Tips Makan Sehat Buat Anda yang Sering Begadang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hati-hati jika Anda belakangan sering begadang karena kurang tidur bisa jadi penyebab timbunan lemak di perut. Lama kelamaan, kebiasaan ini membuat Anda juga berisiko mengalami berbagai penyakit serius, seperti diabetes dan penyakit jantung. Sebenarnya, apa sih alasan yang membuat berat badan naik jika kita kurang tidur? Lalu bagaimana caranya agar tetap bisa makan sehat meski kurang tidur?

Kurang tidur mengganggu kesehatan Anda

Salah satu alasan utama mengapa begadang bikin pola makan Anda berantakan adalah karena terganggunya fungsi hormon di dalam tubuh. Normalnya tubuh Anda akan memperbaiki dirinya sendiri selama tidur malam, juga menyeimbangkan hormon-hormon yang terpengaruh pada saat beraktivitas seharian tadi, 

Jika Anda kurang tidur, maka hormon leptin (pengatur rasa kenyang) akan diproduksi dua kali lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini seharusnya membuat Anda merasa lebih cepat kenyang. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Tubuh malah menjadi kebal terhadap fungsi hormon tersebut sehingga mengakibatkan Anda terus merasa lapar, meski baru saja selesai makan.

Tips menjaga pola makan sehat jika sering begadang

Anda memang sebaiknya mencukupi waktu tidur setidaknya 7-8 jam setiap malam agar berat badan terkendali. Namun jika memang terpaksa begadang, ada beberapa tips makan sehat yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kenaikan berat badan berlebih:

1. Banyak makan sayur dan buah

Salah satu masalah yang ditimbulkan jika Anda kurang tidur adalah meningkatnya nafsu makan. Tapi tenang, Anda bisa mengendalikan nafsu makan Anda dengan mengonsumsi makanan yang tinggi serat, seperti buah dan sayur. Mengonsumsi makanan berserat membuat Anda kenyang lebih lama sehingga mencegah Anda sembarangan ngemil seharian. Selain itu, serat juga dapat mengurangi timbunan lemak di dalam tubuh.

2. Pilih lauk makan yang berprotein tinggi

Tidak hanya serat saja yang bisa menolong Anda dari rasa lapar, lauk makan yang tinggi protein juga membantu Anda merasa cepat kenyang dan lebih lama. Tapi hati-hati memilih sumber proteinnya.

Pilihlah sumber protein hewani yang tidak mengandung lemak, misalnya dada ayam, ikan, telur, atau potongan daging sapi tanpa lemak. Anda juga bisa mengonsumsi sumber protein nabati, seperti tempe, tahu, dan kacang-kacangan.

Hindari jeroan, kulit ayam, gajih daging sapi, dan daging kambing. Alih-alih ingin menurunkan berat badan, Anda justru akan dikagetkan dengan angka timbangan yang melonjak jika mengonsumsi makanan tersebut.

3. Biasakan makan lebih sering dari biasanya

Percaya atau tidak, makan lebih sering dalam sehari malah bisa membuat nafsu makan Anda turun. Jadi jangan batasi frekuensi makan Anda hanya 3 kali dalam sehari. Porsi makan yang sehat idealnya harus sesuai dengan kebiasaan dan kebutuhan dalam sehari.

Anda boleh makan 6 kali dalam satu hari, dengan porsi yang lebih kecil. Trik seperti ini bisa mencegah perut keroncongan sepanjang hari sebab Anda terus mengisinya dengan makanan.

Namun, bukan berarti porsi makan Anda juga bertambah karena yang berubah hanyalah frekuensi makan Anda.

4. Sempatkan berolahraga

Percayalah, menjaga pola makan sehat tanpa berolahraga rutin tidak akan ada artinya. Kedua hal tersebut harus dilakukan bersamaan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Ya, Anda hanya perlu menyempatkan 10-15 menit dalam sehari untuk berolahraga.

Jika memang sangat sibuk sehingga tidak bisa melakukan olahraga sama sekali, Anda bisa mengakalinya dengan berjalan kaki ke kantor atau kampus Anda di pagi hari. Anda juga bisa melakukan olahraga di akhir pekan bersama-sama dengan pasangan, keluarga, atau teman, pasti akan lebih menyenangkan.

Namun jika ingin olahraga hanya satu kali seminggu, Anda harus menghabiskan waktu sedikitnya 150 menit agar lemak-lemak Anda terbakar dengan sempurna.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

Mengenakan selimut dan pakaian tebal merupakan salah satu cara menghangatkan tubuh saat kedinginan. Apakah ada cara lainnya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Informasi Kesehatan 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit