahun ke Atas

Bagi wanita, mengonsumsi ikan salmon 2 kali dalam seminggu merupakan salah satu cara diet di usia 40 tahun ke atas untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Berapa Lama Antibodi Pasien COVID-19 Sembuh dapat Bertahan?

Banyak pasien COVID-19 mengalami infeksi kedua meski telah sembuh. Berapa lama antibodi yang dihasilkan pada saat infeksi pertama bisa bertahan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati gingivitis

Rekomendasi Obat Radang Gusi yang Ampuh, di Rumah dan di Apotek

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 9 menit
bentuk anatomi vagina

Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Gingivitis

Gingivitis (Radang Gusi)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 12 menit
kedutan mata kiri atas

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit