Cetirizine

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Cetirizine Obat Apa?

Apa fungsi obat cetirizine?

Cetirizine adalah obat antihistamin yang berfungsi meredakan gejala alergi seperti:

Obat ini bekerja dengan menghalangi zat alami tertentu (yaitu histamin) yang diproduksi tubuh selama reaksi alergi terjadi.

Cetirizine tidak dapat mencegah gatal atau mengobati reaksi alergi serius (misalnya anafilaktik). Maka, apabila dokter telah meresepkan epinephrine untuk mengobati reaksi alergi serius, jangan menggantikannya dengan cetirizine. Pastikan Anda selalu membawa alat suntik epinephrine.

Cetirizine adalah obat yang dapat diperoleh dengan atau tanpa resep dokter di apotek. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah, tablet isap, dan cairan.

Bagaimana aturan pakai Cetirizine?

Jika Anda mengobati alergi dengan obat tanpa resep, baca semua petunjuk di kemasan produk sebelum menggunakan obat ini. Anda juga dapat berkonsultasi dengan apoteker. Bila dokter telah memberikan resep obat ini, minum sesuai yang disarankan, biasanya sekali setiap hari.

Ada beberapa jenis cetirizine tablet yang tersedia, yaitu tablet minum (oral), kunyah, atau tablet isap cepat larut. Jika Anda minum cetirizine tablet, minumlah dengan segelas air.

Kalau Anda minum tablet kunyah, kunyah dulu di mulut sampai benar-benar lumat, baru telan.

Minum segelas air untuk membersihkan sisa-sisa obat. Untuk tablet cepat larut, isap tablet sampai larut di lidah, tanpa digigit. Telan dan minumlah air putih.

Bila Anda meminum obat ini dalam bentuk cairan (sirup), ukur dosis dengan hati-hati. Anda sebaiknya menggunakan sendok takar khusus agar ukurannya tepat.

Jangan gunakan sendok rumah karena dosisnya mungkin saja tak sesuai. Dosis biasanya diberikan berdasarkan umur, kondisi medis, dan respons tubuh terhadap pengobatan.

Jangan meningkatkan dosis atau minum obat sendiri tanpa arahan dokter.

Biasanya, obat ini hanya perlu diminum ketika gejala-gejala alergi sedang muncul. Obat ini bukan obat yang harus Anda minum secara rutin atau dengan dosis harian.

Beri tahu dokter kalau gejala alergi Anda tidak membaik, gatal-gatal tidak kunjung hilang 3 hari setelah pengobatan, atau gatal berlangsung lebih dari 6 minggu.

Dapatkan pertolongan medis segera bila kondisi Anda memburuk atau Anda mungkin memiliki masalah kesehatan serius (misalnya reaksi alergi sangat serius/anafilaktik).

Bagaimana cara penyimpanan Cetirizine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan menyimpan obat di kamar mandi atau membekukannya.

Cetirizine adalah obat generik. Obat ini mungkin saja memiliki berbagai merek dari berbagai produsen obat. Merek lain mugkin saja memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Apa saja merek dagang obat cetirizine yang tersedia di Indonesia?

Anda bisa mendapatkan cetirizine untuk alergi atau gejala lain, dengan cara mendapatkan obat generiknya. Anda juga bisa memilih beberapa merek berikut ini yang tersedia di Indonesia:

  • Betarhin
  • Capritazin
  • Cerini
  • Cetinal
  • Cetrol
  • Cetymin
  • Esculer
  • Estin
  • Falergi
  • Intrizin
  • Lerzin
  • Ozen
  • Ritez
  • Rybest
  • Ryvel
  • Ryzen
  • Simzen
  • Tiriz
  • Yarizine
  • Zenriz
  • Zine

Dosis Cetirizine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Cetirizine untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis cetirizine yang direkomendasikan untuk orang dewasa:

  • Untuk mengatasi alergi pada orang dewasa, dosis obat cetirizine adalah 10 mg sehari sekali atau 5 mg dua kali sehari
  • Untuk mengatasi alergi pada lansia, dosis obat cetirizine adalah 5 mg sekali sehari untuk dosis awal

Bagaimana dosis Cetirizine untuk anak-anak?

Cetirizine tablet aman diberikan pada anak usia 6-12 tahun. Berikan dosis 5 mg (setengah tablet) sebanyak dua kali sehari.

Berikut adalah rincian dosis tablet cetirizine untuk anak:

  • Untuk anak usia 6 – 23 bulan, dosis obat cetirizine adalah 2,5 mg sekali sehari. Dosis maksimum 2,5 mg dua kali sehari bagi usia 12 bulan ke atas
  • Untuk anak usia 2 – 5 tahun, dosis obat cetirizine adalah 5 mg sekali sehari atau 2,5 mg dua kali sehari
  • Untuk anak usia 6 tahun ke atas, dosis obat cetirizine adalah 10 mg sekali sehari atau 5 mg dua kali sehari

Anda bisa memberikan anak cetirizine pada pagi dan sore hari. Usahakan untuk minum obat ini pada jam yang sama setiap hari selama masa pengobatan.

Dalam dosis apakah Cetirizine tersedia?

Ketersediaan bentuk dan dosis obat cetirizine adalah:

  • Tablet, oral: 5 mg dan 10 mg
  • Larutan, oral: 5 mg/5 ml, 2,5 mg/5 ml

Efek samping cetirizine

Apa efek samping cetirizine yang mungkin terjadi?

Sama seperti obat-obatan pada umumnya, cetirizine termasuk obat yang berpotensi menimbulkan terjadinya efek samping pada beberapa orang.

Efek samping paling umum dari penggunaan obat cetirizine adalah:

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Efek samping berupa reaksi alergi serius (anafilaktik) jarang terjadi akibat cetirizine. Namun, jika Anda mengalami tanda-tanda dan gejala di bawah ini, segera hentikan penggunaan obat ini dan cari pertolongan medis:

  • Ruam kulit
  • Gatal-gatal
  • Pembengkakan di wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Kesulitan bernapas
  • Pusing
  • Sakit kepala parah

Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi efek samping cetirizine, yaitu:

1. Menggunakan antihistamin lain

Konsumsi cetirizine sering kali membuat Anda mengantuk. Jika hal ini cukup mengganggu aktivitas, cobalah menggantinya dengan antihistamin lain yang tidak menyebabkan kantuk.

2. Minum banyak air

Untuk membantu mengatasi efek samping sakit kepala akibat cetirizine, pastikan Anda minum air yang banyak. Hindari alkohol untuk sementara waktu.

Anda dapat meminta resep obat penghilang rasa sakit dari dokter atau rekomendasi dari apoteker. Sakit kepala akibat cetirizine biasanya akan menghilang 1 minggu setelah minum obat. Hubungi dokter apabila sakit kepala tidak kunjung hilang dan berlangsung lebih dari seminggu.

3. Makan permen

Efek samping lain dari cetirizine adalah mulut kering. Anda dapat mengatasi masalah yang satu ini dengan mengisap permen atau mengunyah permen karet. Namun, pastikan permen tersebut bebas dari gula agar tak memunculkan masalah baru akibat kelebihan gula.

4. Mengurangi makanan yang terlalu berat

Anda juga dapat mengatasi rasa mual akibat cetirizine dengan mengubah pola makan untuk sementara waktu.

Pilihlah makanan yang tidak terlalu berlebihan dari segi bumbu dan porsi. Anda juga sebaiknya menghindari makanan yang terlalu pedas.

Anda juga disarankan untuk makan dengan porsi lebih sedikit, tapi lebih sering.

5. Hindari menyetir atau beraktivitas berat

Efek samping cetirizine yang cukup mengganggu adalah merasa pusing, sakit kepala, sakit perut, serta mengantuk.

Oleh karena itu, pastikan Anda menghentikan kegiatan Anda untuk sementara waktu dan istirahat terlebih dahulu. Jangan menyetir atau membawa kendaraan terlebih dahulu.

6. Sakit tenggorokan

Terkadang, cetirizine juga dapat menimbulkan efek samping berupa sakit atau radang tenggorokan. Solusinya, Anda dapat mencoba kumur dengan aspirin yang dilarutkan ke dalam setengah gelas air. Anda juga bisa menggunakan obat kumur penghilang rasa sakit.

Jika gejala sakit tenggorokan tidak kunjung hilang seminggu setelah Anda minum obat ini, segera hubungi dokter. Selain itu, jangan berikan air larutan aspirin pada anak-anak di bawah usia 16 tahun.

Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Cetirizine?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat cetirizine adalah:

  • Anda harus menghentikan pengobatan ini jika Anda alergi cetirizine.
  • Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter tentang semua kondisi medis Anda.
  • Orang lanjut usia mungkin memerlukan dosis yang lebih rendah. Ikuti instruksi dokter.
  • Beri tahu dokter kalau Anda menggunakan obat lain yang menyebabkan kantuk (seperti obat flu atau alergi lainnya), obat tidur, obat yang membuat otot rileks, dan obat untuk kejang, depresi, atau kecemasan.
  • Cetirizine dapat menyebabkan efek samping yang mungkin mengganggu pikiran atau reaksi. Berhati-hatilah bila Anda mengendarai atau melakukan aktivitas yang mengharuskan Anda tetap terjaga dan waspada.

Apakah cetirizine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan cetirizine untuk ibu hamil ataupun menyusui.

Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat, FDA.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Selain itu, obat ini juga dapat terserap ke dalam air susu ibu yang menyusui. Itu sebabnya, ada kemungkinan cetirizine dapat terminum oleh bayi jika diminum untuk ibu menyusui.

Jika Anda akan mengonsumsi obat ini saat masih dalam masa menyusui, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Anda mungkin akan mendapatkan rekomendasi obat lain yang aman untuk menyusui.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Cetirizine?

Walaupun beberapa jenis obat tidak bisa diminum secara bersamaan, ada juga kasus di mana obat-obat yang saling berinteraksi diresepkan bersamaan.

Dalam kasus ini, dokter mungkin mengubah dosis atau memberitahukan langkah pencegahan. Informasikan seluruh obat-obatan, baik resep maupun nonresep, dan produk herbal kepada tenaga medis.

Berikut adalah daftar kemungkinan obat yang dapat memicu terjadinya interaksi dengan cetirizine. Beri tahu dokter atau tim medis jika Anda sedang mengonsumsi salah satu dari obat-obatan berikut:

  • midodrine (obat penurun tekanan darah)
  • ritonavir (obat infeksi HIV)
  • obat lainnya yang menyebabkan rasa kantuk, mulut kering, atau sulit buang air kecil

Anda juga sebaiknya menghindari konsumsi obat herbal, vitamin, atau suplemen lain apabila akan meminum cetirizine.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Merokok atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Terdapat beberapa kondisi kesehatan tertentu yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat cetirizine. Maka itu, selalu beri tahu dokter mengenai kondisi-kondisi kesehatan yang Anda miliki sebelum mengonsumsi obat tertentu.

Menurut Drugs.com, berikut adalah kondisi-kondisi kesehatan yang mungkin menimbulkan interaksi dengan obat ini:

  • penyakit atau kelainan pada ginjal
  • ketergantungan atau penyalahgunaan minuman beralkohol

Overdosis Cetirizine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Apabila merasa Anda atau anak Anda minum cetirizine dengan dosis yang lebih banyak dari anjuran dokter atau apoteker, segera hubungi dokter. Dokter Anda akan menilai kondisi Anda dan mengambil tindakan jika diperlukan.

Efek samping yang mungkin muncul akibat kelebihan dosis cetirizine antara lain:

  • pusing
  • sakit kepala
  • diare
  • lemas
  • jantung berdegup kencang
  • tremor
  • pupil mata membesar

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

    Ruam di kulit setelah memakai parfum pertanda alergi parfum? Jangan terburu-buru mendiagnosis, berikut beberapa penyebab yang mungkin Anda alami.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Hidup Sehat, Fakta Unik 23/03/2020 . Waktu baca 4 menit

    Vasodilator, Obat untuk Memperlebar Pembuluh Darah

    Vasodilator merupakan salah satu pengobatan untuk menangani kondisi hipertensi atau penyakit jantung. Simak penjelasannya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Fakta Unik 16/03/2020 . Waktu baca 4 menit

    Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

    Gumoh biasa terjadi pada anak dan berbeda dengan muntah-muntah. Penyebab anak sering muntah ini perlu Anda ketahui agar dapat tepat dan cepat mengatasinya.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Gangguan Pencernaan, Health Centers 09/03/2020 . Waktu baca 5 menit

    Bagaimana Cara Mencegah Alergi pada Bahan Pakaian?

    Mencegah alergi bahan pakaian diperlukan supaya Anda terhindar dari rasa tidak nyaman pada kulit Anda, seperti kemerahan dan gatal.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Hidup Sehat, Tips Sehat 28/01/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pro kontra antidepresan

    Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    penyebab hidung meler

    Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit
    alergi-buah-kiwi

    Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 6 menit
    cara menyimpan obat padat

    Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 17/04/2020 . Waktu baca 4 menit