Nama Generik: Ketorolac Merek: Farpain, Ketorolac Otto, Lactopain, Lactor, Lantipain, Latorec, Matolac, Rativol, Remopain, Rindopain, Rolac, Scelto, Toramine, Torasic, Torpain, Dolac, Ketopain, Ketorolac Hexpharm, Ketorolac OGB Dexa, Ketrobat, K-Pain, Painrel, Ropain, Teranol, Topidol, Toradol, TrolacdanXevolac.

Fungsi Obat

Obat apa Ketorolac?

Ketorolac adalah obat dengan fungsi mengatasi nyeri sedang hingga nyeri berat untuk sementara. Biasanya obat ini digunakan sebelum atau sesudah prosedur medis, atau setelah operasi. Ketorolac adalah golongan obat nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID) yang bekerja dengan memblok produksi substansi alami tubuh yang menyebabkan inflamasi. Efek ini membantu mengurangi bengkak, nyeri, atau demam.

Ketorolac tidak boleh digunakan untuk nyeri ringan atau kondisi nyeri jangka panjang (seperti radang sendi).

Dosis ketorolac dan efek samping ketorolac akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana aturan pakai Ketorolac?

Gunakan obat ini tepat seperti yang dianjurkan. Jangan menggunakan obat dengan jumlah lebih, atau menggunakannya lebih lama dari yang dianjurkan dokter. Ikuti aturan pada label resep Anda. Ketorolac tidak untuk mengobati nyeri ringan.

Ketorolac biasanya diberikan pertama dalam suntikan, dan lalu dalam bentuk obat oral (diminum). Injeksi ketorolac diberikan melalui jarum suntik ke otot atau vena. Dokter, perawat, atau pelayan kesehatan lain akan menyuntik Anda. Tablet ketorolac harus diberikan dengan segelas air.

Ketorolac normalnya diberikan untuk ≤ 5 hari, termasuk bentuk injeksi dan oral dikombinasi. Penggunaan ketorolac jangka panjang dapat merusak ginjal atau menyebabkan perdarahan. Jika Anda akan dioperasi, beritahukan dokter bedah jika Anda sedang menggunakan ketorolac.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Ketorolac?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Ketorolac untuk orang dewasa?

Dosis ketorolac untuk nyeri

Parenteral, pemberian dosis tunggal:

  • IM: Pasien kurang dari 65 tahun: satu dosis 60 mg. Pasien dengan gangguan ginjal, dan/atau kurang dari 50 kg (110 pon): satu dosis 30 mg.
  • IV: Pasien kurang dari 65 tahun: satu dosis 30 mg. Pasien dengan gangguan ginjal, dan/atau kurang dari 50 kg (110 pon): satu dosis 15 mg.

Pemberian dosis ganda:

  • Pasien kurang dari 65 tahun: 30 mg IM atau IV setiap 6 jam sesuai kebutuhan. Dosis maksimal harian tidak lebih dari 120 mg.
  • Pasien dengan gangguan ginjal, dan/atau kurang dari 50 kg (110 pon): 15 mg IM atau IV setiap 6 jam sesuai kebutuhan. Dosis maksimal harian tidak lebih dari 60 mg.

Oral:

10 mg secara oral 4 kali sehari sesuai kebutuhan. Dosis maksimal harian tidak lebih dari 40 mg.

  • Pasien kurang dari 50 kg: Dosis maksimal harian tidak lebih dari 40 mg.
  • Spray Hidung: Pasien kurang dari 65 tahun: 31.5 mg (satu 15.75 mg spray pada setiap lubang hidung) setiap 6-8 jam.

Dosis maksimal harian: 126 mg

Bagaimana dosis Ketorolac untuk anak-anak?

Dosis ketorolac untuk mengatasi nyeri pada anak-anak

≥ 1 bulan dan kurang dari 2 tahun: terapi dosis ganda, IV: 0.5 mg/kg setiap 6-8 jam.. Tidak lebih dari 48-72 jam terapi.

Anak 2-16 tahun dan anak lebih dari 16 tahun yang kurang dari 50 kg: tidak lebih dari dosis dewasa.

  • Terapi dosis tunggal, IM: 1 mg/kg dosis tunggal, dosis maksimal: 30 mg. IV: 0.5 mg/kg dosis tunggal. Dosis maksimal: 15 mg
  • Terapi dosis ganda, IM atau IV: 0.5 mg/kg setiap 6 jam. Tidak lebih dari 5 hari terapi.
  • Oral: belum ada penelitian pada anak.

Anak lebih dari 16 tahun dan lebih dari 50 kg:

  • Terapi dosis tunggal: IM: 60 mg dosis tunggal. IV: 30 mg dosis tunggal
  • Terapi dosis ganda: IM atau IV: 30 mg setiap 6 jam. Dosis maksimal: 120 mg/hari
  • Oral: Dosis awal: 20 mg. Dosis rumatan: 10 mg setiap 4-6 jam. Dosis maksimal: 40 mg/hari

Dalam dosis apakah Ketorolac tersedia?

Ketorolac tersedia dalam bentuk Solution, Injection: 30 mg/mL.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Ketorolac?

 

Berhenti menggunakan ketorolac dan cari perawatan medis segera atau hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius berikut ini:

  • Nyeri dada, lemas, sesak, bicara rero, masalah penglihatan atau keseimbangan
  • BAB hitam, berdarah, atau gelap;
  • Batuk darah atau muntah seperti kopi
  • Bengkak atau berat badan naik cepat
  • Lebih jarang atau tidak buang air kecil
  • Mual, nyeri perut,demam ringan, tidak napsu makan, urin gelap, BAB dempul, sakit kuning (kulit atau mata menguning)
  • Demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala dengan lepuhan, mengelupas, dan ruam kulit merah
  • Tanda awal sariawan di mulut atau ruam kulit, tidak peduli seberapa ringan
  • Kulit pucat, mudah memar, kesemutan berat, baal, nyeri, lemah otot; atau
  • Demam, sakit kepala, kaku leher, menggigil, sensitivitas terhadap cahaya meningkat, bintik kecil ungu pada kulit, dan/atau kejang (konvulsi)

Efek samping yang lebih ringan yaitu:

  • Sakit perut, mual atau muntah ringan, diare, konstipasi
  • Heartburn ringan, nyeri perut, kembung
  • Pusing, sakit kepala, mengantuk
  • Berkeringat; atau
  • Telinga berdenging

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius atau apabila efek samping memburuk atau tak kunjung hilang.

Pencegahan & Peringatan

Apakah Ketorolac aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan ketorolac pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) untuk trimester 1 dan 2, dan kategori D (ada bukti bahwa berisiko) untuk trimester 3 menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •  A= Tidak berisiko
  •  B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •  C=Mungkin berisiko
  •  D=Ada bukti positif dari risiko
  •  X=Kontraindikasi
  •  N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Ketorolac?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

  • Pengencer darah seperti warfarin (Coumadin)
  • Lithium (Eskalith, Lithobid)
  • Methotrexate (Rheumatrex, Trexall)
  • Thiothixene (Navane)
  • Alprazolam (Xanax)
  • Diuretik (pil air) seperti furosemide (Lasix)
  • Pelemas otot
  • Steroid (prednisone dan lain-lain)
  • Obat kejang seprti carbamazepine (Carbatrol, Tegretol) atau phenytoin (Dilantin)
  • Obat jantung atau tekanan darah tinggi candesartan (Atacand), eprosartan (Teveten), irbesartan (Avapro, Avalide), losartan (Cozaar, Hyzaar), valsartan (Diovan), telmisartan (Micardis), atau olmesartan (Benicar); atau
  • Aspirin atau NSAIDs lain seperti etodolac (Lodine), flurbiprofen (Ansaid), indomethacin (Indocin), ketoprofen (Orudis), ketorolac (Toradol), mefenamic acid (Ponstel), meloxicam (Mobic), nabumetone (Relafen), naproxen (Aleve, Naprosyn), piroxicam (Feldene), dan lain-lain; atau
  • ACE inhibitor seperti benazepril (Lotensin), captopril (Capoten), fosinopril (Monopril), enalapril (Vasotec), lisinopril (Prinivil, Zestril), ramipril (Altace), dan lain-lain

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Ketorolac?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Ketorolac?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Penyalahgunaan alkohol atau
  • Diabetes mellitus (kencing manis) atau
  • Edema (bengkak pada wajah, jari, kaki atau kaki bagian bawah karena terlalu banyak cairan dalam tubuh) atau
  • Penyakit ginjal atau
  • Penyakit hati (berat) atau
  • Systemic lupus erythematosus (SLE)—risiko efek samping meningkat
  • Asma atau
  • Penyakit jantung atau
  • Tekanan darah tinggi—Ketorolac dapat memperburuk kondisi Anda
  • Riwayat perdarahan di otak atau
  • Hemofiliaatau gangguan perdarahan lain—Ketorolac meningkatkan risiko perdarahan serius
  • Riwayat perdarahan lambung atau usus atau
  • Riwayat kolitis, ulkus lambung, atau masalah lambung atau usus lain—Ketorolac dapat memperburuk masalah lambung atau usus. Dan juga, perdarahan lambung atau usus lebih mudah terjadi selama terapi ketorolac pada orang dengan kondisi ini

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis yaitu:

  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • BAB berdarah, hitam atau gelap
  • Muntah darah atau muntah terlihat seperti kopi
  • Mengantuk
  • Pernapasan lambat atau cepat, napas dangkal
  • Koma (penurunan kesadaran sementara)

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 15, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 15, 2016