Apa itu Makanan Organik? Apakah Benar Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ini, banyak orang yang mulai beralih dari makanan biasa ke makanan organik. Katanya sih, makanan organik diyakini lebih sehat. Maka itu, tak heran makanan ini dibandrol dengan harga yang relatif mahal ketimbang makanan biasanya. Sebenarnya, apa sih yang membedakan makanan organik dengan makanan biasa? Apa benar lebih sehat?

Apa bedanya makanan organik dengan makanan biasa?

Makanan organik adalah makanan yang diproduksi dan diproses secara konvensional. Istilah organik sering digunakan untuk mengelompokkan makanan nabati (tumbuhan seperti sayuran, buah, atau biji-bijian) yang ditanam tanpa pestisida.

Istilah makanan organik ini juga digunakan untuk daging, unggas, telur dan produk susu yang diproduksi tanpa menggunakan antibiotik atau hormon pertumbuhan. Pertanian dan peternakan organik tidak menggunakan bio-engineering, radiasi ion, zat semprot pestisida, ataupun pupuk yang dibuat dengan bahan-bahan sintetis atau limbah lumpur.

Berikut adalah pengelompokkan jenis makanan organik seperti dijelaskan oleh United States Department of Agriculture atau USDA:

Jika makanan berlabel 100% organikJika makanan berlabel organikJika makanan berlabel “terbuat dari bahan-bahan organik. “
Makanan harus mengandung bahan-bahan yang hanya diproduksi secara organik dengan alat bantu pengolahan yang organik, pengolahan tidak termasuk air dan garam.Makanan setidaknya harus mengandung 95 persen bahan organik, tidak termasuk air dan garamMakanan setidaknya harus mengandung 70 persen bahan organik, tidak termasuk air dan garam
Tidak diproduksi menggunakan metode khusus kecuali limbah lumpur atau radiasi pengionTidak diproduksi menggunakan metode khusus kecuali limbah lumpur atau radiasi pengionTidak diproduksi menggunakan metode khusus kecuali limbah lumpur atau radiasi pengion
Label menampilkan segel USDA atau segel dari agen sertifikasi Label menampilkan segel USDA atau segel dari agen sertifikasi Menampilkan persentase kandungan organik dan sertifikasi agen yang digunakan pada paket namun tidak menggunakan segel USDA
Perhatikan!
  • Produk yang mengandung bahan organik kurang dari 70 persen tidak bisa mencantumkan kata “organik” pada labelnya, namun dapat mencantumkan bahan-bahan tertentu yang diproduksi secara organik .
  • Tidak ada pembatasan dalam mencantumkan bahan-bahan pada pelabelan seperti “tidak menggunakan obat-obatan dan hormon tertentu pada makanan”.

Benarkah makanan organik lebih sehat?

Makanan organik pada umumnya mengandung sedikit bahan yang terkontaminasi dan diproduksi secara tradisional. Namun, USDA sendiri tidak membuat klaim bahwa makanan yang organik lebih bergizi daripada makanan yang diproduksi secara konvensional.

Intinya, setiap bahan-bahan atau produk organik yang Anda dapatkan tidak serta merta sehat bila dimakan atau dikonsumsi langsung. Apapun makanan yang organik (seperti sayur dan buah umumnya) harus dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan karena makanan organik masih bisa terkontaminasi oleh kotoran, serangga, atau residu pestisida.

Laporan terbaru menunjukan bahwa produk organik mengandung kadar antioksidan yang tinggi. Akan tetapi perbedaannya kecil sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membenarkan temuan ini. Kandungan nutrisi yang lebih tinggi kemungkinan berkaitan dengan fakta bahwa penurunan kualitas makanan organik setelah panen lebih cepat daripada makanan non-organik.

Disarankan untuk konsumsi makanan organik di waktu panen, karena beberapa penelitian menunjukan bahwa saat baru panen, akan semakin tingginya kandungan gizi makanan tersebut.

Dalam pengobatan kanker, kebanyakan orang memilih untuk mengonsumsi makanan organik agar terhindar dari bahaya kimia pestisida yang dapat memperburuk kondisi kanker mereka. Hal ini merupakan pilihan yang boleh saja dilakukan walaupun tidak mengubah tingkat kesehatan orang kanker.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

    Kalori adalah asupan penting yang dibutuhkan tiap orang, bahkan saat sedang diet. Namun, sebenarnya apa itu kalori dan berapa kebutuhan yang harus dipenuhi?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Brigitta Maharani
    Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

    Penelitian membuktikan, bahkan pria berumur 80 tahun pun masih mungkin memiliki kualitas sperma yang baik jika mengonsumis makanan penyubur sperma berikut.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

    Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang memengaruhi saraf, pembuluh darah, hingga tulang. Cari tahu informasi lengkapnya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

    Bagi yang sedang diet, konsumsi beras atau nasi mungkin akan dibatasi. Beras merah atau beras shirataki dapat menjadi pilihan, tapi mana yang lebih efektif?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong

    7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    strategi menahan lapar

    Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    resep oatmeal sehat

    7 Resep Oatmeal Sehat dan Mudah untuk di Rumah

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    pertolongan pertama keracunan makanan

    Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Ivena
    Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit