Escitalopram

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 11 menit
Bagikan sekarang

Escitalopram Obat Apa?

Untuk apa escitalopram?

Escitalopram adalah obat yang berguna untuk mengobati depresi dan kecemasan. Obat ini bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan zat alam tertentu (serotonin) di dalam otak. Escitalopram termasuk dalam kelas obat bernama selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI). Obat ini mungkin meningkatkan level energi dan perasaan baik dan mengurangi rasa gugup.

PENGGUNAAN LAIN: Bagian ini mengandung penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam US profesional labeling yang disetujui untuk obat tapi mungkin diresepkan oleh penyedia layanan kesehatan profesional. Gunakan obat ini hanya dalam kondisi yang tercatat dalam bagian ini jika telah diresepkan oleh penyedia layanan kesehatan profesional.

Obat ini mungkin juga berguna untuk mengobati kelainan mental/mood lainnya (misalnya kelainan obsesif-kompulsif, gangguan panik) dan kulit memerah dan panas yang muncul dengan menopause.

Bagaimana cara penggunaan escitalopram?

Gunakan obat ini secara oral dengan atau tanpa makanan sesuai arahan dokter, biasanya sekali sehari pada pagi atau malam hari. Dosis diatur berdasarkan kondisi medis, respon terhadap pengobatan, umur, dan obat lain yang Anda gunakan. Pastikan memberi tahu dokter dan apoteker tentang semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep, tanpa resep, dan produk herbal).

Jika Anda menggunakan obat berbentuk cair, takar dosis dengan hati-hati menggunakan alat/sendok pengukur khusus. Jangan menggunakan sendok makan karena Anda mungkin tidak bisa mendapatkan dosis yang benar.

Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter mungkin menyuruh Anda mulai minum obat ini dalam dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan dosis. Ikuti instruksi dokter dengan hati-hati. Jangan meningkatkan dosis atau menggunakan obat lebih sering atau lama dari yang disarankan. Kondisi tidak akan membaik lebih cepat, dan risiko efek samping akan meningkat. Minum obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu mengingatkan Anda, minum dalam waktu yang sama setiap hari.

Penting untuk melanjutkan minum obat walaupun Anda merasa sehat. Jangan berhenti minum obat tanpa berkonsultasi kepada dokter. Beberapa kondisi mungkin memburuk jika Anda mendadak berhenti minum obat. Selain itu, Anda mungkin mengalami gejala seperti perubahan mood, sakit kepala, kelelahan, perubahan pola tidur, dan merasa seperti disetrum. Untuk mencegah gejala ini saat Anda sedang mencoba menghentikan pengobatan, dokter mungkin mengurangi dosis secara bertahap. Konsultasilah dengan dokter atau apoteker untuk detail lebih lanjut.

Laporkan gejala apapun yang baru atau yang memburuk segera. Mungkin membutuhkan 1-2 minggu untuk merasakan salah satu manfaat obat dan 4 minggu untuk semua manfaat obat. Beri tahu dokter jika kondisi tidak membaik atau malah memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan escitalopram?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Escitalopram

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis escitalopram untuk orang dewasa?

Dosis biasa orang dewasa untuk kelainan kecemasan umum

Dosis awal: 10 mg oral sekali sehari; tingkatkan jika perlu setelah setidaknya 1 minggu pengobatan sampai 20 mg sekali sehari

Dosis lanjutan: 10-20 mg oral sekali sehari

Dosis maksimal: 20 mg oral sekali sehari

Dosis biasa orang dewasa untuk depresi

Dosis awal: 10 mg oral sekali sehari; tingkatkan jika perlu setelah setidaknya 1 minggu pengobatan sampai 20 mg sekali sehari

Dosis lanjutan: 10-20 mg oral sekali sehari

Dosis maksimal: 20 mg oral sekali sehari

Dosis biasa orang tua untuk depresi

Dosis rekomendasi: 10 mg oral sekali sehari

Bagaimana dosis escitalopram untuk anak-anak?

Dosis biasa untuk depresi

12-17 tahun:

Dosis awal: 10 mg oral sekali sehari; tingkatkan jika perlu setelah setidaknya 3 minggu pengobatan sampai 20 mg sekali sehari

Dosis lanjutan: 10-20 mg oral sekali sehari

Dosis maksimal: 20 mg oral sekali sehari

18 tahun atau lebih: Dosis biasa orang dewasa

Dalam dosis apakah escitalopram tersedia?

Escitalopram tersedia dalam bentuk tablet: 10 mg, 20 mg

Efek samping Escitalopram

Efek samping apa yang dapat dialami karena escitalopram?

Efek samping umum dapat termasuk mengantuk, pusing, insomnia, mual, perubahan berat badan, dan berkurangnya dorongan seks.

Dapatkan pertolongan medis darurat jika Anda memiliki tanda reaksi alergi: gatal; sulit bernapas; pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Laporkan gejala apapun yang baru atau memburuk kepada dokter, misalnya: perubahan mood atau kebiasaan, kecemasan, serangan panik, sulit tidur, atau jika Anda merasa impulsif, mudah marah, galak, agresif, tidak bisa diam, hiperaktif (secara mental atau fisik), lebih depresi, atau berpikir untuk bunuh diri atau melukai diri sendiri.

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • otot yang sangat kaku, demam tinggi, berkeringat, detak jantung cepat atau tidak teratur, gemetar, merasa hendak pingsan
  • mual, muntah, diare, kehilangan nafsu makan, merasa goyah, kehilangan koordinasi atau
  • sakit kepala, sulit berkonsentrasi, masalah ingatan, lesu, kebingungan, berhalusinasi, pingsan, kejang, sulit atau berhenti bernapas.

Efek samping yang lebih ringan mungkin termasuk:

  • mengantuk, pusing
  • insomnia
  • mual ringan, gas, nyeri ulu hati, sakit perut, sembelit
  • perubahan berat badan
  • dorongan seks berkurang, impoten atau sulit orgasme
  • mulut kering, mengantuk, telinga berdengung

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda ingin tahu tentang efek samping, konsultasikan kepada dokter atau apoteker.

Peringatan dan Perhatian Obat Escitalopram

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan escitalopram?

Sebelum menggunakan escitalopram, beri tahu dokter (atau apoteker) jika Anda:

  • alergi escitalopram, citalopram (Celexa), atau obat lainnya
  • minum pimozide (Orap) atau penghambat monoamine oxidase (MAO) macam isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, Emsam, Zelapar), dan tranylcypromine (Parnate), atau jika Anda telah berhenti minum penghambat MAO selama lebih dari 14 hari. Dokter mungkin akan memberi tahu Anda agar tidak minum escitalopram. Jika Anda memang berhenti, Anda harus menunggu selama setidaknya 14 hari sebelum mulai minum inhibitor MAO
  • harus tahu bahwa escitalopram sangat mirip dengan SSRI lain, citalopram (Celexa). Anda tidak boleh minum dua obat ini serentak.
  • berencana atau sedang minum obat resep dan tanpa resep serta vitamin. Pastikan menyebutkan obat ini: antikoagulan seperti warfarin (Coumadin); antihistamin; aspirin dan obat anti radang nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn); carbamazepine (Tegretol); cimetidine (Tagamet)l ketoconazole (Sporanox), litium (Eskalith, Lithobid, Lithotab); linezolid (Zyvox); obat kecemasan, gangguan mental, atau kejang; obat sakit kepala migrain seperti almotriptan (Axert), eletriptan (Relpax), frovatriptan (Frova), naratriptan (Amerge), rizatriptan (Maxalt), sumatriptan (Imitrex), dan zolmitriptan (Zomig); metoprolol (Lopressor, Toprol XL); antidepresan lainnya macam desipramine (Norpramin); sedatif; sibutramine (Meridia); pil tidur; tramadol; methylene blue; dan penenang. Dokter mungkin perlu mengubah dosis obat atau mengawasi Anda untuk efek samping.
  • sedang mengonsumsi suplemen kesehatan dan produk herbal, terutama produk yang mengandung St. John’s wort atau tryptophan
  • baru-baru ini mengalami serangan jantung dan (telah) mengalami kejang atau penyakit hati, ginjal, tiroid, atau jantung
  • hamil, terutama bila kehamilan dalam beberapa bulan terakhir, atau Anda berencana hamil atau sedang menyusui. Jika Anda hamil saat sedang minum escitalopram, hubungi dokter. Escitalopram mungkin menyebabkan masalah pada bayi baru lahir jika Anda minum obat selama beberapa bulan terakhir kehamilan
  • menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda minum escitalopram
  • perlu diingat bahwa escitalopram mungkin membuat Anda mengantuk. Jangan mengendarai mobil atau mengoperasikan mesin sampai Anda tahu bagaimana obat ini mempengaruhi Anda
  • ingat bahwa alkohol bisa membuat Anda semakin mengantuk karena obat ini
  • Anda perlu tahu bahwa escitalopram mungkin menyebabkan glukoma akut (kondisi di mana cairan mendadak terhambat dan tidak bisa mengalir keluar dari mata sehingga meningkatkan tekanan pada mata dengan cepat dan parah yang mengakibatkan kehilangan penglihatan). Periksalah mata Anda dengan dokter sebelum memulai pengobatan. Jika Anda mual, sakit mata, perubahan penglihatan, seperti mata berkunang-kunang, dan pembengkakan atau warna merah di dalam atau sekitar mata, hubungi dokter atau dapatkan perawatan medis darurat secepatnya.

Apakah escitalopram aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  A= Tidak berisiko,

  B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

  C=Mungkin berisiko,

  D=Ada bukti positif dari risiko,

  X=Kontraindikasi,

 N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Escitalopram

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan escitalopram?

Minum obat ini dengan obat lainnya dapat membuat Anda mengantuk atau memperlambat pernapasan sehingga berbahaya atau menyebabkan efek samping yang mengancam nyawa.

Tanyakan doker sebelum minum escitalopram dengan pil tidur, obat nyeri narkotik, obat yang membuat otot rileks, atau obat kecemasan, depresi, atau kejang.

Beritahu dokter tentang semua obat yang Anda gunakan, dan obat yang Anda mulai atau berhenti gunakan selama pengobatan dengan escitalopram, terutama:

  • antidepresan lainnya
  • buspirone
  • litium
  • St. John’s wort
  • tryptophan (kadang disebut L-tryptophan)
  • obat pengencer darah–warfarin, Coumadin, Jantoven
  • obat sakit kepala migrain–sumatriptan, rizatriptan, and sebagainya
  • obat nyeri narkotik–fentanyl atau tramadol.

Daftar ini tidak lengkap. Obat lainnya mungkin berinteraksi dengan escitalopram, termasuk obat resep dan tanpa resep, vitamin, dan produk herbal. Tidak semua interaksi yang mungkin terdaftar dalam daftar di atas.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan escitalopram?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Interaksi ini telah dipilih berdasarkan potensi manfaat dan tidak perlu terlalu inklusif.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan escitalopram?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

  • bradycardia (detak jantung lambat)
  • Masalah ritme jantung (contohnya  QT berkepanjangan)
  • hypokalemia (kadar kalium rendah dalam darah), tidak diperbaiki
  • hypomagnesemia (kekurangan magnesium dalam darah), tidak diperbaiki—penggunaan obat tidak disarankan bagi pasien dengan kondisi ini
  • gagal jantung bawaan—obat dosis berbentuk butiran dan tablet mengandung sodium, yang bisa memperburuk kondisi ini
  • bertambahnya enzim dalam hati atau
  • penyakit hati (termasuk hepatitis kolestatis)
  • myasthenia gravis (lemah otot parah)—gunakan dengan hati-hati. Mungkin memperburuk kondisi.

Overdosis Escitalopram

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis mungkin termasuk:

  • pusing
  • berkeringat
  • mual
  • muntah
  • gemetaran
  • mengantuk
  • detak jantung cepat atau tidak teratur
  • kejang
  • kebingungan
  • pikun
  • bernapas dengan cepat
  • koma

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewatkan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Mencapai Multiorgasme Saat Seks (untuk Wanita)

Siapa bilang multiorgasme itu sulit untuk Anda raih? Anda bisa mencapai orgasme berkali-kali dengan cara-cara yang ada di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 20 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Infeksi COVID-19 Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

COVID-19 baru-baru ini diduga dapat menyebabkan gangguan pendengaran mendadak. Apakah gangguan pendengaran akibat COVID-19 bisa diobati?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Memanfaatkan Ampas Teh untuk Kecantikan

Tapi taukah Anda jika setelah diminum, ternyata ampas teh pun dapat dimanfaatkan untuk perawatan wajah? Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Kecantikan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kuku yang kuat

Nutrisi dan Makanan untuk Kuku Kuat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
dampak COVID-19 pada laki-laki

Laki-laki Lebih Berisiko Mengalami Gejala Buruk Saat Terinfeksi COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit