Nama Generik: Gliclazide Merek: Diamicron MR 60, Glikamel, Glucored, Glukolos, Linodiab, Meltika, Pedab, Fredam, Glidabet, Glucodex, Glycafor, Gored, Nufamicron, Tiaglib, Xepabet dan Zibet.

Penggunaan

Untuk apa gliclazide?

Obat ini adalah obat yang berguna dalam konjungsi dengan diet dan latihan regimen untuk mengontrol kadar gula dalam darah yang tinggi pada pasien diabetes non-insulin dependent (yang tidak bergantung pada insulin). Mengontrol kadar gula darah tinggi membantu mencegah terjadinya penyakit jantung, stroke, ginjal, masalah peredaran, dan kebutaan.

Bagaimana cara penggunaan gliclazide?

Obat ini paling baik diminum bersama dengan makanan. Minumlah obat ini pada waktu yang sama setiap hari.

Bagaimana cara penyimpanan gliclazide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis gliclazide untuk orang dewasa?

Oral

Diabetes mellitus tipe 2

Orang dewasa: awalnya, 40-80 mg setiap hari secara bertahap meningkat menjadi 320 mg setiap hari bila perlu. Dosis >160 mg per hari mungkin diberikan dalam dua dosis terpisah. Untuk modified release tab: dosis awal 30 mg sekali per hari, mungkin meningkat sampai 120 mg per hari.

Bagaimana dosis gliclazide untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah gliclazide tersedia?

Gliclazide tersedia dalam bentuk kapsul, Oral: 400 mg, 700 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena gliclazide?

Efek samping yang umum terjadi: kadar gula darah yang rendah (hypoglycemia).

  • Hypoglycemia

Jika terus dibiarkan, maka akibatnya Anda menjadi mengantuk, pingsan atau mungkin koma. Bila kadar gula darah rendah menjadi parah atau berkepanjangan, sekalipun dikontrol dengan mengonsumsi gula, Anda perlu mencari pertolongan medis segera, jika:

  • kelainan darah
  • berkurangnya jumlah sel di dalam darah yang telah dilaporkan (contohnya keping darah, sel darah merah dan putih)

Ini mungkin menyebabkan:

  • pucat
  • pendarahan berkepanjangan
  • memar
  • radang tenggorokan
  • demam
  • kelelahan, sulit bernapas
  • mimisan
  • ulkus mulut, menggigil

Gejala ini biasanya hilang jika pengobatan dihentikan.

Kelainan hati

Terdapat laporan tentang fungsi hati yang tidak normal, yang dapat menyebabkan kulit dan mata menguning. Bila Anda mengerti, segeralah menghubungi dokter. Gejala umumnya hilang jika Anda berhenti minum obat. Dokter akan memutuskan apakah harus menghentikan pengobatan.

Kelainan kulit

Reaksi kulit seperti:

  • ruam
  • memerah
  • gatal-gatal
  • angioedema (pembengkakan jaringan yang sangat cepat seperti kelopak mata, wajah, bibir, mulut, lidah atau tenggorokan yang mungkin menyebabkan sulit bernapas)
  • reaksi kulit terhadap sinar matahari

Ruam mungkin berkembang menjadi kulit yang melepuh atau mengelupas (contohnya, sindrom Stevens-Johnson yang parah atau toxic epidermal necrolysis).

Kelainan pencernaan di antaranya:

  • perut sakit atau tidak nyaman
  • merasa atau sedang tidak enak badan
  • muntah
  • gangguan pencernaan
  • diare
  • sembelit

Kelainan mata

Penglihatan Anda mungkin terpengaruh dalam jangka pendek terutama pada awal pengobatan. Efek ini karena perubahan kadar gula dalam darah.

Dengan sulphonylureas, kasus perubahan jumlah sel darah dan radang karena alergi pada dinding pembuluh darah yang parah, berkurangnya sodium dalam darah (hyponatraemia), telah dijabarkan. Gejala kerusakan hati (misalnya sakit kuning) telah teramati di mana dalam beberapa kasus menghilang setelah berhenti menggunakan sulphonylureas, tapi mungkin mengakibatkan gagal hati yang mengancam nyawa dalam sedikit kasus.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda ingin tahu tentang efek samping, konsultasikan kepada dokter atau apoteker.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan gliclazide?

Sebelum menggunakan obat ini, beri tahu dokter jika Anda:

  • alergi gliclazide atau bahan obat lainnya (dalam bagian 6), atau obat lain serupa (sulphonylureas dan hypoglycemic sulphonamides)
  • mengidap diabetes yang harus tergantung pada insulin (tipe 1)
  • menderita gangguan ginjal atau hati yang parah
  • menderita komplikasi diabetes dengan ketosis atau acidosis
  • menderita pra koma dan koma karena diabetes
  • menggunakan obat untuk mengobati infeksi jamur
  • menyusui (lihat bagian kehamilan, menyusui, dan kesuburan)
  • mengidap diabetes dan menjalani operasi setelah benturan atau selama infeksi serius
  • mengalami porphyria (penyakit bawaan yang mempengaruhi hati atau sumsum tulang).

Obat ini TIDAK BOLEH diberikan pada anak-anak untuk mengobati diabetes.

Apakah gliclazide aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  N menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  A= Tidak berisiko,

  B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

  C=Mungkin berisiko,

  D=Ada bukti positif dari risiko,

  X=Kontraindikasi,

 N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan gliclazide?

Interaksi obat mungkin mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Dokumen ini tidak berisi interaksi obat yang mungkin terjadi. Catat semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep/tanpa resep dan produk herbal) dan beritahu kepada dokter dan apoteker. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat tanpa persetujuan dokter.

Efek gliclazide yang mengurangi kadar gula darah mungkin bertambah dan tanda kadar gula darah yang rendah mungkin muncul ketika salah satu obat di bawah ini digunakan:

  • obat lainnya yang berguna untuk mengobati kadar gula darah tinggi (antidiabetik oral, penghambat reseptor glp-1 atau insulin)
  • antibiotik (contohnya sulphonamides, clarithromycin)
  • obat untuk tekanan darah tinggi atau gagal jantung (penghambat beta, antiarhythmic, penghambat ace macam captopril atau enalapril)
  • obat infeksi jamur (miconazole, fluconazole)
  • obat ulkus perut atau usus dua belas jari (antagonis reseptor h2)
  • obat depresi (penghambat monoamine oxidase), pereda rasa sakit atau antirematik (phenylbutazone, ibuprofen)
  • obat yang mengandung alkohol
  • antibiotik sulphonamide, misalnya sulfamethoxazole, co-trimoxazole
  • antibakteri termasuk komponen clarithromycin, tetracycline, bentuk oral miconazole, trimethoprim, dan chloramphenicol
  • obat untuk mengurangi kadar lemak dalam darah yang tinggi (agen yang mengurangi lipid misalnya clofibrate)
  • hormon macam testosteron atau octreotide
  • obat asam urat (contohnya sulfinpyrazone)
  • obat kanker payudara atau prostat (contoh: aminoglutethimide)
  • hormon tiroid untuk mengobati masalah tiroid, misalnya thyroxine

Efek gliclazide yang mengurangi glukosa darah mungkin melemahkan atau malah meningkatkan kadar gula darah mungkin muncul jika menggunakan salah satu obat berikut:

  • obat kelainan sistem saraf sentral (chlorpromazine), obat yang mengurangi radang (corticosteroid)
  • obat untuk mengobati asma atau berguna selama persalinan (salbutamol intravena, ritodrine, dan terbutaline)
  • obat kelainan payudara, pendarahan menstruasi berat dan endometriosis (danazol)
  • obat yang meningkatkan aliran urin (diuretik, terutama diuretik thiazide, misalnya bendroflumethiazide)
  • kontrasepsi oral, misalnya estrogen dan progesterone
  • rifamycin (obat anti bakteri)
  • obat pencahar untuk sembelit, misalnya magnesium hidroksida
  • hormon adrenocorticotropic yang berguna dalam pengobatan kekurangan adrenal pada asal saraf, misalnya tetracosactrin
  • gliclazide mungkin meningkatkan efek obat yang mengurangi penggumpalan darah (misalnya warfarin)
  • efek gliclazide mungkin hilang bila dimakan bersamaan dengan diazoxide (untuk tekanan darah tinggi)
  • efek gliclazide mungkin berkurang jika dimakan bersamaan dengan litium (untuk mengobati masalah kesehatan mental) dan nifedipine (untuk mengobati tekanan darah tinggi)

Konsultasikanlah kepada dokter sebelum memulai pengobatan.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan gliclazide?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan dengan ahli penyedia layanan kesehatan profesional tentang penggunaan obat Anda bersama makanan, alkohol, atau rokok.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan gliclazide?

Adanya masalah medis lainnya mungkin memengaruhi penggunaan obat. Pastikan Anda memberi tahu dokter jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

  • bila Anda mengalami masalah ginjal atau hati
  • bila Anda diberitahu bahwa Anda mengalami porphyria atau kekurangan glukosa 6-fosfat dehydrogenase (G6PD), yang merupakan kelainan bawaan yang langka.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewatkan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan