Methylphenidate obat apa?

Oleh

Nama Generik: Methylphenidate Merek: Prohiper 10, Concerta dan Ritalin Ritalin/Ritalin.

Penggunaan

Untuk apa Methylphenidate?

Methylphenidate adalah stimulan sistem saraf pusat. Obat ini mempengaruhi zat kimia dalam otak dan saraf yang berkontribusi terhadap impuls hiperaktif dan impuls kontrol.

Methylphenidate digunakan untuk mengobati gangguan kekurangan fokus, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), dan narkolepsi.

Methylphenidate juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan.

Bagaimana cara penggunaan Methylphenidate?

Gunakan methylphenidate sesuai yang ditentukan oleh dokter Anda. Ikuti semua petunjuk pada label resep obat Anda. Dokter Anda mungkin sesekali mengubah dosis Anda untuk memastikan Anda mendapatkan hasil terbaik. Jangan minum obat ini dalam jumlah yang lebih banyak atau lebih sedikit atau lebih lama dari yang direkomendasikan.

Beberapa merek obat ini harus digunakan setidaknya 30 menit sebelum makan. extended release dari methylphenidate dapat digunakan dengan atau tanpa makanan. Ikuti petunjuk pada label obat Anda.

Tablet methylphenidate harus dikunyah sebelum Anda menelannya.

Takarkan obat cair dengan jarum suntik dosis yang disediakan, atau dengan sendok dosis khusus atau cup obat. Jika Anda tidak memiliki perangkat untuk mengukur dosis tanyakan kepada apoteker Anda untuk mendapatkannya.

Kocok suspensi oral (Quillivant) dengan benar sebelum Anda mengukur dosis.

Jangan menghancurkan, mengunyah, atau menghancurkan tablet extended release  methylphenidate. Telan secara utuh. Pil yang dipecahkan dapat menyebabkan terlalu banyak obat yang akan dikonsumsi pada satu waktu.

Anda dapat membuka kapsul extended release dan taburkan obat ke dalam sesendok puding atau saus apel untuk lebih mudah ditelan. Telan langsung tanpa mengunyah. Jangan menyimpan campuran untuk digunakan di waktu yang akan datang. Buanglah kapsul yang telah kosong.

Untuk mencegah masalah tidur, minum obat ini di pagi hari.

Jika Anda memerlukan pembedahan, beri tahu dokter bedah sebelum melakukan operasi tentang penggunaan methylphenidate. Anda mungkin perlu untuk berhenti menggunakan obat ini untuk waktu yang singkat.

Pantaulah jumlah obat yang digunakan dari masing-masing botol baru. Methylphenidate adalah obat yang dapat disalahgunakan dan Anda harus waspada jika ada yang menggunakan obat Anda dengan tidak benar atau tanpa resep.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Methylphenidate?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Methylphenidate untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa biasa untuk Attention Deficit Disorder

Tablet immediate release termasuk tablet kunyah (Ritalin, Methylin, methylphenidate)

Dosis awal: 10 mg secara oral 2 atau 3 kali sehari

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 5 sampai 10 mg sampai maksimum 60 mg per hari.

Tablet extended release (Ritalin SR, Metadate ER)

Dosis awal: Methylphenidate juga tersedia sebagai 10 mg dan 20 mg tablet dosis berkelanjutan dengan durasi kerja sekitar 8 jam.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan dengan penambahan mingguan 10 mg, sampai maksimum 60 mg/hari, dengan dosis pertama digunakan sebelum sarapan.

Kapsul extended release (Metadate CD)

Dosis awal: 20 mg secara oral sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 20 mg sampai maksimal 60 mg sekali sehari di pagi hari.

Suspensi extended release (Quillivant XR)

Dosis awal: 20 mg secara oral sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 10 mg sampai 20 mg sampai maksimal 60 mg sekali sehari di pagi hari.

Kapsul extended release  (Ritalin LA)

Dosis awal: 20 mg secara oral sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 10 mg sampai maksimal 60 mg sekali sehari di pagi hari.

Tablet extended release (Concerta)

Awal: (Methylphenidate- pasien naif) 18 mg sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Untuk pasien yang sudah menerima methylphenidate

Pemeliharaan: Dapat meningkat secara bertahap 18 mg pada interval mingguan hingga maksimal 72 mg sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Sistem transdermal (Daytrana)

Dosis harus dititrasi untuk dapat bekerja berdasarkan jadwal titrasi yang direkomendasikan sebagai berikut:

Minggu 1: 10 mg/9 jam patch harian

Minggu 2: 15 mg/9 jam patch harian

Minggu 3: 20 mg/9 jam patch harian

Minggu 4: 30 mg/9 jam patch harian

Dosis Dewasa biasa untuk Narkolepsi

Tablet immediate release (Ritalin, Methylin, methylphenidate)

Dosis awal: 10 mg secara oral 2 atau 3 kali sehari, sebaiknya 30 sampai 45 menit sebelum makan.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 5 sampai 10 mg sampai maksimum 60 mg per hari. Pada beberapa pasien, 10 sampai 15 mg setiap hari mungkin cukup.

Tablet dosis berkelanjutan (Ritalin SR, Metadate ER)

Dosis awal: Methylphenidate juga tersedia sebagai tablet dosis berkelanjutan10 mg dan 20 mg dengan durasi kerja sekitar 8 jam.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan dengan penambahan mingguan 10 mg, sampai maksimum 60 mg/hari, dengan dosis pertama digunakan sebelum sarapan.

Kapsul extended release (Metadate CD)

Dosis awal: 20 mg secara oral sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 20 mg sampai maksimal 60 mg sekali sehari di pagi hari.

Tablet extended release (Concerta)

Awal: (Methylphenidate- pasien naif) 18 mg sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Untuk pasien yang sudah menerima methylphenidate

Pemeliharaan: Dapat meningkat secara bertahap 18 mg pada interval mingguan hingga maksimal 72 mg sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Bagaimana dosis Methylphenidate untuk anak-anak?

Dosis anak-anak biasa untuk Attention Deficit Disorder

6 tahun atau lebih: tablet immediate release termasuk tablet kunyah (Ritalin, Methylin, methylphenidate)

Dosis awal: 2,5-5 mg secara oral dua kali sehari, diambil 30 sampai 45 menit sebelum sarapan dan makan siang.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 5 sampai 10 mg sampai maksimal 60 mg/hari dalam 2 atau 3 dosis yang terbagi.

Tablet dosis berkelanjutan (Ritalin SR, Metadate ER):

Dosis awal: Methylphenidate juga tersedia sebagai tablet dosis berkelanjutan 10 mg dan 20 mg dengan durasi kerja sekitar 8 jam. Jika dosis tablet berkelanjutan sesuai dengan dosis dititrasi methylphenidate tablet biasa (digunakan tidak lebih sering pada setiap 8 jam), maka tablet dosis lambat dapat digunakan sebagai pengganti tablet biasa.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan dengan penambahan mingguan 10 mg, sampai maksimum 60 mg/hari, dengan dosis pertama dihunqkan sebelum sarapan.

Kapsul extended release (Metadate CD)

Dosis awal: 20 mg secaraoral sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 20 mg sampai maksimal 60 mg sekali sehari di pagi hari.

Suspensi oral extended release (Quillivant XR):

Dosis awal: 20 mg secara oral sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Dosis pemeliharaan: Dosis dapat ditingkatkan mingguan dengan penambahan sebesar 10 mg sampai 20 mg sampai maksimal 60 mg sekali sehari di pagi hari.

Tablet extended release (Concerta):

Awal: (Methylphenidate- pasien naif) 18 mg sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Dosis maksimum: 6 tahun sampai 12 tahun: 54 mg/hari, lebih dari 12 tahun: 72 mg/hari tidak melebihi 2 mg/kg/hari.

Pemeliharaan: Dapat meningkat secara bertahap 18 mg pada interval mingguan hingga maksimal 72 mg sekali sehari di pagi hari sebelum sarapan.

Sistem transdermal (Daytrana):

Dosis harus dititrasi untuk dapat bekerja berdasarkan jadwal titrasi yang direkomendasikan sebagai berikut:

Minggu 1: 10 mg/9 jam patch harian

Minggu 2: 15 mg/9 jam patch harian

Minggu 3: 20 mg/9 jam patch harian

Minggu 4: 30 mg/9 jam patch harian

Dalam dosis apakah Methylphenidate tersedia?

Kapsul, extended release, oral: 10 mg, 20 mg, 30 mg, 40 mg, 50 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Methylphenidate?

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini: mual, muntah, berkeringat, gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau merasa seperti Anda akan pingsan.

Hentikan menggunakan methylphenidate dan hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:

  • detak jantung cepat, berdebar, atau detak jantung tidak merata
  • perasaan seperti Anda akan pingsan
  • demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala parah, kulit mengelupas, dan ruam kulit merah
  • agresi, gelisah, halusinasi, perilaku yang tidak biasa, atau motorik tics (otot berkedut)
  • mudah memar, adanya bintik-bintik ungu pada kulit Anda
  • tekanan darah tinggi yang berbahaya (sakit kepala parah, penglihatan kabur, berdengung di telinga Anda, kecemasan, kebingungan, nyeri dada, sesak napas, detak jantung yang tidak rata, kejang)

Efek samping yang tidak begitu serius mungkin termasuk:

  • nyeri perut, mual, muntah, kehilangan nafsu makan
  • masalah penglihatan, pusing, sakit kepala ringan
  • berkeringat, ruam kulit ringan
  • mati rasa, kesemutan, atau rasa dingin di tangan atau kaki
  • perasaan  gugup, masalah tidur (insomnia)
  • penurunan berat badan

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Methylphenidate?

Sebelum menggunakan methylphenidate,

  • beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap methylphenidate, untuk obat lain, atau salah satu bahan dalam produk methylphenidate yang Anda gunakan Tanyakan kepada dokter atau lihat Panduan Obat untuk daftar penyusun bahan
  • beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan monoamine oxidase (MAO) inhibitor, termasuk isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, Emsam, Zelapar), dan tranylcypromine (Parnate), atau telah berhenti menggunakan obat tersebut selama 14 terakhir hari. Dokter Anda mungkin akan memberi tahu Anda untuk tidak menggunakan methylphenidate sampai setidaknya 14 hari telah berlalu sejak terakhir mengambil inhibitor MAO.
  • beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan hal berikut: antikoagulan ( ‘pengencer darah’) seperti warfarin (Coumadin, Jantoven) antidepresan seperti clomipramine (Anafranil), desipramine (Norpramin), dan imipramine (Tofranil) dekongestan (batuk dan dingin obat) obat untuk tekanan darah tinggi obat untuk kejang seperti fenobarbital, fenitoin (Dilantin), dan primidone (Mysoline) metildopa (Aldomet) selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) seperti citalopram (Celexa), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem, di Symbyax), fluvoxamine (Luvox), paroxetine (Paxil), dan sertraline (Zoloft) dan venlafaxine (Effexor). Jika Anda menggunakan Ritalin LA, juga beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan antasid atau obat untuk sakit maag atau borok. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau monitor Anda dengan hati-hati untuk efek samping.
  • beri tahu dokter Anda jika Anda atau seseorang dalam keluarga Anda memiliki atau pernah memiliki sindrom Tourette (kondisi yang ditandai oleh kebutuhan untuk melakukan gerakan berulang atau mengulang suara atau kata-kata), wajah atau motorik tics (diulangnya gerakan yang tak terkendali), atau tics lisan (pengulangan suara atau kata-kata yang sulit untuk dikontrol). Juga beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki glaukoma (peningkatan tekanan pada mata yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan), kelenjar tiroid yang terlalu aktif, atau perasaan cemas, tegang, atau agitasi. Jika Anda menggunakan tablet intermediate-acting extended-release (Metadate ER) atau kapsul extended release untuk penggunaan jangka panjang (Metadate CD), beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki kondisi yang mencegah Anda dari mencerna makanan yang mengandung gula, pati, atau produk susu. Dokter Anda mungkin akan memberi tahu Anda untuk tidak menggunakan methylphenidate jika Anda memiliki kondisi ini
  • beri tahu dokter Anda jika seseorang dalam keluarga Anda memiliki atau pernah memiliki detak jantung yang tidak teratur atau telah mati mendadak. Juga beri tahu dokter Anda jika Anda baru saja mengalami serangan jantung dan jika Anda memiliki atau pernah memiliki cacat jantung, tekanan darah tinggi, penyakit detak jantung, penyakit jantung atau pembuluh darah yang tidak teratur, pengerasan arteri, atau masalah jantung lainnya. Dokter Anda mungkin akan memberi tahu Anda untuk tidak menggunakan methylphenidate jika Anda memiliki kondisi jantung atau jika ada risiko tinggi yang mungkin Anda alami pada kondisi jantung Anda
  • beri tahu dokter Anda jika Anda atau seseorang dalam keluarga Anda memiliki atau pernah memiliki depresi, gangguan bipolar (suasana hati yang berubah ke dari depresi ke suasana hati normal dan bersemangat), mania (hiruk pikuk, suasana hati gembira normal), atau telah berpikir untuk mencoba bunuh diri. Selain itu beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah memiliki kejang, electroencephalogram abnormal (EEG, sebuah tes yang mengukur aktivitas listrik di otak), masalah sirkulasi di jari tangan atau kaki, atau penyakit mental. Jika Anda mengonsumsi tablet kunyah, beri tahu dokter Anda jika Anda mengalami kesulitan menelan atau jika Anda memiliki fenilketonuria (PKU, kondisi turunan di mana diet khusus harus diikuti untuk mencegah keterbelakangan mental). Jika Anda menggunakan tablet extended release (Konser), beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki penyempitan atau penyumbatan sistem pencernaan Anda
  • beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk  hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan methylphenidate, hubungi dokter Anda
  • bicara  dengan dokter Anda tentang risiko dan manfaat dari menggunakan methylphenidate jika Anda berusia 65 tahun atau lebih tua. orang dewasa yang lebih tua tidak dianjurkan untuk menggunakan methylphenidate karena tidak aman seperti obat lain yang dapat digunakan untuk mengobati kondisi yang sama
  • jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi Anda tentang penggunaan methylphenidate
  • Anda harus tahu methylphenidate yang harus digunakan sebagai bagian dari program perawatan total untuk ADHD, yang mungkin meliputi konseling dan pendidikan khusus. Pastikan untuk mengikuti semua saran dokter dan/atau instruksi terapis. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping

Apakah Methylphenidate aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Methylphenidate dapat masuk ke ASI dan membahayakan bayi. Anda tak boleh menyusui saat sedang dalam pengobatan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Methylphenidate?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter

Beri tahu dokter Anda tentang semua obat-obatan lain yang Anda gunakan, terutama:

  • lonidine  
  • guanethidine  
  • pengencer darah seperti warfarin, Coumadin
  • antidepresan – amitriptyline, citalopram, doksepin, fluoxetine, nortriptyline, paroxetine, sertraline, dan lain-lain
  • obat flu atau alergi yang mengandung dekongestan
  • obat  untuk mengobati tekanan darah tinggi atau rendah
  • obat kejang – fenobarbital, fenitoin, primidone atau
  • obat perangsang atau pil diet

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Methylphenidate?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Methylphenidate?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti:

  • agitasi, berat
  • kecemasan berat
  • glaukoma
  • tics motorik (gerakan otot berulang)
  • ketegangan berat
  • riwayat syndrome Tourette, atau adanya keluarga yang menderita sindrom tersebut. Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • penyalahgunaan  alkohol, termasuk adanya riwayat
  • penyalahgunaan  obat atau ketergantungan obat, termasuk jika ada riwayat. Gunakan dengan hati-hati. Ketergantungan lebih mungkin untuk terjadi
  • angina pectoris (nyeri dada) berat atau
  • aritmia (masalah irama jantung) berat
  • fruktosa intoleransi (masalah keturunan langka)
  • glukosa-galaktosa malabsorpsi (masalah keturunan langka)
  • serangan jantung baru  
  • gagal jantung  
  • hipertensi (tekanan darah tinggi) berat
  • hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif)
  • insufiensi  sukrase-isomaltase (masalah keturunan langka)
  • bedah-kapsul metadate CD® extended release sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • bipolar disorder (penyakit manic-depressive), adanya riwayat
  • masalah pembuluh darah (misalnya, penyakit Raynaud)
  • penyakit arteri koroner  
  • depresi, adanya riwayat
  • serangan jantung baru
  • penyakit jantung  (misalnya, kardiomiopati)
  • gagal jantung  
  • masalah irama jantung (misalnya, aritmia ventrikel), adanya riwayat
  • hipertensi (tekanan darah tinggi) atau
  • hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif) atau
  • priapisme (ereksi penis yang menyakitkan atau berkepanjangan)
  • psikosis (penyakit mental), adanya riwayat
  • kejang, adanya riwayat
  • stroke, adanya riwayat
  • takikardia (denyut jantung cepat). Gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk.
  • cystic fibrosis ataumasalah perut atau usus (misalnya, penyumbatan usus, divertikulum Meckel, peritonitis, sindrom usus pendek)
  • masalah  dengan menelan. Tablet Concerta® extended release tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi ini.

.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis mungkin termasuk:

  • muntah
  • agitasi  
  • gemetar yang tak terkendali  dari bagian tubuh
  • otot berkedut  
  • kejang  
  • hilangnya  kesadaran
  • kebahagiaan yang tidak beralasan
  • kebingungan  
  • berhalusinasi (melihat sesuatu atau mendengar suara-suara yang tidak ada)
  • berkeringat  
  • wajah menghangat dan memerah  
  • sakit kepala
  • demam  
  • detak jantung

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca